4 Meninggal, 1 Kena Covid dan 43 Jemaah Haji Dirawat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon jamaah haji asal Indonesia saat dalam pesawat menuju Tanah Suci Makkah
Calon jamaah haji asal Indonesia saat dalam pesawat menuju Tanah Suci Makkah

i

SURABAYAPAGI.COM, Makkah- Kabar hingga Jumat (17/6/2022),  tercatat ada empat jemaah haji Indonesia wafat di Tanah Suci, yaitu Muslim (BTJ 1), Bawuk Karso Samirun (SUB 4), Bangun Lubis Wahid (PDG 4), dan Suharti Rahmat Ali Binti H Rahmat.

Sementara seorang calon jemaah haji kloter pertama asal Embarkasi Makassar  terdeteksi positif COVID-19 nyaris berangkat ke Tanah Suci. Jemaah ini sempat lolos saat penerimaan massal di Asrama Haji Sudiang Kota Makassar namun ketahuan positif COVID saat pemeriksaan ulang dokumen sehingga dicegah petugas.

Selain itu Panitia Pelaksana Ibadah Haji, telah mencatat sebanyak 49 orang sakit, 43 diantaranya rawat jalan dan eman orang harus dilarikan ke klinik Kesehatan Haji Indonesia.

 

 

 

Masakan Bercitarasa Nusantara

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memuji  masakan yang dikonsumsi jemaah yang telah bercita rasa Indonesia. Oleh karenanya, bumbu masakan berasal dari Indonesia langsung.

"Kita datangkan bumbu-bumbu tersebut ke perusahaan katering agar menggunakan bumbu dari Indonesia sehingga diperoleh cita rasa Indonesia,” ujar Pengawas Katering Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1443H/2022M Daerah Kerja Makkah, Rusna Purnama, kemarin.

“Sebenarnya bumbu bumbu tersebut sudah ada di sini (Makkah), di sini komplit ada kunyit, laos, salam, sereh dan lainnya, itu semuanya dari Indonesia yang didatangkan eksportir Indonesia ke Arab Saudi,” sambungnya.

Rusna menegaskan, untuk menjaga cita rasa Nusantara tersebut, perusahaan katering harus merekrut chef atau juru masak dari Indonesia. “Itu prasyarat yang harus disediakan oleh perusahaan katering untuk menyediakan chef dari Indonesia dengan latar belakang bidang kuliner."

"Ada chef dari hotel bintang 5 dari Indonesia, restoran dan perusahaan katering Indonesia. Itu jadi salah satu kriteria pemilihan perusahaan katering penyedia konsumsi jemaah,” tandasnya.

Terkait menu, Rusna mengatakan, menu makanan ditentukan oleh PPIH. Menu ditentukan mulai dari hari Senin pagi, siang, dan malam, Selasa pagi siang malam dan seterusnya.

“Dari menu tersebut kita tentukan, ikan sebanyak 7 kali, kenapa ikan, karena ikan disukai jemaah, ikan jadi salah satu menu favorit jemaah. Di Arab Saudi, kebanyakan ada ikan patin, tapi kita olah dengan bumbu yang berbeda-beda agar jemaah tidak bosan. Ada juga tumis buncis, brokoli, terong balado, ikan tuna cabe hijau dan lainnya,” terangnya.

“Kemudian ayam, dalam siklus menu seminggu ada 6 kali, kita olah juga dengan bumbu beda agar tidak membosankan, daging diberikan dalam 5 kali, diolah jadi rendang dan tongseng sapi,” lanjutnya.

Terkait pengawasan katering, Rusna menandaskan bahwa pengawasan dilakukan di kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah dan sektor. “Pengawasan makanan ini totalitas kita semua, ada 31 perusahaan katering di Makkah ini yang kita awasi. Mulai dari mempersiapkan bahan makanan, pemilihan bahan baku, kualitasnya,” kata Rusna.

Selain pemilihan bahan baku, menurutnya, proses pengolahan, mendapat pengawasan ketat, sampai dengan distribusi ke jemaah di hotel. “Pengawasan ini tidak hanya dilakuan di dapur saja, tapi juga sampai di hotel. Setiap dapur rata-rata menyediakan 6-7 chef. Kita pastikan bagaimana mengawasi kualitas masakan yang akan dikonsumsi jemaah dari segi rasanya, harus bercita rasa Indoensia,” jelas Rusna

Salah satu chef perusaan katering Rogoib yang berada di Kawasan Syauqiyah, Sofiyanto mengatakan, menu rendang dan semur daging jadi salah satu menu favorit jemaah. “Menu rendang dan semur daging, jadi salah satu menu yang disukai jemaah,” ujar Sofiyanto, pria asal Subang-Jawa Barat yang pernah bekerja jadi chef selama 8 tahun di restoran dan hotel berbintang di Indonesia.

“Senang jadi chef, Alhamdulilah bisa melayani jemaah haji, kita pun merasakan bahagia, bila jemaah menikmati makannya dengan cita rasa Indonesia,” ujarnya. n mkh/mdn/id/nr

Berita Terbaru

SPBU Belum Merata, Gus Fawait Buka Peluang Investasi di Jember

SPBU Belum Merata, Gus Fawait Buka Peluang Investasi di Jember

Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

SurabayaPagi.com- Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya untuk mengantisisasi keterlambatan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap memicu a…

KUA-PPAS 2027 Jember Disepakati, Pendapatan Diproyeksi Rp4,5 Triliun

KUA-PPAS 2027 Jember Disepakati, Pendapatan Diproyeksi Rp4,5 Triliun

Rabu, 09 Sep 2026 21:47 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:47 WIB

surabayapagi.com- Jember - Bupati Jember Gus Fawait hadir dan mendengarkan langsung Laporan Hasil Pembahasan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Jember Terhadap…

AceKid Ajak Orang Tua Melihat Langsung Sumber Susu dan Proses Produksi di China

AceKid Ajak Orang Tua Melihat Langsung Sumber Susu dan Proses Produksi di China

Rabu, 09 Sep 2026 21:07 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Informasi mengenai asal bahan baku dan proses produksi menjadi salah satu aspek yang mulai diperhatikan orang tua dalam memilih produk …

Data Desil Bikin Penduduk Miskin Jatim Tembus 20,9 Juta, Sri Untari Segera Panggil Dinsos dan BPS

Data Desil Bikin Penduduk Miskin Jatim Tembus 20,9 Juta, Sri Untari Segera Panggil Dinsos dan BPS

Rabu, 09 Sep 2026 20:55 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 20:55 WIB

“Contoh rumah. Rumah ternyata milik mertuanya atau milik warisan dari orang tua. Itu sudah langsung rumah bagus, ini sudah langsung masuk desil 6, desil 7,”…

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebuah mobil pickup berplat merah yang diduga milik Dinas Lingkungan Hidup terlibat kecelakaan lalulintas dengan sepeda motor Yam…

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Polres Madiun Kota akhirnya buka suara terkait persoalan meter air di PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun. Kapolres Madiun Kota AKBP R…