Wadul Dewan, Puluhan Modin Kota Kediri Minta Honor Dinaikkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Kota Kediri saat menggelar rapat gabungan bersama modin dan Pemerintah Kota Kediri
Anggota DPRD Kota Kediri saat menggelar rapat gabungan bersama modin dan Pemerintah Kota Kediri

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Puluhan Modin di Kota Kediri meminta honornya dinaikkan setara dengan upah minimum kota. Sebelumnya honor modin di Kota Kediri sebesar Rp 700 ribu. Permintaan itu pun juga disampaikan ke DPRD Kota Kediri. 

Sekitar 5 orang perwakilan modin Kota Kediri datang ke DPRD dalam agenda hearing bersama Pemerintah Kota Kediri. Akhirnya hearing tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Pimpinan DPRD Kota Kediri, Katino yang berlangsung Jumat (8/7/2022) kemarin di Gedung DPRD Kota Kediri, membahas permintaan kenaikan honor para modin se-Kota Kediri. 

Koordinator Modin se-Kota Kediri, Maksum mengaku permintaan kenaikkan honor itu sudah sempat disampaikan sejak tahun 2018 lalu. Para modin ini sempat mengirimkan proposal ke Pemerintah Kota Kediri dengan perihal meminta honornya dinaikkan setara dengan upah minimum Kota Kediri. 

"Kami dulu sudah pernah mencoba menyampaikan aspirasi ini ke Pemerintah Kota Kediri dan DPRD Kota Kediri, namun tidak segera digelar hearing. Alhamdulilah baru sekarang setelah kita mengirim surat ke DPRD lagi dan akhirnya langsung dijadwalkan rapat gabungan Komisi A dan Komisi B bersama Pemerintah Kota Kediri," ujarnya, Senin (11/7/2022). 

Lanjut Maksum, para modin tentunya berharap honor yang didapatkan bisa setara dengan upah minimun kota (UMK), mengingat tugas mereka yang tergolong berat, namun mulia dalam melayani masyarakat. Sehingga kesejahteraannya pun perlu diperhatikan. 

"Realisasinya masih belum sesuai permintaan kami. Dulu honor kami Rp 500 ribu dan baru tahun 2021 kemarin bertambah menjadi Rp 700 ribu. Kita berharap minimal bisa mendekati UMK," tambahnya. 

Ia mengatakan modin harus siaga selama 24 jam yang tentunya tidak semua orang sanggup untuk menekuninya. Apalagi harus memiliki keahlian khusus, mulai mengurusi kematian hingga membantu urusan pernikahan.

"Jumlah modin di Kota Kediri secara total ada sebanyak 80 orang. Sebenarnya kami juga mengerti kemampuan anggaran Pemerintah Kota Kediri. Namun setidaknya harapan kami honor modin ini bisa mendekati nilai Rp 1 juta lebih," jelas Maksum yang juga Modin Kelurahan Bandar Kidul. 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, Katino Amd mengatakan, pihaknya sudah memfasilitasi permintaan para modin se Kota Kediri dengan menggelar hearing. Bahkan pihaknya juga sepakat kenaikan honor modin bisa dinaikkan. 

"Kita juga sepakat jika honor modin bisa dinaikkan. Namun untuk saat ini masih melihat kemampuan anggaran daerah," ucap pria yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Kediri. 

Lanjutnya, hasil hearing kemarin juga sudah disetujui Pemerintah Kota Kediri. Namun untuk penganggarannya masih belum bisa dipastikan apakah masuk dalam Perubahan APBD atau APBD tahun 2023.

"Kemarin sudah setuju semua jika akan dinaikkan. Bahkan kabarnya Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar juga sudah setuju dan menambahkan pengadaan baju jas. Mudah-mudahan nanti jika anggarannya mencukupi bisa diajukan dalam P-APBD tahun ini. Namun jika belum bisa, tahun depan akan tetap kita kawal agar bisa masuk dalam APBD Tahun 2023," tegas Katino. Can

Berita Terbaru

Penyidikan TP DPRD Ponorogo, Sejumlah Anggota Dewan Aktif Diperiksa

Penyidikan TP DPRD Ponorogo, Sejumlah Anggota Dewan Aktif Diperiksa

Rabu, 01 Jul 2026 18:18 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari ) Ponorogo terus melakukan penanganan dugaan korupsi Tunjangan Perumahaan (TP) anggota Dewan Perwakilan Rakyat…

Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Tembakau

Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Tembakau

Rabu, 01 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 17:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur menggelar Sarasehan Nasional untuk membahas rencana kebijakan standardisasi kemasan rokok…

Ungkap Kasus Besar hingga Kejahatan Internasional, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Diganjar 6 Penghargaan

Ungkap Kasus Besar hingga Kejahatan Internasional, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Diganjar 6 Penghargaan

Rabu, 01 Jul 2026 17:07 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 17:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Momentum Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Dr. Edy Herwiyanto di ganjar enam penghargaan…

Anggota Komisi A Desak Wali Kota Tinjau Ulang Kebijakan Izin Suami Untuk ASN Perempuan

Anggota Komisi A Desak Wali Kota Tinjau Ulang Kebijakan Izin Suami Untuk ASN Perempuan

Rabu, 01 Jul 2026 16:53 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kebijakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi terkait kewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan mengantongi izin tertulis dari…

Pemkab Mojokerto Kebut Pengerjaan 9 Proyek Pengairan Senilai Rp 5,4 M

Pemkab Mojokerto Kebut Pengerjaan 9 Proyek Pengairan Senilai Rp 5,4 M

Rabu, 01 Jul 2026 16:50 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 16:50 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto resmi memulai pembangunan 9 proyek infrastruktur pengairan dengan total senilai Rp 5,4…

Wujudkan Swasembada Pangan, PT PI Jamin Pasokan Pupuk di Lamongan Aman

Wujudkan Swasembada Pangan, PT PI Jamin Pasokan Pupuk di Lamongan Aman

Rabu, 01 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebagai upaya mewujudkan swasembada pangan, PT Pupuk Indonesia (PI) menjamin ketersediaan dan pasokan pupuk bersubsidi di Lamongan…