Ratusan Aktivis SP LEM SPSI Gresik Geruduk PT GMCP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan pendemo dari SP LEM SPSI Gresik saat melakukan aksi di depan pabrik pengolahan kepiting PT GMCP di Jalan Veteran Madya Gresik. SP/Grs
Ratusan pendemo dari SP LEM SPSI Gresik saat melakukan aksi di depan pabrik pengolahan kepiting PT GMCP di Jalan Veteran Madya Gresik. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Ratusan aktivis buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja LEM SPSI Gresik menggeruduk PT Graha Makmur Cipta Pratama (GMCP) yang berlokasi di Jalan Veteran Madya, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jumat (11/3).

Aksi aktivis buruh tersebut dipicu oleh peristiwa perundungan yang menimpa THM, pekerja PT GMCP yang notabene adalah anggota SP LEM SPSI di PUK PT GMCP. Kasus persekusi ini telah dilaporkan ke institusi kepolisian.

Selain menuntut dihentikannya aksi-aksi perundungan terhadap para pekerja,  pendemo juga menyampaikan tuntutan pemenuhan hak-hak normatif pekerja yang sudah bertahun-tahun diabaikan oleh manajemen PT GMCP.

"Para pekerja yang didominasi kaum perempuan di PT GMCP ini sudah bertahun-tahun tidak pernah menikmati upah sesuai UMK yang ditetapkan pemerintah," ujar seorang orator aksi.

Para pendemo menuding perusahaan yang memproduksi olahan kepiting ekspor itu telah banyak menzalimi pekerjanya. Hak-hak normatif pekerja wanita seperti cuti haid, cuti hamil atau melahirkan tidak pernah diberikan. "Bila sakit pun mereka harus bayar sendiri biaya pengobatannya, karena pihak perusahaan tidak mendaftarkan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan maupun BPJS kesehatan mereka," ungkap korlap aksi Suhadak Solikin.

Aksi yang sempat memacetkan jalan protokol depan Stadion Gelora Joko Samudro tersebut dijaga ketat oleh puluhan aparat kepolisian gabungan Polres Gresik dan Polsek Kebomas. Aparat membuat pagar pembatas di depan pintu perusahaan yang tertutup rapat sehingga para pendemo tidak bisa masuk ke dalam pabrik.

Setelah dimediasi oleh aparat, akhirnya perwakilan pendemo diperkenankan masuk untuk melakukan perundingan dengan manajemen perusahaan.

Ketua SP LEM SPSI Cabang Gresik Imam Syaifuddin menyampaikan ke awak media bahwa perundingan mereka dengan pihak manajemen PT GMCP tidak menghasilkan kesepakatan apa-apa karena kuasa hukum yang ditunjuk PT GMCP belum memiliki legal standing.

"Kami tidak mau melakukan kesepakatan meski tuntutan sudah kami sampaikan karena kuasa hukum mereka belum mengantongi legal standing," ungkap Imam usai memimpin pertemuan dengan manajemen PT GMCP.

Namun, lanjutnya, dalam pertemuan itu ada kesepakatan bersama yang tidak tertulis antara kami dengan manajemen PT GMCP bahwa mulai hari ini (11/3) tidak akan ada lagi perlakuan intimidasi dan diskriminasi terhadap para pekerja oleh pihak perusahaan.

"Bahkan dua pekerja yang sebelumnya mengalami perlakuan intimidasi akan segera dipekerjakan kembali seperti sediakala," ucap Imam didampingi para pengurus lainnya.

Namun bila janji itu dilanggar oleh pihak perusahaan, tambah Imam, maka dia berjanji akan mendatangkan massa buruh yang lebih banyak lagi.

Usai melakukan aksi di depan pabrik pengolahan kepiting itu massa buruh kemudian bergeser ke Polsek Kebomas guna mengawal pemeriksaan saksi-saksi dari kalangan buruh atas kasus perundungan yang dialami THM, buruh PT GMCP.

 

 

Berita Terbaru

Curanmor di Sawah Balongpanggang Terungkap, Polisi Dalami Dugaan Aksi Tersangka di 4 Lokasi

Curanmor di Sawah Balongpanggang Terungkap, Polisi Dalami Dugaan Aksi Tersangka di 4 Lokasi

Selasa, 11 Agu 2026 22:33 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 22:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, berhasil digagalkan setelah k…

Demokrat Gaungkan Gerakan Bersih Lingkungan, Benderanya Justru Masih Bertebaran di Ruang Publik

Demokrat Gaungkan Gerakan Bersih Lingkungan, Benderanya Justru Masih Bertebaran di Ruang Publik

Selasa, 11 Agu 2026 21:24 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 21:24 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Semangat menjaga kebersihan lingkungan yang digaungkan Partai Demokrat Kota Madiun melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri ternyata b…

Sidang Praperadilan, Agendakan Keterangan Saksi dan Penyerahan Bukti

Sidang Praperadilan, Agendakan Keterangan Saksi dan Penyerahan Bukti

Selasa, 11 Agu 2026 18:50 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 18:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sidang praperadilan kasus dugaan salah tahan Pimpinan Redaksi (Pimred) Surabaya Pagi masih berlanjut. Hari ini, sidang b…

Tahapan Musda Demokrat Jatim, Kandidat Ketua DPD Segera Dijaring

Tahapan Musda Demokrat Jatim, Kandidat Ketua DPD Segera Dijaring

Selasa, 11 Agu 2026 18:45 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com — Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Timur mulai menggelar berbagai tahapan persiapan menuju forum pemilihan Ketua DPD P…

Dari Sampah Menjadi Makanan Bergizi, Inovasi Posyandu Uteran Dapat Apresiasi Bupati 

Dari Sampah Menjadi Makanan Bergizi, Inovasi Posyandu Uteran Dapat Apresiasi Bupati 

Selasa, 11 Agu 2026 18:44 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 18:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi inovasi Posyandu Kartini Desa Uteran, Kecamatan Geger, yang mengajak masyarakat m…

Rayakan HUT RI, Pemprov Jatim Gandeng BI Hadirkan Tarif Trans Jatim Mulai Rp81

Rayakan HUT RI, Pemprov Jatim Gandeng BI Hadirkan Tarif Trans Jatim Mulai Rp81

Selasa, 11 Agu 2026 18:34 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 18:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Masyarakat Jawa Timur mendapat kesempatan menikmati tarif khusus layanan Trans Jatim selama sepekan dalam rangka memperingati Hari U…