Ida bagus Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Dapil XI Terkait Pupuk, SKTM dan Infrastruktur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Jatim Ida Bagus Nugroho (berdiri) saat reses di Aula kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Jumat (3/6/2022).
Anggota DPRD Jatim Ida Bagus Nugroho (berdiri) saat reses di Aula kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Jumat (3/6/2022).

i

 

Madiun, Surabayapagi.com - Sejumlah aspirasi dari warga masyarakat Kabupaten Nganjuk, Kota Madiun dan Kabupaten Madiun dapat tersampaikan kepada wakil rakyat yang duduk di DPRD Provinsi Jawa Timur. Hal tersebut terlihat dari setiap kegiatan jaring aspirasi  atau reses II yang digelar 28 Mei - 5 Juni 2022. 

 

Hal tersebut terlihat dari reses yang digelar Anggota DPRD Jatim Ida Bagus Nugroho, di daerah pemilihan Jatim XI. Ratusan warga masyarakat desa dan kelurahan tampak selalu memadati kegiatan reses yang digelar politisi PDI Perjuangan ini.  “Mereka (warga) sangat proaktif dalam memajukan daerahnya. banyak aspirasi yang disampaikan untuk kemajuan desa dan ekonomi warga setempat,” jelas Ida Bagus Nugroho, Jumat (3/6/2022).

 

Beberapa aspirasi yang disampaikan warga itu antara lain, adalah regulasi terkait kelangkaan pupuk pertanian. Banyak petani yang sekarang kesulitan mencari pupuk. Dan kejadian seperti ini merata baik di Nganjuk maupun Madiun. “Pupuk yang dulunya murah kini mahal, dan kejadian ini merata di wilayah dapil XI, untuk itu kami akan sampaikan ke Pemprov bahkan ke Pemerintah pusat, supaya pupuk segera tersedia dan harganya tidak merugikan petani,” terang Ida Bagus, dalam titik terakhir reses yang digelar di Aula kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman. Sebelum di titik terakhir tersebut, Ida Bagus Nugroho telah melakukan reses di tujuh lokasi, di Kabupaten Nganjuk dan Madiun. 

 

Aspirasi berikutnya, kata Ida Bagus adalah masalah infrastruktur di pedesaan. Baik itu infrastuktur bangunan fasilitas umum, jalan desa maupun salurah irigasi.  Beberapa desa  disampaikan infrastruktur mengalami kendala anggaran. Apalagi sejak terbitnya Perpres 104 tentang alokasi penggunaan dana desa untuk kepentingan penanganan Covid-19. Sehingga hal  itu sangat berdampak kepada infrastruktur desa, karena 40% anggaran dana desa digunakan untuk BLT (bantuan langsung tunai) DD. “Jadi dana untuk pembangunan desa itu 23% saja. sehingga desa tidak mampu melaksanakan pembangunan infrastruktur secara maksimal. Kami berharap segera ada evaluasi peraturan, mengingat pandemi Covid sudah mulai menurun,” pinta Ida Bagus. 

 

Permasalahan lainnya yang cukup membuat masyarakat resah adalah tentang penggunaan Surat Keterangan Tidak Mampu untuk berobat gratis di puskesmas dan rumah sakit. “Di Kabupaten Nganjuk SKTM tidak berlaku. ini sangat menyulitkan sekali bagi warga yang tidak mampu ketika sakit,”  jelas Ida Bagus.

 

Untuk itu, soal penghapusan SKTM pihaknya akan pertanyakan ke pemerintah kabupaten Nganjuk apa upayanya. Karena ini sangat memberatkan masyarakat, bahkan desa dan kecamatan jadi bulan-bulanan warga. “Ketika berobat, SKTM sudah tidak berlaku.

sedangkan BPJS itu mengurusnya tidak gampang. Belum tentu sekarang mengurus lalu bisa langsung digunakan,” sebutnya anggota Komisi E ini.

 

Dalam waktu dekat, pihaknya segera koordinasi dengan dinas sosial provinsi Jatim agar permasalahan ini bisa terurai. Kalau bisa SKTM difungsikan lagi. Penghapusan SKTM ini sepertinya kebijakan pusat, sehingga pemerintah kabupaten Nganjuk tidak menganggarkan untuk biaya kesehatan bagi pemegang kartu SKTM. “Kasihan masyarakat miskin yang berobat, ini namanya mempersulit. Tugas kita sebagai wakil rakyat menjembatani agar masalah ini bisa diatasi,” pungkasnya. rko

Berita Terbaru

Arema FC Women Menang Tipis atas Persib, Persaingan Grup B HYDROPLUS All-Stars Kian Sengit

Arema FC Women Menang Tipis atas Persib, Persaingan Grup B HYDROPLUS All-Stars Kian Sengit

Senin, 06 Jul 2026 20:56 WIB

Senin, 06 Jul 2026 20:56 WIB

SurabayaPagi, Kudus – Persaingan Grup B HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 semakin memanas usai rangkaian pertandingan kategori U-15 dan U-18 yang d…

Gertak Ingatkan Plt Walikota Madiun, Jangan Sama dengan Pendahulunya 

Gertak Ingatkan Plt Walikota Madiun, Jangan Sama dengan Pendahulunya 

Senin, 06 Jul 2026 20:47 WIB

Senin, 06 Jul 2026 20:47 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Di tengah sejumlah persoalan yang masih membelit Kota Madiun, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun diminta ber…

Dukung Transformasi Industri, PLN Gelar Courtesy Meeting Dengan PT Gudang Garam Tbk

Dukung Transformasi Industri, PLN Gelar Courtesy Meeting Dengan PT Gudang Garam Tbk

Senin, 06 Jul 2026 17:44 WIB

Senin, 06 Jul 2026 17:44 WIB

SurabayaPagi, Kediri – PT PLN (Persero) menggelar Courtesy Meeting bersama PT Gudang Garam Tbk bertempat di Gedung Kantor PT Gudang Garam Tbk, Kediri. P…

Eksepsi Kasus Dugaan Penipuan Rp 5 Miliar, Terdakwa Sebut Dakwaan Jaksa Kabur

Eksepsi Kasus Dugaan Penipuan Rp 5 Miliar, Terdakwa Sebut Dakwaan Jaksa Kabur

Senin, 06 Jul 2026 16:49 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:49 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Dua terdakwa perkara dugaan penipuan investasi senilai Rp 5 miliar, Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk, mengajukan e…

DPRD Lamongan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikan Rekom Solutif Minta PAD Dioptimalkan

DPRD Lamongan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikan Rekom Solutif Minta PAD Dioptimalkan

Senin, 06 Jul 2026 16:40 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Melalui berbagai tahapan rapat maraton, akhirnya DPRD Kabupaten Lamongan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), P…

Tetap Hidup Bersama Panasnya Surabaya, Kisah Teknisi AC Berjuang di Tengah Kondisi Ekonomi Sekarang

Tetap Hidup Bersama Panasnya Surabaya, Kisah Teknisi AC Berjuang di Tengah Kondisi Ekonomi Sekarang

Senin, 06 Jul 2026 16:36 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Cuaca panas yang terjadi surabaya yang menyebabkan banyak masyarakat yang gerah dan merasa kepanasan. Dalam kasus ini alat…