Pak Yes Tegaskan Kejayaan Bisa Dicapai Lewat Perjuangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati saat membuka sarasehan dan bedah buku Garudamukha. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati saat membuka sarasehan dan bedah buku Garudamukha. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Untuk bisa mencapai Kejayaan semuanya harus dilewati dengan perjuangan. Tanpa perjuangan apa yang dicita-citakan tidak akan bisa terwujud. 

Hal itu disampaikan oleh bupati Yuhronur Efendi saat membuka sarasehan dan Bedah Buku Garudamukha di Aula Pertemuan Gajah Mada Pemkab Lamongan, Selasa (24/5/2022), dalam rangka memperingati Hari Jadi Lamongan (HJL) Ke-453 dan menginjak 1001 tahun Garudamukha lencana di Bumi Lamongan.

"Bahwa tiada kejayaan tanpa perjuangan, memang untuk mencapai sesuatu itu harus lewat perjuangan. Seperti kata pengantar saya di Buku Garudamukha ‘sebuah kejayaan dicapai lewat perjuangan’. Jelas ini sesuai visi saya bersama Kyai Rouf mewujudkan kejayaan Lamongan yang berkeadilan. Jadi untuk mewujudkan itu tidak akan terwujud tanpa perjuangan,” ucapnya.

Melalui spirit ini pula yang mendorong bupati merekonstruksi ulang kejayaan itu untuk menuju kejayaan Lamongan yang berkeadilan seperti yang dicita-citakan.

“Saya ingin mendapat spirit, spirit kita bersama, bahwa sesungguhnya kejayaan itu dapat diwujudkan dengan perjuangan. Selain kejayaan itu, kita ingin menunjukkan bahwa Lamongan telah mengalami kejayaannya di masa lampau. Dibuktikan dengan prasasti cane yang berusia 1000 tahun dan tahun ini 1001 tahun,” imbuhnya.

 

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menjelentrehklan makna dari tema HJL Ke-453, Kolaborasi untuk menuju pembangunan inklusif. “Kolaborasi artinya kita bergandeng tangan, bersama-sama untuk membuat kekuatan untuk menuju pembangunan inklusif. Lantas apa itu Pembangunan inklusif itu, yakni pembangunan yang terbuka, siapa saja ikut serta dan saling menghargai bersama-sama bergerak untuk mencapai visi dan misi bersama,” jelasnya. 

Lebih jauh terkait sarasehan ini Bupati mengungkap kejayaan Lamongan abad IX-XV begitu menarik Bupati Yuhronur Efendi untuk turut terlibat didalamnya, termasuk melihat sendiri bukti prasasti yang saat ini tersimpan baik di museum Jakarta. 

"Tepat 1000  tahun lalu, kejayaan Lamongan telah dimulai. yang dibuktikan melalui pengukuhan prasasti cane oleh Sri Maharaja Airlangga di Desa Candisari Kecamatan Sambeng dengan simbol Garudamukha yang oleh Bupati Yes patut menjadi teladan dan spirit perjuangan dalam mencapai kejayaan Lamongan seperti yang telah dicapai di masa lampau," jelasnya.

Acara yang turut diikuti Kades dan kepala sekolah tingkat SD hingga SMA Se-Lamongan tersebut menghadirkan sang penulis buku, Supriyo serta narasumber lainnya seperti Dwi Cahyono (Dosen Universitas Negeri Malang) serta Adrian Perkasa (Dosen Universitas Airlangga) secara zoom meeting dari Universitas Leiden, Belanda.

Dalam bedah buku tersebut, Supriyo yang juga budayawan Lamongan tersebut mengungkapkan banyak hal terkait penemuannya selama ini. Ia bahkan sangat kagum dan takjub akan kejayaan masa lampau di bumi Lamongan.

“Banyak sekali prasasti di Bumi Lamongan, selain prasasti cane. Ada juga prasasti Balawi tahun 1227 s/1305 M (Blawirejo), prasasti Lamongan (Jayanegara), prasasti Biluluk dan banyak lagi prasasti-prasasti yang ditemukan,” ucapnya.

Selain prasasti, lanjut Supriyo, banyak juga ditemukan keramik dari berbagai negara yang sangat antik dan bernilai seni tinggi. Tentu ini menunjukkan masyarakat Lamongan sangat makmur dan sejahtera.

“Barang-barang seperti vas, piring dari keramik ini tentu dimiliki oleh orang kaya. Jelas ini menunjukkan masyarakat Lamongan waktu itu sangat sejahtera,” tutupnya. jir

Berita Terbaru

Festival Rujak Uleg Gerakkan Ekonomi Rakyat, Laila Mufidah Dorong festival yang Tahunan Memberi Ruang bagi Pelaku UMKM

Festival Rujak Uleg Gerakkan Ekonomi Rakyat, Laila Mufidah Dorong festival yang Tahunan Memberi Ruang bagi Pelaku UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 05:25 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:25 WIB

Surabaya Pagi.com - Festival Rujak Uleg merupakan warisan kuliner khas Kota Pahlawan, dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tahun 2026 Festival…

JPU Cecar Nadiem Makarim, Soal Sosok 'Shadow menteri" Buron

JPU Cecar Nadiem Makarim, Soal Sosok 'Shadow menteri" Buron

Selasa, 12 Mei 2026 05:24 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:24 WIB

SURABAYAPAGI.com : Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim dicerca Jaksa penuntut umum (JPU) soal sosok 'shadow menteri'. Jaksa menanyakan apakah Nadiem tahu…

Nadiem, Doakan Kawannya Dihukum Terbaik, Hari Ini

Nadiem, Doakan Kawannya Dihukum Terbaik, Hari Ini

Selasa, 12 Mei 2026 05:20 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Baru kali ada seorang terdakwa mendokan putusan terbaik. Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim mendoakan mantan tenaga konsultan…

Penadah 1.494 Motor Pengalihan Jaminan Fidusia, Ditangkap

Penadah 1.494 Motor Pengalihan Jaminan Fidusia, Ditangkap

Selasa, 12 Mei 2026 05:18 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Polisi menangkap satu tersangka WS yang merupakan direktur PT gudang penimbunan ribuan motol ilegal di Jakarta ."Saat ini sudah menetapkan…

Siswa Kaya Diusik, Pemborosan MBG Belum

Siswa Kaya Diusik, Pemborosan MBG Belum

Selasa, 12 Mei 2026 05:15 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:15 WIB

    SURABAYAPAGI.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di awal memerlukan pendanaan Rp 71 triliun, kini bergelora. Presiden Prabowo Subianto ikut m…

Hercules Ingatkan Amien Rais, Jangan Kayak Preman PKL

Hercules Ingatkan Amien Rais, Jangan Kayak Preman PKL

Selasa, 12 Mei 2026 05:12 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kritik Hercules terhadap Amien Rais, seorang tokoh besar, hingga Senin (11/5) masih jadi obrolan wartawan di Bareskrim Polri. "Saya ingatkan…