Pemulihan Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Sapi Butuh APBD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim M Fawait. SP/RKO
 Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim M Fawait. SP/RKO

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Nasib peternak yang peliharaannya tedampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku wajib mendapat suntikan dana dari APBD Jatim. Fraksi Partai Gerindra mengaku sangat serius menyiapkan anggaran penanganan wabah PMK ini dalam pembahasan Perubahan APBD Jatim 2022 atau PAK APBD 2022. 

M Fawait, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim mengatakan, untuk menyelamatkan nasib peternak akibat PMK yang mewabah di Jawa Timur saat ini, perlu ada perhatian serius secara anggaran. Untuk itu dalam Perubahan APBD Jawa Timur 2022, Fraksi Gerindra akan memperjuangkan lebih kongkret nasib peternak terdampak PMK.

“Kami melihat hal ini sama dengan Covid-19 dimana sebuah kejadian luar biasa semuanya berdampak luar biasa disegala sector bagi masyarakat di Jawa Timur  sehingga perlu ada penanganan khusus pula untuk PMK tersebut,”jelas pria asal Jember ini saat dikonfirmasi, Rabu  6 Juli 2022.

Pria yang akrab dipanggil gus Mufa ini akan mendesak pihak-pihak Tim Anggaran Pemerintah Daerah Pemprov Jatim untuk mengalokasikan anggaran tersebut. Khususnya penyediaan program dan anggaran di  dinas kesehatan, Dinas PEternakan, Dinas Koperasi UKM dan Disperindag.  Mereka wajib berpikir ke hal-hal teknis untuk mengatasi dampak PMK yang menimpa warga Jawa Timur.

“Saya mengambil contoh saat ini sedang masuk ajaran baru  mau masuk sekolah atau pondok pesantren. Banyak anak peternak akan masuk sekolah atau pesantren dimana ini yang harus diperhatikan pemerintah tersebut. Jangan sampai lima tahun ke depan akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia. Jangan sampai gara-gara PMK proses sekolah maupun di ponpes terganggu,” jelas Fawait Ketua TIDAR Jawa Timur ini.

Ia mengatakan dampak –dampak ekonomi  juga harus diperhatikan Pemprov Jawa Timur. ”Kalau PMK tidak bisa diatasi dalam jangka waktu pendek, maka Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur,mendesak Pemprov mengambil langkah teknis untuk memberikan pelatihan lainnya untuk peternak,” jelasnya.

Fawait memberi contoh sejumlah pelatihan-pelatihan yang bisa dilatih kepada peternak antara lain pelatihan budidaya air tawar yang tidak menunggu waktu lama untuk memanennya. “ Kalau budidaya air tawar cukup dua sampai empat bulan bisa dipanen,” sambungnya. Dengan adanya pelatihan tersebut, lanjut gus Fawait, manfaatnya adalah memberikan penghasilan lain bagi peternak sambil menunggu pandemi PMK sudah usai.

Diakui olehnya, saat ini Pemprov sedang menunggu payung hukum terkait bantuan untuk peternak. ”Meski demikian, tidak ada salahnya kalau langkah-langkah tersebut sudah dirumuskan apalagi sebentar lagi ada pembahasan PABD Jawa Timur,” jelasnya.

Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur, kata Gus Fawait, tidak ingin dampak PMK ini akan dirasakan sampai lima sampai sepuluh tahun kedepan. “Kami ingin ini diminimalisir dimana di tahun 2030 sampai 2034 ke depan Indonesia akan menghadapi bonus demografi. Kawatir saya, bonus demografi ini akan menjadi bencana jika kualitas SDM berkurang akibat sebelumnya terdampak PMK,” pungkasnya. rko

Berita Terbaru

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

SurabayaPagi, Sumenep - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) turut mendukung penyelenggaraan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa…

Hak Jawab PT Bank Artha Graha International Tbk 

Hak Jawab PT Bank Artha Graha International Tbk 

Jumat, 16 Okt 2026 10:12 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:12 WIB

Surabaya, 16 Oktober 2026  Nomor : 17/B/TANGGAPAN –SMS/X/2026  Kepada YTH : Sdr. Hamdan Zoelva, SH,MH  Kuasa Hukum PT Bank Artha Graha International Tbk …

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JAKARTA : Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi Soeprapto, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi kategori…

Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

Jumat, 16 Okt 2026 08:00 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:00 WIB

Surabaya Pagi.com-Surabaya -  Kurang fasilitas kebutuhan sarana dan prasarana Pendidikan menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai. Ia …

IHSG Hari Ini Anjlok 1,3% ke 5.863

IHSG Hari Ini Anjlok 1,3% ke 5.863

Jumat, 16 Okt 2026 07:59 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 07:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan pada perdagangan saham Kamis, (15/10/2026). Namun, tekanan IHSG hari ini berkurang jelang…

Pemerintah Targetkan Biaya Logistik Turun Jadi 12,5 Persen Pada 2029

Pemerintah Targetkan Biaya Logistik Turun Jadi 12,5 Persen Pada 2029

Jumat, 16 Okt 2026 07:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 07:57 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah menargetkan biaya logistik nasional turun menjadi 12,5 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2029 dari 14,29 persen…