Tempat Wisata di Pasuruan yang Bisa Dikunjungi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan –  Jawa Timur memiliki banyak wilayah Kabupaten dan Kota yang menawarkan banyak ragam destinasi wisata. Di Kabupaten Pasuruan memiliki banyak lokasi yang bisa dikunjungi.

Bagi kalian yang berkesempatan mampir di Pasuruan berikut 5 rekomendasi tempat wisata yang wajib kalian kunjungi.

 

  1.   Kebun Raya Purwodadi

 

Mirip dengan Kebun Raya Bogor, obyek wisata pertama yang akan kita bahas di Pasuruan adalah Kebun Raya Purwodadi. Masih dengan konsep alam, tempat wisata ini sebenarnya memiliki koleksi tanaman sangat lengkap.

Sebab tempat ini merupakan sebuah observasi pertanian miliki Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang dibangun di lahan dengan luas kurang lebih 85 hektar. Bagi anda yang suka dengan alam jangan sampai anda melewatkan tempat yang satu ini.

Berada di Jalan Raya Surabaya Malang KM.65, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan. Lokasi ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB. Tiket masuk di sini hanya sebesar Rp. 10 ribu per orang.

Sesampainya di sana, anda bisa melihat bermacam koleksi tumbuhan yang ada di sana. Kebun Raya Purwodadi memiliki lebih dari 10.000 koleksi jenis tumbuhan.

 

  1.   Perkebunan Apel Khrisna

 

Apel tidak hanya dimiliki Malang saja, berada di tempat dengan tanah yang subur, Pasuruan juga dikenal memiliki banyak perkebunan dengan berbagai macam jenis tanaman, tidak jarang dari perkebunan itu juga dijadikan obyek wisata seperti Perkebunan Apel Khrisna.

Berada di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan lokasi ini buka mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Untuk menuju ke lokasi tersebut jika anda berangkat dari Pasuruan harus menempuh jarak kurang lebih sekitar 40 km.

Di sana anda akan disuguhkan pemandangan perkebunan apel nan subur dan asri di lahan seluas sekitar 1100 hektar. Anda juga bisa lho memetik buahnya secara langsung, dengan harga yang lebih murah untuk setiap kilogram buahnya.

Udara yang ada di tempat ini juga tidak perlu dipertanyakan lagi, sudah pasti sejuk dan segar,  saat masuk ke sini warga hanya di tarik biaya Rp. 10 ribu.

 

  1.   Candi Jawi

 

Berada di Jalan Raya Prigen, Jawi, Candi Wates, Kecamatan Prigen, candi yang satu ini sangat  bagus. Candi Jawi adalah sebuah obyek wisata yang sudah terkenal di Pasuruan.

Dibangun pada abad ke 13, tepatnya pada saat masa pemerintahan Kertanegara yang adalah raja terakhir di kerajaan Singasari. Buka Setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB pengunjung yang datang hanya cukup membayar Rp. 10 ribu.

Di sana anda bisa melihat keindahan peninggalan zaman kerajaan Singasari yang berbentuk candi dengan arsitektur perpaduan Hindu dan Budha. Bangunan candi ini mempunyai puncak berupa stupa yang dibangun dengan menggunakan batuan andesit.

Di sekitar area candi anda bisa juga menikmati pemandangan taman di mana biasanya dibuat tempat untuk berswafoto pengunjung yang datang ke sana.

 

  1.   Air Terjun Tundo Pitu

 

Memiliki wilayah dengan topografi pegunungan Kabupaten Pasuruan memiliki banyak wisata alam. Wisata alam air terjun yang terbaik salah satunya Tundo, Pitu yang lokasinya berada hanya beberapa meter dari jalan utama Puspo-Tosari.

Tepatnya Desa Baledono , Kecamatan Losari, Kabupaten Pasuruan, maka dari itu bagi para wisatawan yang ingin datang kesana tidak perlu menempuh perjalanan terlalu jauh.

Air terjun ini mengapa dinamakan air terjun Tundo Pitu karena air terjun ini mempunyai bentuk berlekuk-lekuk sampai tujuh tingkat. Mirip dengan Tumpak Sewu di Lumajang, bedanya di air terjun Tundo Pitu anda selain bisa melihat panorama air terjun unik.

Kalian juga bisa melihat hutan-hutan di sekelilingnya yang mempesona di mana biasanya banyak burung-burung liar berterbangan, wisatawan perlu membayar tiket masuk sebesar Rp. 15 ribu rupiah.

 

  1.   Candi Gunung Gangsir

 

Berada di dekat lingkungan industri destinasi ini saya rekomendasikan karena tersembunyi. Pun ini cukup saya sarankan bagi kalian mempunyai kesukaan terhadap bangunan yang peninggalan sejarah.

Berada di Dusun Keboncandi, Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan Candi Gunung Gangsir juga dikenal sebagai Candi Kebon. Konon nama ini dalam bahasa Jawa mempunyai arti menggali.

Mengingat katanya asal mula Candi Gunung Gangsir adalah ada seseorang yang sedang menggali gunung yang merupakan bagian dari candi untuk mengambil beberapa benda berharga di dalam candi tersebut.

Buka 24 jam, selama berada di tempat wisata ini pengunjung tidak dimintai retribusi sama sekali. 

Itulah lima tempat wisata yang wajib dikunjungi saat mampir ke Kabupaten Pasuruan. Ingat, Pasuruan juga Kota Santri, siapa tahu kalian mendapat ukhti-ukhti di sini. ris

Berita Terbaru

HONOR Bidik Pasar Smartphone Jawa, Surabaya Jadi Titik Awal Ekspansi Ritel

HONOR Bidik Pasar Smartphone Jawa, Surabaya Jadi Titik Awal Ekspansi Ritel

Kamis, 20 Agu 2026 15:33 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 15:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan pasar smartphone di Indonesia semakin mendorong produsen memperkuat penetrasi di wilayah dengan basis konsumen dan a…

Diduga Ngantuk saat Mengemudi Pickup, Kakek 64 Tahun Terjun ke Sungai Ditemukan Meninggal

Diduga Ngantuk saat Mengemudi Pickup, Kakek 64 Tahun Terjun ke Sungai Ditemukan Meninggal

Kamis, 20 Agu 2026 14:20 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Masarakat yang melintasi di jembatan Sungai di Desa Mronjo Kec.Selopuro Kab.Blitar di kejutkan adanya mobil Pickup berada di dasar…

Lindungi Generasi Muda, Dinkes Banyuwangi Perkuat Pencegahan Dini Narkoba

Lindungi Generasi Muda, Dinkes Banyuwangi Perkuat Pencegahan Dini Narkoba

Kamis, 20 Agu 2026 14:15 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna melindungi generasi muda dari ancaman kerusakan saraf otak dan gangguan kesehatan mental, Dinas Kesehatan (Dinkes)…

Jelang Maulid Nabi, Endhog-endhogan Jadi Tradisi Khas Budaya Banyuwangi

Jelang Maulid Nabi, Endhog-endhogan Jadi Tradisi Khas Budaya Banyuwangi

Kamis, 20 Agu 2026 14:13 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tradisi endhog-endhogan menjadi salah satu warisan budaya Banyuwangi yang masih…

Anggarkan Rp1 Miliar, Pemkot Batu Optimalisasikan Lapangan Olahraga per Desa

Anggarkan Rp1 Miliar, Pemkot Batu Optimalisasikan Lapangan Olahraga per Desa

Kamis, 20 Agu 2026 13:45 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai bagian dari program visi dan misi Mbatu Sae untuk memperkuat fasilitas publik di tingkat desa, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu…

Patchtastic Day 2026: Salonpas Pain Relief Patch Usung #ShareTheComfort

Patchtastic Day 2026: Salonpas Pain Relief Patch Usung #ShareTheComfort

Kamis, 20 Agu 2026 13:40 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 13:40 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta– Di tengah kehidupan modern yang bergerak serbacepat, perempuan Indonesia menjalani peran yang makin kompleks. Perempuan berperan s…