Percepat Penurunan Stunting, BKKBN Jatim Bersinergi dengan Media

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Perwakilan  BKKBN Provinsi Jawa Timur Maria Ernawati di depan perwakilan wartawan yang ditemui di ruang kerjanya. SP/Min
Kepala Perwakilan  BKKBN Provinsi Jawa Timur Maria Ernawati di depan perwakilan wartawan yang ditemui di ruang kerjanya. SP/Min

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kepala Perwakilan  BKKBN Provinsi Jawa Timur Maria Ernawati terus berupaya melakukan percepatan penurunan stunting dengan bersinergi insan jurnalistik, Selasa (15/2/2022).

Erna menjelaskan, berbicara tentang penurunan angka stunting itu sangat luas, mulai dari remaja, persiapan pernikahan, Pasangan Usia Subur (PUS) yang merencanakan kehamilan, wanita hamil, PUS yang memiliki bayi dibawah usia dua tahun (baduta), PUS yang memiliki bayi usia lima tahun (balita). 

"Saat ini masyarakat sudah familiar dengan kata stunting, sehingga Penyuluh KB kalau bicara dengan orang tua yang anaknya stunting tidak bisa langsung menyatakan stunting tetapi menggunakan pilihan kata yang lebih halus yaitu balita atau badutanya beresiko," kata Erna di depan perwakilan wartawan yang ditemui di ruang kerjanya.

Diharapkan setiap media massa bisa memberikan edukasi terkait stunting dengan bahasa yang lebih mudah diterima oleh masyarakat dan sesuai dengan segmentasi pembaca atau penonton media massa tersebut. Sehingga program pemerintah dalam rangka penurunan angka stunting di tahun 2024 bisa terealisasi. 

"Banyak sekali isu yang bisa digali oleh teman-teman jurnalistik bila ingin menulis tentang stunting. Bisa dari sisi remaja, calon pengantin ataupun Pasangan Usia Subur," jelasnya. 

Erna menambahkan untuk remaja sangat penting, khususnya pada remaja putri. Banyak remaja putri yang melakukan diet untuk menjaga bentuk tubuh dan berat badan yang sangat berpotensi terjadinya anemia. Bila seorang ibu hamil mengalami anemia itu sangat beresiko terjadinya stunting pada janin yang ada di dalam kandungan.

Begitu juga dengan PUS yang punya Baduta, tingginya angka stunting bukan karena masalah ekonomi tetapi PUS yang sibuk dan tidak memahami kebutuhan nutrisi baduta sehingga baduta mengalami stunting. min

 

Berita Terbaru

Dua Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Kota Madiun  Diboyong KPK ke Jakarta

Dua Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Kota Madiun  Diboyong KPK ke Jakarta

Rabu, 04 Feb 2026 16:10 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 16:10 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Dua unit mobil mewah milik Ketua PBSI Kota Madiun, Rahma Noviarini,diboyong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta. Mitsubishi P…

SatLantas Polres Blitar Kota, Gelar Ramp Check di Terminal Patria dan PIPP

SatLantas Polres Blitar Kota, Gelar Ramp Check di Terminal Patria dan PIPP

Rabu, 04 Feb 2026 15:37 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Demi keselamatan perjalanan angkutan umum, kususnya Bus dalam rangka jelang liburan Puasa dan Lebaran, bertepatan dengan pelaksanaan…

Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak

Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak

Rabu, 04 Feb 2026 15:32 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo -  Pemerintah Desa (Pemdes) Klurak Kecamatan Candi menggelar pelantikan perangkat desa baru, Rabu ( 4 Februari 2026 ) di Pendopo …

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Ruang publik di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun, berubah semrawut. Trotoar yang semestinya menjadi h…

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan SPSI (FSP KEP SPSI) Jawa Timur menekankan pentingnya hubungan industrial yang …

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto terpilih sebagai salah satu daerah pilot project Digitalisasi Bantuan Sosial. Secara nasional, terdapat 41 daerah…