Mulai Maret, Harga Produk di E-Peken Surabaya Diseragamkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mulai bulan Maret 2022, semua produk toko kelontong di aplikasi Peken Surabaya dengan merk yang sama harganya juga akan sama.SP/ peken.surabaya.go.id
Mulai bulan Maret 2022, semua produk toko kelontong di aplikasi Peken Surabaya dengan merk yang sama harganya juga akan sama.SP/ peken.surabaya.go.id

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta kepada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) agar menyamakan harga setiap produk yang dijual toko kelontong maupun Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Peken Surabaya. Mulai bulan Maret 2022, dia berharap harga produk tersebut segera diseragamkan.

"Mulai bulan Maret 2022, semua produk toko kelontong dengan merk yang sama, maka harganya juga harus sama. Ini supaya toko kelontong dapat bersaing dengan toko modern," kata Wali Kota Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Rabu (23/2).

Setidaknya ada sekitar 500 pedagang toko kelontong serta UMKM yang sudah memanfaatkan aplikasi Peken Surabaya. Semua pedagang tersebut, telah terdaftar dan terverifikasi oleh Dinkopdag Surabaya. Namun saat ini masih ada selisih harga produk yang dijual melalui aplikasi tersebut.

Dia menegaskan, bahwa upaya tersebut dilakukan agar UMKM dan toko kelontong Surabaya mampu bersaing dengan toko modern. Misalnya, produk beras yang dijual Toko Kelontong A harganya sama dengan yang dijual Toko Kelontong B.

"Sehingga UMKM kita bisa bersaing dengan toko modern. Kalau harga masih beda atau lebih tinggi dari pasaran, berarti UMKM belum bisa bersaing. Karena itu gunakan kekuatan kita untuk kepentingan umat," tegas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Fauzie Mustaqiem Yos menyampaikan, selama ini produk yang dijual UMKM dan Toko Kelontong di Peken Surabaya masih ada selisih harga. Meski sebenarnya merk dan kualitas produk yang dijual itu sama.

"Nah, Pak Wali Kota minta harganya diseragamkan. Paling tidak sama seperti dengan minimarket atau toko modern, harganya semua sama, stabil semua," kata Yos panggilan lekatnya.

Yos pun menyatakan segera berkomunikasi dengan pihak distributor maupun produsen untuk menyamakan persepsi harga. Sebagai tahap awal, setiap toko kelontong yang menjual kebutuhan pokok harganya segera diseragamkan.

"Tadi saya juga matur ke Bapak (Eri Cahyadi) untuk yang bisa kita seragamkan adalah harga kebutuhan pokok utama dulu. Seperti beras, gula, minyak dan mie instan," jelas dia.

Di samping itu, Yos juga memastikan bakal berkomunikasi dengan toko kelontong maupun UMKM yang tersebar di 31 kecamatan Surabaya. Pihaknya menargetkan, mulai Maret 2022 harga produk di aplikasi Peken Surabaya berseragam. "Kita komunikasikan dengan toko kelontong dan UMKM. Dan, Pak Wali Kota minta Maret selesai," imbuhnya.

Sebagai diketahui, transaksi belanja online via aplikasi Peken Surabaya pada bulan Januari hingga pertengahan Februari 2022 mencapai Rp 3,34 miliar. Capaian tersebut, merupakan hasil transaksi yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Meski demikian, Dikopdag Surabaya berencana memperluas jangkauan aplikasi Peken Surabaya agar bisa diakses oleh masyarakat. Sehingga diharapkan semakin banyak transaksi di toko kelontong dan UMKM yang terdaftar pada aplikasi tersebut.sb1/na

Berita Terbaru

Desak Audit Total Dana PIP dan Tindak Pejabat Terlibat

Desak Audit Total Dana PIP dan Tindak Pejabat Terlibat

Senin, 12 Okt 2026 07:22 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lamongan akan menggelar aksi demonstrasi jilid II pada Selasa (…

Pedang Pora hingga Reog Ponorogo, Sambut Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko

Pedang Pora hingga Reog Ponorogo, Sambut Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko

Senin, 12 Okt 2026 07:20 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jatim, Minggu (11/10/2026), berlangsung…

Brigjen Wira Dicopot, Posisi Dir Tipidum Bareskrim Dijabat Brigjen Susatyo

Brigjen Wira Dicopot, Posisi Dir Tipidum Bareskrim Dijabat Brigjen Susatyo

Senin, 12 Okt 2026 07:16 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta — Jabatan Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri dirombak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Hal tersebut tertuang …

Dicekal, Eks Ketua PWNU Jatim Batal Umroh

Dicekal, Eks Ketua PWNU Jatim Batal Umroh

Senin, 12 Okt 2026 07:13 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang – Sebuah unggahan yang menarasikan mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) KH Marzuki Mustamar dicekal ke luar negeri v…

KERAHKAN JUTAAN MASSA DEMI LINDUNGI GIBRAN

KERAHKAN JUTAAN MASSA DEMI LINDUNGI GIBRAN

Senin, 12 Okt 2026 07:10 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Koordinator Pasukan Berani Mati Jokowi, Sukodigdo Wardoyo, menyatakan kesiapannya mengerahkan jutaan massa untuk membela Wakil P…

KAI Lakukan Penyesuaian Tarif Khusus Sejumlah Relasi di Stasiun Malang

KAI Lakukan Penyesuaian Tarif Khusus Sejumlah Relasi di Stasiun Malang

Senin, 12 Okt 2026 06:56 WIB

Senin, 12 Okt 2026 06:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya memberlakukan penyesuaian tarif khusus pada sejumlah relasi perjalanan yang…