Nur Hudi Menyesal dan Mohon Maaf atas Keterlibatan di Pernikahan Manusia dan Kambing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nur Hudi Didin Arianto saat di ruang majelis etik BK DPRD Gresik. SP/GRS
Nur Hudi Didin Arianto saat di ruang majelis etik BK DPRD Gresik. SP/GRS

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Anggota DPRD Gresik asal Fraksi Partai Nasdem Nur Hudi Didin Arianto menghadiri sidang majelis etik Badan Kehormatan (BK) yang diketuai Mujid Riduan yang nota bene Wakil Ketua DPRD Gresik, Rabu (6/7).

Sidang berlangsung secara tertutup di ruang rapat pimpinan DPRD. Majelis juga diikuti empat anggota, yakni Jamiyatul Mukaromah (FKB), Abdullah Munir (Gerindra), Bagus Mega Saputro (FPDIP) dan Mustajab (FAP).

Usai sidang, anggota majelis yang juga Wakil Ketua BK DPRD Gresik Jamiyatul Mukaromah mengungkapkan bahwa teradu Nur Hudi Didin Arianto mengakui kalau dirinya terlibat langsung dalam pembuatan konten ritual pernikahan manusia dengan seekor kambing.

Konten itu dibuat di pesanggrahan miliknya di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik pada 5 Juni 2022. "Menurut pengakuan teradu, pernikahan manusia dan kambing itu semata bertujuan untuk pembuatan konten. Tidak ada sedikitpun niat untuk melecehkan ajaran agama," ucap Mukaromah menirukan keterangan teradu  kepada sejumlah awak media.

Di hadapan majelis BK, Nur Hudi mengaku sangat menyesal atas kejadian nikah nyeleneh di kediamannya yang telah menimbulkan kegaduhan dan ketersinggungan para tokoh agama dan umat Islam khususnya yang berada di Kabupaten Gresik.

"Untuk itu saya sangat menyesal dan memohon maaf yang sebesar-besarnya," ujar politisi Nasdem yang sudah dua periode duduk sebagai anggota parlemen lokal itu.

Selain mendengar sanggahan teradu Nur Hudi, majelis etik BK juga memutar bukti video singkat perhelatan manusia dan kambing yang diadukan para pelapor.

Sementara anggota majelis etik BK, Bagus Mega Saputro mengatakan, sebelum mengambil keputusan terhadap dua teradu anggota dewan, pihaknya masih akan memanggil beberapa orang lagi untuk dimintai keterangan.

"Kami masih akan memanggil saksi dan ahli untuk dimintai keterangan. Termasuk saksi pembuat konten berinisial AS. Kami ingin mendalami apa tujuan sebenarnya dia membuat konten pernikahan manusia dengan seekor kambing ini," ucap politisi muda partai berlambang Banteng Moncong Putih itu.

Selain akan mengundang pembuat konten, tambah Bagus, pihaknya juga akan mendatangkan ahli di bidang agama dan ITE. "Mungkin ahli agama kami akan mengundang dari MUI Gresik," tutupnya.

Sebagaimana diberitakan, kasus pernikahan manusia dengan seekor kambing ini telah ditangani secara berbarengan oleh institusi yang berwenang. Secara hukum, kasus ini telah memasuki tahapan penyidikan di Unit Pidum Satreskrim Polres Gresik.

Empat orang pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Satu diantaranya adalah Nur Hudi Didin Arianto yang nota bene anggota DPRD Gresik.

Sementara secara etik, BK DPRD Gresik juga telah memulai tahapan pemeriksaan. Dalam kasus ini ada dua teradu, yakni Muhammad Nasir yang juga Ketua Fraksi Nasdem DPRD Gresik, dan Nur Hudi Didin Arianto. Keduanya diduga terlibat pada peristiwa pernikahan manusia dengan kambing. grs

Berita Terbaru

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …

Pemkab Magetan Akan Pasang Papan Pengumuman di Tanah Kaveling Tunggak Pajak

Pemkab Magetan Akan Pasang Papan Pengumuman di Tanah Kaveling Tunggak Pajak

Selasa, 13 Okt 2026 15:40 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menindaklanjuti tunggakan pajak sekaligus mencari pemilik tanah yang keberadaannya tidak diketahui, Pemerintah Kabupaten…

Semburan Air Setinggi 3 Meter di Jalan Dupak Rukun Surabaya, Diduga Kebocoran Pipa Storage

Semburan Air Setinggi 3 Meter di Jalan Dupak Rukun Surabaya, Diduga Kebocoran Pipa Storage

Selasa, 13 Okt 2026 15:31 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kawasan Jalan Dupak Rukun, Surabaya menjadi sorotan pasca munculnya semburan air setinggi sekitar 2–3 meter yang diduga akibat k…

Pemkab Madiun Gelar ‘TAGANA Masuk Sekolah’, Cegah Bencana dan Bullying

Pemkab Madiun Gelar ‘TAGANA Masuk Sekolah’, Cegah Bencana dan Bullying

Selasa, 13 Okt 2026 15:27 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui kolaborasi antara Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar sosialisasi edukasi…