Penjualan Tanah Koperasi KPSP Setia Kawan Diduga Ada Manipulasi Harga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung KPSP Setia Kawan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan. SP/Ony
Gedung KPSP Setia Kawan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan. SP/Ony

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Berdasarkan informasi masyarakat yang masuk dalam redaksi, diduga ada manipulasi harga penjualan tanah koperasi KPSP Setia Kawan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan.

Laporan ke redaksi tersebut menyebutkan bahwa banyak kejanggalan dalam kepengurusan, dan kurangnya transparansi dalam keuangan. Hal ini sudah menjadi buah bibir  di kalangan warga Nongkojajar dan sekitarnya.

Tidak transparansinya para pengurus dalam mengelola keuangan, termasuk penjualan susu dari koperasi KPSP Setia Kawan ke PKIS Sekar Tanjung (saat PKIS belum tutup). Yang menjabat ketua saat itu adalah H Koesnan, yang saat ini menjalani proses hukum dan Ketua Sekar Tanjung dijabat  Fu'ad yang tidak lain adalah anak kandung dari pada H. Koesnan.

Sehingga, tak heran jika banyak penyimpangan karena diduga dengan ada kongkalikong antara anak dan bapak.

Koperasi KPSP Setia Kawan terus merugi. Alhasil, dalam operasionalnya, KPSP membutuhkan suntikan dana segar dan besar.

 Hingga akhirnya tiga pengurus KPSP Setia Kawan yakni Koesnan, Jurianto dan H Farhan menyepakati untuk mencari pinjaman di Bank Bali. Laluz pinjaman tersebut cair. Namun anehnya, uang hasil pinjaman Bank Bali itu tersebut dipinjamkan ke PKIS Sekar Tanjung. Sementara  yang mengangsur pembayaran tiap bulanannya adalah KPSP Setia Kawan Nongkojajar.

Untuk menanggung beban hutang yang begitu besar maka ketiga pengurus baik H Koesnan, Yurianto dan H Farkhan akhirnya mencari solusi, bagaimana caranya agar Koperasi KPSP Setia Kawan tetap bisa berjalan. Maka mereka memutuskan menjual aset, salah satunya adalah sebidang tanah yang luasnya 12 Hektar, yang terletak di Dusun Tegalan, Desa Kurung, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Tanah tersebut dijual kepada   PT Wonokoyo.

Sayangnya waktu awak media konfirmasi ke H Farhan, pihaknya tidak bersedia memberikan jawaban. Malah, wartawan diminta konfirmasi  ke H Koesnan selaku ketua umum. Padahal Koesnan saat ini sedang berada di balik terali besi karena tersandung kasus. ony/Tim

 

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …