Dua Tim Susur Surabaya Pagi

"Minggu ini, Penjagaan Ketat, Blaen Lek Ketemon"

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tim Surabaya Pagi, Senin (11/7/2022) sore menjelang malam kemarin langsung menyisir di jantung wilayah Dolly. Kebetulan, tim Surabaya Pagi dibagi dua, ada yang menggunakan mobil dan menggunakan motor.

Sekitar Senin pukul 17:15 WIB, saya melihat di kawasan Dolly, paska pemberitaan di media dan hasil investigasi politisi NasDem itu, memang terlihat lebih banyak penjagaan dari Satpol PP. Bahkan, ada perbedaan antara seminggu lalu saat Surabaya Pagi melintas dengan Senin kemarin.

Bahkan, ada salah satu sisi Jalan Dolly yang ditutup karena ada acara di salah satu rumah. Mereka menyewa sound system dan panggung mini. Suara dentuman musik itupun terdengar hingar bingar menembus dalam mobil yang dibawa tim Surabaya Pagi saat menyisir.

Terlihat, rumah-rumah wisma yang dulunya bekas wisma untuk praktik esek-esek pun, sudah tutup. Ada yang disulap menjadi pusat kerajinan tangan. Ada yang disulap menjadi tempat pengisiang air minum isi ulang.

Sementara, tim Surabaya Pagi yang menggunakan motor, sempat cangkruk dan ngopi di salah satu cafe yang berada di mulut gang Dolly. Sesekali, tim Surabaya Pagi, iseng bertanya ke penjaga cafe. "Mas, jarene onok maneh (pesan cewek-cewek) yo nang kene?" tanya tim ke penjaga cafe.

"Waduh mas, wis gak wani maneh. Iki penjagaan ketat. Blaen lek ketemon," ucapnya lirih berbisik.

Menurutnya, dalam satu minggu terakhir, penjagaan ketat dari Kecamatan terus digencarkan di kawasan Dolly.

 

Dibantah Camat Sawahan

Apa perkataan penjaga cafe terkait penjagaan ketat, itu dibenarkan Camat Sawahan, yang membantah praktik prostitusi terselubung hidup lagi di Dolly. “Saya pastikan bahwa Dolly dibuka kembali tidak ada. Itu hanya sebatas rumor, ternyata setelah dicek di lapangan ada yang mau coba-coba dengan praktik-praktik terselubung. Artinya, orang lewat diawe-awe (dipanggil) kemudian ditunjukan gambar (perempuan),” kata M. Yunus, Camat Sawahan.

Yunus menegaskan, selama ini jajarannya rutin melakukan patroli tiga pilar di lapangan. Patroli pengawasan ini diikuti jajaran Satpol PP, Kepolisian dan TNI setempat. Itu untuk memastikan tidak adanya praktik-praktik terlarang seperti prostitusi.

“Selama ini penanganan kami ini kan patroli, teman-teman Satpol PP satu jam, setengah jam di situ, kemudian geser. Ketika anggota atau pun saya di lapangan buyar (selesai), tidak ada kegiatan (prostitusi) itu,” tegas Yunus.

Akan tetapi, Yunus mengakui, ada oknum yang ingin memanfaatkan waktu lengahnya petugas. Lebih hematnya, oknum itu diduga menawarkan praktik prostitusi terselubung saat petugas lengah.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, tindakan pengamanan dilakukan di dua titik. Malam hingga subuh, petugas dibagi untuk PAM di Jalan Putat Jaya Lebar B, serta pertigaan Jalan Kupang Timur.

Yunus pun mengakui, beberapa tahun lalu, masih ada oknum-oknum yang mengambil celah untuk praktik prostitusi terselubung. Temuan itu terjadi pada sekitaran tahun 2016-2017. Namun, aksi terselubung mereka terendus aparat setempat. Kemudian sejumlah oknum itu dijatuhi hukuman pidana. rmc/alq

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…