Akhiri Ketegangan, Pemkab Gresik Putuskan Bangun 2 Pasar di Sidayu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasar Pahing Sidayu yang terbakar beberapa bulan lalu.
Pasar Pahing Sidayu yang terbakar beberapa bulan lalu.

i

SURABAYAPAGI, Gresik - Pemkab Gresik akhirnya memutuskan untuk merevitalisasi Pasar Pahing Sidayu yang terbakar beberapa bulan lalu. Selain itu, pemkab juga berencana membangun pasar baru di Desa Purwodadi, Sidayu.

Keputusan membangun dua pasar tersebut diharapkan mengakhiri ketegangan di antara pedagang pasar yang terbakar. Karena selama ini mereka beranggapan pasar lama tidak akan dibangun kembali. Sebelumnya, sejumlah korban kebakaran Pasar Sidayu resah.

Mereka dipaksa untuk menandatangani surat persetujuan pindah ke pasar baru yang bakal dibangun. Sekretaris Daerah (sekda) Gresik Ahmad Washil Miftahul Rahman mengatakan, pasar yang terbakar di Kompleks Alun-alun Sidayu dalam waktu dekat akan direvitalisasi, saat ini masih dalam tahap perencanaan.

"Pedagang lama bisa menempati kembali lapaknya," katanya, Rabu (25/5). Sekda Washil menyatakan, untuk anggaran revitalisasi Pasar Sidayu akan menggunakan Belanja Tak Terduga (BTT). Kemudian, untuk pasar baru akan dibangun di Desa Purwodadi melalui dana APBN.

Terkait ada paksaan dari oknum pegawai UPT Pasar Sidayu, mantan Kepala Dinas PUTR ini tak mau berkomentar banyak. Bahkan, dia menjamin itu bukan instruksi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. "Instruksi Bupati sesuai yang disampaikan saat tarawih di Masjid Kanjeng Sepuh. Soal adanya paksaan, itu perlu diklarifikasi ke Bu Fardah (Plt Kadiskoperindag)," terangnya.

Alasan membangun dua pasar, Sekda Washil beralasan agar fungsi Alun-alun Sidayu menjadi wisata bagi masyarakat sehingga tidak terkesan kumuh.

"Kemarin desk dengan Pak Bupati mengharapkan untuk pasar lama difungsikan lagi dan ada pasar baru dengan konsep untuk mengantisipasi Pasar Pahing sehingga Alun-alun bisa bersih dan tidak kumuh," imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kadiskoperindag Gresik Malahatul Fardah membantah adanya pemaksaan kepada pedagang agar mau menandatangani surat pernyataan pindah.

"Sebenarnya tidak ada paksaan kepada pedagang, termasuk isi surat pernyataan juga tidak ada paksaan dari pihak manapun," ujarnya.

Sebelumnya, Koordinator pedagang Pasar Sidayu, Siswanto mengatakan, anggotanya dipaksa agar menandatangani surat kesediaan pindah ke bangunan pasar baru. "Saya menemukan bukti bahwa untuk penggalangan surat pernyataan kesediaan dari korban kebakaran pasar Pahing Sidayu itu dengan ditekan," katanya beberapa waktu lalu.

Dikatakan Siswanto, para pedagang Pasar Sidayu dipaksa bahkan diintimidasi agar mau tandatangan. Bahkan, ada ancaman jika tidak pindah akan tidak dapat jatah stand. "Mereka ditakut-takuti kalau tidak mau tandatangan maka pihak pasar tidak bertanggung jawab," tutupnya. grs

Berita Terbaru

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, mengungkap adanya perintah dari Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, untuk memberikan p…

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Komisi A DPRD Jawa Timur meminta program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita dengan anggaran Rp4,5 miliar tidak c…

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas bermain, bergerak, dan …

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…