IRT Tewas Mengapung di Kolam Pemandian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Pengunjung  pemandian kolam Sumber Asinan di Desa Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar digegerkan adanya sosok wanita mengapung di kolam  pemandian sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kejadian pada Minggu (6 Maret) sekitar pukul 13.00 itu menjadikan tontonan warga sekitar saat jasad wanita masih mengapung, dan belum dikenali identitasnya.

Setelah beberapa saat ada yang mengenali jasad wanita tersebut merùpakan warga asli Desa Candirejo Kec Ponggok Kabupaten Blitar yang ngontrak di desa Dayu, yakni Juwarti (34) 

istri dari Romdon (39). Setelah dilaporkan ke Polsek Nglegok, langsung petugas Inafis dan Identifikasi Satreskrim Polres Blitar Kota yang dipimpin Kapolsek Nglegok Iptu Budi Nursantoso SH bersama Dinkes UPTD Puskesmas Nglegok melakukan olah TKP. 

"Langsung setelah menerima laporan dari perangkat Desa Dayu, petugas lakukan olah TKP bersama Team Medis Puskesmas Kec Nglegok dan Babinkamtibmas dan Babinsa Koramil Nglegok," kata Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Achmad Rochan SH pada wartawan di ruang Humas, Senin (7/3).

Kasus tenggelamnya Juwarti menurùt pemeriksaan saksi saksi termasuk Romdon suami korban (Juwarti), pada Minggu (6/3) sekitar pukul 08.00 Romdon menerima tamu temannya, saat itulah korban pergi tanpa seizin suaminya.

"Jadi korban ketika pergi dari rumah tidak izin suaminya, hanya memakai pakaian harian, dan sekitar pukul 12.00 ada tetañgganya yang bernama Mafiudin memberi kabar ada perempuan tenggelam di kolam Dayu, tetapi tidak tau siapa nama korban, dan langsung Romdon suaminya ngecek ke kolam bersama Nafiudin naik motor," terang Iptu Rochan, seizin Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si.

Sebelum korban ditemukan,  suaminya mencari keberadaan istrinya (korban) karena keluar tidak pamit dan hampir 4 jam belum pulang, masih keterangan saksi, sekitar pukul 08.00 saksi Wondo berpapasan dengan korban, saat ditanya korban menjawab mau ke kolam, namun beberapa saat terdengar ada wanita meninggal dalam kolam.

"Sebelumnya suami korban bersama anaknya naik motor mencari istrinya tapi tidak ketemu, terus kembali pulang, baru beberapa saat ada Nafiudin  memberi tahu bàhwa di kolam ada wanita meninggal dan terapung, mendapat kabar itu langsung Romdon (suami korban) mendatangi kolam, bersama Nafiudin ďan ternyata istrinya," jelas Iptu Rochan.

Hasil olah TKP pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda tindakan kekerasan, hal itu hasil dari  pemeriksaan Lusia Sri Handayani S.Tr.Keperawatan  dari team Dinas Kesehatan yang disaksikan perangkat desa Dayu dan petugas lainnya termasuk suami korban dan warga masyarakat, bahwa kondisi tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, dan kondisi perut korban melembung kemasukan air, dan muntah cairan air termasuk cairan pada hidungnya.

"Setelah di lakukan olah TKP dan pemeriksaan Dinas kesehatan, korban diserahkan kepada keluarganya, yang disertai surat pernyataan karena suaminya tidak mengizinkan untuk dilakukan otopsi ," pungkas Iptu Achmad Rochan. Les

Berita Terbaru

Prof. Iyus Yosep, S.Kp., M.Si., M.Sc., Ph.D., Unpad, Diduga Lecehkan Mahasiswinya

Prof. Iyus Yosep, S.Kp., M.Si., M.Sc., Ph.D., Unpad, Diduga Lecehkan Mahasiswinya

Jumat, 17 Apr 2026 09:17 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 09:17 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta - Pekan ini publik kembali dihebohkan dengan dugaan kekerasanseksual di Universitas Padjadjaran (Unpad). Melalui media sosial X (dulu…

Dugaan Pungli Perizinan Disorot, Kejati Jatim Geledah Kantor Dinas ESDM

Dugaan Pungli Perizinan Disorot, Kejati Jatim Geledah Kantor Dinas ESDM

Kamis, 16 Apr 2026 21:44 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 21:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menunjukkan langkah tegas dalam membongkar dugaan praktik pungutan liar (pungli) di s…

Kisah Jukir di Balik Kasus Maidi: Rumah Tak Jelas, Kini Berpotensi Disita KPK 

Kisah Jukir di Balik Kasus Maidi: Rumah Tak Jelas, Kini Berpotensi Disita KPK 

Kamis, 16 Apr 2026 19:18 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 19:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Di tengah penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi,muncul fakta yang selama ini tersembunyi, …

PCNU Lamongan Gelar Halal Bihalal, Komitmen Perkuat Konsolidasi Jam’iyyah dan Tingkatkan Sinergitas

PCNU Lamongan Gelar Halal Bihalal, Komitmen Perkuat Konsolidasi Jam’iyyah dan Tingkatkan Sinergitas

Kamis, 16 Apr 2026 18:29 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 18:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Halal Bihalal yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan di Pondok Pesantren Annur Lopang, Kecamatan…

Polisi Bongkar Penimbunan 17 Ribu Liter Solar Subsidi di Gresik, Satu Pelaku Residivis Ditangkap

Polisi Bongkar Penimbunan 17 Ribu Liter Solar Subsidi di Gresik, Satu Pelaku Residivis Ditangkap

Kamis, 16 Apr 2026 18:27 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Gresik berhasil membongkar praktik ilegal penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi d…

JPU Kejari Gresik Minta Hakim Tipikor Lanjutkan Sidang Kasus Korupsi Dana Hibah Al Ibrohimi

JPU Kejari Gresik Minta Hakim Tipikor Lanjutkan Sidang Kasus Korupsi Dana Hibah Al Ibrohimi

Kamis, 16 Apr 2026 18:11 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 18:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sidang perkara dugaan korupsi dana hibah Provinsi Jawa Timur tahun 2019 senilai Rp400 juta untuk pembangunan asrama Pondok Pesantren …