Mulai Ramai Dirikan Koperasi, Pondok Pesantren Mulai Sadar Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Drs. H. Agus Suyanto, MM
Drs. H. Agus Suyanto, MM

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren di Lamongan nampaknya sudah mulai sadar diri, dan mengakui manfaat serta keberadaan cukup besar. Sehingga Pondok-Pondok yang ada di Lamongan sudah mulai ramai mengurus badan hukum pendirian Koperasi.

Dari data yang dimiliki oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan menyebutkan, setidaknya di sepanjang tahun 2021 meski masih diterjang badai covid-19, sudah ada 15 Pondok Pesantren yang mengajukan pendaftaran Koperasi melalui Menkumham. 

"Ya benar ada sekitar 15 Pondok Pesantren yang mengajukan untuk pendirian Koperasi melalui Menkumham" kata Agus Suyanto Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan, Selasa (22/3/2022).

Disebutkan olehnya, pendirian Koperasi di lingkungan Pondok Pesantren sudah menjadi trend saat ini. Selain karena banyak manfaatnya, keberadaan Koperasi di Pondok Pesantren saat ini sangat dibutuhkan, apalagi ada rencana Gubernur Jawa Timur memberikan stimulus bantuan, untuk Koperasi agar lebih berkembang, dan bisa memberikan sumbangsih kepada negara dan para santrinya.

"Terlepas mau menerima bantuan atau tidak, pendirian Koperasi apalagi bisa dikelola dengan baik, akan memberikan efek dan manfaat yang besar, tidak hanya bagi Pondok melainkan bagi santrinya," ujarnya.

Ia juga berpesan, agar keberadaan Koperasi di Pondok bisa berkembang cepat, tentu harus dikelola dengan profesional, dan mengikuti aturan, salah satunya agar setiap tahun bisa menggelar Rapat Akhir Tahun (RAT), sebagai kewajiban pengelola untuk menyampaikan ke anggotanya.

Sementara itu, saat ini jumlah Koperasi di Lamongan adalah 1.314 dengan jumlah yang tidak aktif kurang lebih 200 koperasi (tidak melakukan RAT tahun 2020). 

Karena Koperasi ini merupakan wadah untuk mempertumbuhkan ekonomi, yang tidak hanya memberikan simpan pinjam, tapi juga mendukung usaha mikro.

"Saya berharap, Koperasi di lingkungan Pondok Pesantren bisa berkembang dengan cepat, karena potensinya cukup besar, dengan  memberdayakan santri untuk terus berinovasi dan berkarya, untuk bisa mendatangkan duit, karena peluang itu masih cukup besar," harap Agus.

Sekedar diketahui dari jumlah 1.334 koperasi  di Lamongan terdapat kurang lebih 1.000 koperasi aktif. Beberapa diantaranya memiliki aset tertinggi yakni KPRI Babat dan  Primkopol, juga Koperasi Konsumen Wanita Amalia Desa Kandangrejo Kecamatan Kedungpring dan Koperasi Wanita Sejahtera Desa Latukan Kecamatan Karanggeneng. jir

 

Berita Terbaru

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Koordinator Komunitas Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menyatakan akan mengungkap nama-nama pejabat serta pihak s…

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Warga di kawasan Ring Road Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di tepi jalan, …

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…