Varian Baru Omicron Siluman Ditemukan di 19 Provinsi, Jatim Masuk Dalam Daftar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Masyarakat saat melakukan vaksinasi covid-19
Masyarakat saat melakukan vaksinasi covid-19

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum lama ini merils temuan terbaru mereka terkait varian SARS-CoV-2 B.1.1.529 Omicron BA.2 yang disebut sebagai 'Son of Omicron' ataupun varian siluman. 

Data dari Kemenkes menunjukan, jumlah varian omicron siluman di Indonesia hingga saat ini telah mencapai 363 kasus, yang tersebar di 19 provinsi.

Seretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, 19 provinsi tersebut antara lain adalah Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, dan Lampung. 

Jawa Timur (Jatim) juga masuk dalam deretan provinsi yang ditemukan kasus varian omicron siluman. Selain Jatim, ada pula Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Gorontalo. 

Menurut Nadia, tingkat penularan omicron siluman terbilang cukup tinggi. Meski begitu, ia menyebut, varian BA.2 hingga kini belum terbukti menimbulkan dampak yang lebih berat dari varian-varian Omicron lainnya.

"Tentunya masih diperlukan banyak data untuk memastikan apakah betul semakin menurunkan efikasi daripada vaksin pada varian BA.2 ini," kata Nadia.

Sementara itu, Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga, Laura Navika Yamani, menyampaikan, agar masyarakat berwaspada dengan adanya peningkatan kasus akibat omicron siluman.

Omicron siluman kata Laura, dinilai memiliki tingkat penularan yang cukup tinggi. Meski begitu, tidak memiliki perbedaan pada tingkat keparahan dan gejala yang ditimbulkan bila dibandingkan Omicron jenis BA.1.

"Omicron Siluman atau BA.2 dinyatakan lebih menular, namun untuk tingkat keparahannya tidak berbeda secara signifikan,” kata Laura, Kamis (17/03/2021).

Tak hanya itu, varian BA.2 ini juga dapat mengecoh alat tes varian Covid-19 sehingga terkadang tidak terdeteksi sebagai Omicron.

"Dinamakan sebagai Omicron Siluman, karena melalui uji untuk mengetahui Omicron atau bukan yaitu S-gene Target Failure (SGTF), hasilnya dapat menunjukan seolah-olah bukan Omicron," katanya.

Untuk gejala sendiri, bila kita melihat penelitian yang dilakukan ZOE Covid sudy, menunjukan bahwa gejala  Omicron siluman bukan muncul di area hidung, melainkan usus.

Pasien yang terinfeksi varian ini akan muncul beberapa keluhan, antara lain; mual, diare, muntah, maag, sakit perut, perut kembung. Dari sini bisa dilihat, Omicron siluman memiliki kemampuan khusus untuk tidak hanya berhenti sampai di sistem pernapasan.

"Terkait vaksin Covid-19 apapun jenisnya saat ini yang kita gunakan masih sangat efektif untuk semua varian Omicron, BA.1, BA.1.1, BA.2 dan BA.3," ujarnya.

"Karena itu kita selalu ingatkan untuk tidak pernah lelah dengan protokol kesehatan gunakan masker dengan benar serta segera melengkapi vaksinasi Covid-19," ucapnya lagi. (Sem)

Berita Terbaru

Perkuat Pemberantasan Cukai Ilegal, Wali Kota Ingatkan Aparat untuk Lakukan Pendekatan Humanis

Perkuat Pemberantasan Cukai Ilegal, Wali Kota Ingatkan Aparat untuk Lakukan Pendekatan Humanis

Selasa, 09 Jun 2026 14:05 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas penegakan peraturan daerah t…

Demi Akses BBM Subsidi, Pemkab Pamekasan Percepat Perizinan Kapal Nelayan

Demi Akses BBM Subsidi, Pemkab Pamekasan Percepat Perizinan Kapal Nelayan

Selasa, 09 Jun 2026 13:56 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna memastikan seluruh aktivitas perikanan berjalan sesuai aturan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus mempercepat…

Awasi Pedagang Nakal, Pemkab Trenggalek Gelontorkan 1.500 Liter Minyakita

Awasi Pedagang Nakal, Pemkab Trenggalek Gelontorkan 1.500 Liter Minyakita

Selasa, 09 Jun 2026 13:41 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Komindag) setempat…

Pedagang di Trenggalek Ngeluh, Harga Bawang Putih Melonjak hingga 50 Persen

Pedagang di Trenggalek Ngeluh, Harga Bawang Putih Melonjak hingga 50 Persen

Selasa, 09 Jun 2026 13:34 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dalam sepekan terakhir, harga komoditas bumbu dapur, khususnya bawang putih mulai melesat hingga 50 persen. Kondisi tersebut…

Borong Penghargaan Kemendagri, Pemkot Surabaya Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting

Borong Penghargaan Kemendagri, Pemkot Surabaya Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting

Selasa, 09 Jun 2026 13:02 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 13:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menganugerahi Kota Pahlawan sebagai Terbaik II Tingkat Kota dalam upaya penanggulangan…

Terkendala Stok, Harga Minyak Goreng Curah di Surabaya Tembus Rp22.000 per Kg

Terkendala Stok, Harga Minyak Goreng Curah di Surabaya Tembus Rp22.000 per Kg

Selasa, 09 Jun 2026 12:55 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melihat sejumlah harga bahan pokok (bapok) yang kian melejit ditambah dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar juga kian anjlok…