Kelakuan Ahli Waris Bos Tekstil Surabaya

Sylvia Dipecat Tanpa Pesangon, Piutang pun tak Diakui!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah yang dialami Sylvia, perempuan Surabaya yang kini terpaksa menggugat ahli waris mendiang Ari Peris, bos tekstil asal Surabaya ke Pengadilan Negeri Surabaya.

Yang dilakukan Sylvia dikarenakan uang pribadinya, total senilai Rp 2,2 Milyar dipinjam oleh mantan bosnya Ari Peris. Namun uang pribadi yang dipinjam mantan bosnya itu, justru tidak diakui ahli waris mendiang. Bahkan Sylvia dipecat tanpa pesangon.  

Gugatan perdata Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap ahli waris mendiang Ari Peris, yaitu Sumarwantini, Sisse Paloma, Lisi Pelangi, Anggun Satriya Supanji, Giki Ardian, telah didaftarkan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan nomor perkara 439/Pdt.G/2022/PN Sby. Perkara ini akan memasuki persidangan pertama pada 14 Juli 2022 esok, setelah upaya mediasi gagal.

Dra. Sylvia yang didampingi kuasa hukumnya, Edward Dewaruci SH MH, mengaku sudah sejak lama bekerja dengan mendiang Ari Peris dan mengenal para tergugat.

“Permasalahan berawal ketika mendiang Ari Peris meminjam uang kepada saya. Saat itu, Ari Peris membuat Surat Pernyataan Pengakuan Hutang yang menyatakan jika hutang tersebut akan dilunasi dengan aset pribadinya,” jelas Dra. Sylvia, didampingi Edward Dewaruci, kepada Surabaya Pagi, Selasa (12/7/2022).

Untuk itu, tambah Sylvia, mendiang Ari Peris meminta pada dirinya untuk meminjam uang di bank dengan jaminan rumah pribadi Sylvia. Mendiang berjanji akan membayar bunga bank dan utang pokoknya. Tetapi pada Agustus 2021 lalu Ari Peris meninggal dunia.

Setelah kematian Ari Peris hingga awal 2022, Sylvia telah berulang kali melakukan penagihan kepada para tergugat. Dia meminta agar para tergugat segera melunasi utang mendiang Ari Peris.  “Selama 8 bulan saya tagih terus, tapi mereka tidak menanggapi," ungkapnya.

Setelah lama menagih tanpa hasil, akhirnya Sylvia memutuskan untuk mengajukan gugatan perdata tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Edward Dewaruci, kuasa hukum Sylvia, memohon majelis hakim untuk menyatakan Surat Pernyataan Hutang yang dibuat oleh mendiang Ari Peris sah dan mengikat menurut hukum.  “Selain itu kami juga memohon majelis hakim untuk menyatakan para tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menghukum para tergugat untuk melakukan pembayaran hutang mendiang Ari Peris kepada klien kami sebesar Rp. 2,2 milyar,” terang Edward.

Edward juga meminta kepada majelis untuk menghukum para tergugat membayar kerugian materiil dan immateriil serta menyatakan sah peletakan sita jaminan atas rumah di kawasan Wiyung.  “Kami juga meminta majelis hakim untuk menghukum para tergugat membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 10 juta per hari atas keterlambatan dalam melaksanakan pembayaran terlebih dahulu meskipun ada upaya hukum lainnya,” jelasnya. rmc

Berita Terbaru

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar mendeportasi seorang Warga Negara Jepang (WNJ) berinisial MI setelah yang bersangkutan diketahui mengalami…

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…