LaNyalla, Minta Bisnis GoTo Diungkap, Diduga Rugikan Negara Rp 6,4 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lembaga think thank ekonomi politik Narasi Institute menemui Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti di rumah jabatan di jalan Denpasar Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (28/5/2022).
Lembaga think thank ekonomi politik Narasi Institute menemui Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti di rumah jabatan di jalan Denpasar Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (28/5/2022).

i

SURABAYA PAGI, Jakarta -   Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, terusik dengan polemik bisnis perusahaan patungan Gojek dan Tokopedia (GoTo).

Polemik bisnis GoTo itu membuatnya geram. Apalagi salah satu aktivis Populis yang merupakan ekonom, Anthony Budiawan, memberi laporan akurat padanya.

Menurut Budiawan, GoTo berpotensi merugikan karena nilai investasi Telkomsel di GoTo yang diperkirakan mencapai US$450 juta, atau setara dengan Rp 6,4 triliun, tidak menguntungkan.

“GoTo Selain tidak transparan, diragukan akuntabilitasnya, bisnis tersebut kental konflik kepentingan.Oleh karena itu, saya akan menugaskan Komite IV DPD RI untuk mendalami persoalan ini,” kata LaNyalla ketika menerima audiensi aktivis lintas profesi yang tergabung dalam Poros Peduli Indonesia (Populis) di kediaman Ketua DPD RI, Sabtu (28/5/2022).

"Kami di DPD RI akan mendalami kejanggalan dan potensi kerugian negara yang terjadi terkait bisnis tersebut. Kita akan lakukan FGD, kemudian rapat dengar pendapat dengan memanggil pihak terkait seperti OJK, Kementerian BUMN dan lainnya," tegas LaNyalla.

Bisnis GoTo menjadi sorotan karena berpotensi merugikan negara.  Saat ini nilai investasi Telkomsel di GoTo diperkirakan mencapai US$450 juta, atau setara dengan Rp 6,4 triliun. Kesertaan Telkomsel tidak menguntungkan.

"Anak perusahaan Telkom itu justru menanggung rugi sampai 50 persen dari total investasi yang dilakukannya, setelah harga saham GoTo anjlok sejak IPO," jelas Anthony Budiawan.

Anthony mengatakan, sekarang ini harga saham sudah rendah sementara tingkat kepercayaan perusahaan menurun. Di sisi lain pemegang saham sudah dapat untung dari jual sahamnya di bursa. Investor terakhir akan terbakar.

"Jadi setelah GoTo IPO pada April 2022, mereka perlu dana cash lagi, sehingga harus tarik dana baru. Sehingga seperti skema Ponzi, tarik dana baru yang tujuannya hanya untuk menutupi kerugian operasional," tambah Anthony.

Belum lagi soal konflik kepentingan dalam bisnis itu. Pasalnya komisaris utama dari GoTo adalah saudara kandung dari Menteri BUMN.

"BUMN memberikan modal kepada perusahaan milik saudaranya yang jumlahnya triliunan rupiah. Secara logika apa tidak terjadi konflik kepentingan?" katanya.

Anthony setuju DPD RI mendalami polemik bisnis GoTo itu untuk menyelamatkan keuangan negara.

"Setiap aksi korporasi BUMN pada emiten tertentu seharusnya berdasar pertimbangan bisnis dan berdampak baik bagi rakyat, juga bisa dipertanggungjawabkan," tukas dia.

Selain Anthony Budiawan, aktivis Populis yang hadir adalah Koordinator Presidium Populis M. Sabilly, Hendi dan M. Hatta Taliwang. Sedangkan Ketua DPD RI didampingi Staf Khusus Ketua DPD RI, Sefdin Syaifudin dan Togar M Nero. n er, jk

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…