Toserba Sunan Drajat, Bisa Menjadi Solusi Belanja Murah di Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengasuh PP Sunan Drajat memotong pita menandai dibukanya Toserba.SP/MUHAJIRIN KASRUN
Pengasuh PP Sunan Drajat memotong pita menandai dibukanya Toserba.SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Di saat harga sejumlah kebutuhan pokok dan lainnya naik saat Ramadhan, Toserba Sunan Drajat hadir dengan menyediakan berbagai kebutuhan, apalagi dijual dengan harga sangat miring dari harga pasar, dan Grand Opening Toserba ini resmi dibuka, Senin di Timur Parkir Makam Sunan Drajat Paciran Lamongan, (18/4/2022).

Saat dibuka, setidaknya dalam sehari sudah ada 1500 masyarakat yang berbondong-bondong untuk membeli berbagai kebutuhan, yang memang disediakan oleh manajemen super lengkap. "Alhamdulillah dalam grand opening Toserba sehari ini sudah ada 1500 masyarakat yang belanja berbagai kebutuhan," kata Gus Anas Al Hifni Direktur Toserba Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan, dalam sambutannya.

 Ramainya Toserba milik Pondok Pesantren Sunan Drajat ini kata Gus Anas yang juga sebagai Direktur Operasional Koperasi Syariat Bisnis Pesantren (KSBP) Jawa Timur, barang yang disediakan cukup lengkap dan murah dari harga pasar. 

 Karena Toserba lanjut Gus Anas membeli dari principle tangan pertama, bukan dari tangan kedua atau ketiga, sehingga barang yang didapat juga harganya murah, sehingga Toserba menjualnya juga dengan harga murah. "Kami dapat produk dari principle sehingga harga yang kami dapat murah," jelasnya.

 Di Toserba ini kata Gus Anas yang juga menantu KH. Abd Ghofur, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan ini, selain menjual produk kebutuhan masyarakat, juga menjual berbagai produk Pondok Pesantren Sunan Drajat, dan 17 Pondok Pesantren di Jawa Timur yang tergabung di KSBP Jawa Timur. 

Keberadaan Toserba ini juga kata Gus Anas, bisa berdiri karena support dari semua pihak, mulai dari Bank Indonesia terutama dari Dirjen Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UMKM, pemerintah daerah yang sudah memberikan izin, dan teman-teman pondok pesantren di Jawa timur. 

Toserba ini Tambah Anas, selain bisa menjadi etalase produk Pesantren juga diharapkan bisa menjadi etalase produk UMKM yang ada di Lamongan, sehingga kedepan UMKM yang ada di Lamongan juga punya kesempatan untuk dipasarkan di Toserba, yang terpenting saling menguntungkan. 

Masyarakat membanjiri Toserba untuk membeli kebutuhan sehari-hari, yang harganya cukup murah.SP/MUHAJIRIN KASRUN

Debuti Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Dr Hermanta, Jawa Timur dalam kesempatan itu mengatakan, saat ini di Jatim sudah punya kawasan khusus syariah, sumber pertumbuhan ekonomi yang baru. "Kita siapkan program untuk kemandirian Pondok Pesantren, salah satunya mendorong 17 Pondok Pesantren di Jawa Timur, dengan membentuk Koperasi Syariat Bisnis Pesantren (KSBP), untuk kemaslahatan dan kemandirian Pondok Pesantren di Jawa Timur, sehingga bisa mendirikan Toserba-Toserba seperti di Pondok Pesantren Sunan Drajat," ungkapnya. 

Direktur Pembiayaan Dana Bergulir Kementerian Koperasi dan UMKM  Supomo, mengaku bangga dengan meningkatkan ekonomi pesantren dan kemandirian. Toserba ini sebagai jawaban kemandirian pesantren sudah  cukup luar biasa. "Kita support salah satunya pembiayaan, agar Toserba seperti ini bisa menampung dan membeli produk UMKM dari masyarakat langsung cash," jelasnya. 

Kalau Toserba sudah membeli dengan cash lanjut Supomo, tentu produk UMKM akan bisa berkembang dengan cepat, karena produk mereka dibeli langsung, tentu dalam transaksi ini mereka balik modal dan mendapatkan untung, sehingga kebangkitan ekonomi akan terus berkembang. 

Bupati Yuhronur Efendi, menyebutkan Toserba Sunan Drajat ini setidaknya bisa pengungkit perekonomian di Kabupaten Lamongan, khususnya di wilayah Pantura. Apalagi PP Sunan Drajat selama ini menjadi pelopor entrepreneur, kegairahan ekonomi mulai bangkit seiring banyaknya masyarakat yang menjual berbagai kebutuhan takjil dan buka puasa. "Kita mendorong terus kebangkitan ekonomi, dengan kegiatan UMKM-UMKM, dan memberikan fasilitas kemudahan P-IRT, agar produk bisa dijual di Toserba," ungkapnya.jir

Berita Terbaru

MLSC Surabaya Seri 2 Capai Puncak, SDN Pacarkeling dan Manukan Kulon Rebut Gelar Juara

MLSC Surabaya Seri 2 Capai Puncak, SDN Pacarkeling dan Manukan Kulon Rebut Gelar Juara

Minggu, 17 Mei 2026 19:53 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 19:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 musim 2025–2026 resmi mencapai puncaknya pada Minggu (17/5/2026). Tur…

Arif Fathoni: Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Rayakan Hari Jadi kota Surabaya

Arif Fathoni: Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Rayakan Hari Jadi kota Surabaya

Minggu, 17 Mei 2026 19:01 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 19:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Antusiasme masyarakat Surabaya dalam melihat acara Surabaya Extravagansa yang digelar Pemkot Surabaya di Jalan Tunjungan sabtu…

Dibuka Walikota Mojokerto, POPKOT Perdana Spektakuler Diikuti 1.925 Pelajar

Dibuka Walikota Mojokerto, POPKOT Perdana Spektakuler Diikuti 1.925 Pelajar

Minggu, 17 Mei 2026 18:23 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 18:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Kota Mojokerto (POPKOT) Perdana Tahun 2026 berlangsung meriah di Stadion Gelora A. Yani, Minggu (…

83 Persen Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Telah Diberangkatkan, Operasional Berjalan Lancar

83 Persen Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Telah Diberangkatkan, Operasional Berjalan Lancar

Minggu, 17 Mei 2026 17:44 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya hingga hari ke-27 berjalan tertib, aman, dan l…

Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Serukan Perdamaian Dunia dari Surabaya

Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Serukan Perdamaian Dunia dari Surabaya

Minggu, 17 Mei 2026 17:40 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memperingati Harlah ke-80 Muslimat NU …

Rupiah Rp17.602 per Dolar, Warning Bahaya untuk Negeri

Rupiah Rp17.602 per Dolar, Warning Bahaya untuk Negeri

Minggu, 17 Mei 2026 17:36 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Anggota DPR RI dari PDIP, Budi Sulistyono, mengingatkan melemahnya rupiah hingga Rp17.602 per dolar AS menjadi warning serius bagi e…