Tingkatan Kapasitas Mandiri, Pengiat Desa di Lamongan Gelar Pelatihan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati saat diwawancarai usai membuka acara pelatihan peningkatan kapasitas mandiri bagi para pendamping desa. SP/Muhajirin Kasrun
Bupati saat diwawancarai usai membuka acara pelatihan peningkatan kapasitas mandiri bagi para pendamping desa. SP/Muhajirin Kasrun

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Para pendamping desa di Lamongan terus digembleng dalam rangka peningkatan kapasitas mandiri. Kali ini melalui  Pimpinan Cabang (PC) Asosiasi Pegiat Desa Indonesia (APDI) dengan mengundang 180 peserta. Bupati Yuhronur Efendi berkesempatan membuka acara yang di gelar di Aula Gajah Mada Pemkab Lantai 7, Selasa (9/8/2022).
 
Kegiatan yang mengambil tema 'Penyelarasan Program Pembangunan Desa dan Nasional' tersebut, para peserta cukup antusias menerima materi dari para narasumber yang dihadirkan secara langsung untuk ikut meningkatkan kapasitas kemampuan peserta dalan ikut memajukan desa di Kabupaten Lamongan.
 
Peserta pelatihan saat berpose bersama bupati. SP/Muhajirin Kasrun
 
Ketua PC APDI Lamongan, Iskandar NH menyampaikan bahwa kegiatan PKM ini digelar untuk meningkatkan kinerja para pendamping, agar semakin baik dan lebih profesional dalam menjalankan tugasnya.
 
"Kegiatan ini sebagai proyek perubahan citra diri pendamping desa yang ke depan diharapkan mampu mengakselerasi seluruh kegiatannya, bukan hanya yang bersifat akademik administratif saja, namun juga betul-betul mampu mentransfer ide-idenya," ungkap Iskandar.
 
Menurut Iskandar, kegiatan yang pertama kali digelar di Lamongan ini juga lebih difokuskan pada pematangan pola fikir dan mental para pendamping, sehingga pendekatan yang dilakukan dengan para stakeholder dan masyarakat bisa berjalan maksimal.
 
"Kalau akademik semata hanya dibantu media-media seperti hp saja bisa. Tapi pola pikir dan mental teman-teman ini sangat dibutuhkan agar semakin banyak pendekatan yang dilakukan dengan tokoh masyarakat maupun kelompok-kelompok sosial di desa. Salah satu tool-nya adalah SDGs Desa," terangnya.
 
Lebih lanjut, Iskandar yang juga Koordinator Tenaga Ahli (TA) Pemberdayaan Masyarakat (PM) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Lamongan ini menyebut, ada sejumlah materi yang disampaikan dalam kegiatan ini.
 
 
Adapun materi itu di antaranya, materi pertama tentang citra diri perubahan perilaku pendamping dan kedua membaca dashbord-nya SDGs Desa.
 
"Seluruh desa itu punya admin desa dan ada E-numerator desa. Kami di kabupaten itu tidak bisa melihat desa datanya seperti apa, yang punya data itu desa. Jadi istilah kami daulat data desa, dengan jargon kami serahkan desa, desa bisa," bebernya.
 
Selain dua materi tersebut, imbuh Iskandar, juga ada materi ketiga tentang Padat Karya Tunai Desa (PKTD) berbasis pemberdayaan masyarakat berdasarkan rencana kerja yang disusun sendiri oleh desa sesuai dengan kebutuhan lokal, serta materi keempat tentang ketahanan pangan.
 
"PKTD ini bukan semata gotong royong yang bisa diganti atau dibayarkan dengan uang, tapi PKTD dengan pendekatan khusus yang dilakukan oleh Pemerintah Desa guna membantu masyarakat yang kurang mampu. Ini adalah program sendiri, namun tidak menghilangkan gotong royong. Sehingga keluarga miskin atau setengah penganggur bisa bekerja di situ. Juga bagi yang keterampilannya tidak terlalu tinggi bisa ikut program PKTD ini," jelasnya.
 
Sedangkan untuk ketahanan pangan desa, Iskandar menuturkan, hal ini disampaikan sebagai komitmen dalam mengantisipasi krisis pangan dunia.
 
"Saat ini ada alokasi 20 persen dari anggaran Dana Desa (DD) untuk sektor ketahanan pangan, seperti pertanian dan peternakan, melalui musyawarah rencana pembangunan desa, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 tahun 2021 tentang APBN," ujarnya.
 
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka acara tersebut berharap, Agara pendamping  nantinya akan meningkatkan terus kapasitas kemandirian. Sehingga apa yang digagas semakin selaras dengan program yang dilakukan Pemkab Lamongan.
 
"Pemkab Lamongan memiliki 11 program prioritas yang dikembangkan, supaya nantinya bisa bersama-sama, berkolaborasi, selaras, sehingga program yang kami kembangkan ini juga bisa terintegrasi dengan seluruh elemen masyarakat di Lamongan," ucapnya.
 
Orang nomor satu di Lamongan ini juga mengungkapkan bahwa saat ini ada 97 desa berstatus mandiri, 189 berstatus maju dan 176 desa berstatus berkembang. Menurutnya, angka ini telah melebihi target yang ditentukan.
 
Disebutkan olehnya, capaian selama ini tak lepas dari kerja keras yang dilakukan oleh para pendamping desa. Sebenarnya targetnya adalah 84 desa yang kita tetapkan di RPJMD. Rangking nasional terbanyak nomor 8. Sementara untuk pencairan dana desanya saat ini kita juga sudah tahap dua.
 
Bupati juga menyebutkan kalau Lamongan telah berhasil menyalurkan bantuan per dusun Rp35 juta. "Cita-cita kami nanti bisa naik jadi Rp100 juta per dusun. Bertahap, seperti dana desa itu kan tidak langsung Rp1 miliar, tapi mulai Rp250 juta dan terus meningkat seiring dengan kemampuan fiskal daerah," pungkasnya. jir

Berita Terbaru

Tutup Diklatda, Blegur : AMPG Ujung Tombak Golkar Jatim Gaet Gen Z di Pemilu 2029

Tutup Diklatda, Blegur : AMPG Ujung Tombak Golkar Jatim Gaet Gen Z di Pemilu 2029

Minggu, 06 Sep 2026 19:10 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 19:10 WIB

SURABAYAPAGi.COM, Surabaya – Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) diminta menjadi ujung tombak Partai Golkar dalam menjangkau pemilih muda, khususnya Generasi Z d…

Parade Kebangsaan, Gambaran Keharmonisan Antar Etnis di Lamongan

Parade Kebangsaan, Gambaran Keharmonisan Antar Etnis di Lamongan

Minggu, 06 Sep 2026 18:04 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 18:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai penutup dari serangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Lamongan, pada Sabtu (5/9/2026) di Alun-alun Kota Lamongan …

Gebyar Jalan Sehat HUT RI ke-81 di Balongdowo, Dua Unit Hadiah Sepeda Listrik Disponsori oleh UD Rahmat Jaya

Gebyar Jalan Sehat HUT RI ke-81 di Balongdowo, Dua Unit Hadiah Sepeda Listrik Disponsori oleh UD Rahmat Jaya

Minggu, 06 Sep 2026 17:52 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Kepala Desa Balongdowo, Moch. Yatim, S.A.P., memberangkatkan ribuan peserta Gebyar Jalan Sehat peringatan HUT RI ke-81, Minggu p…

Muslimat NU Sidoarjo Perkuat Trauma Healing Korban KDRT Lewat Pendekatan Makan Bergizi Gratis

Muslimat NU Sidoarjo Perkuat Trauma Healing Korban KDRT Lewat Pendekatan Makan Bergizi Gratis

Minggu, 06 Sep 2026 17:45 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Maraknya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), perundungan, serta kekerasan terhadap ibu dan anak di Kabupaten Sidoarjo …

Jelang Hari Santri, Ketua DPRD Desak Bupati Terbitkan Perbup Penyelenggaraan Pesantren

Jelang Hari Santri, Ketua DPRD Desak Bupati Terbitkan Perbup Penyelenggaraan Pesantren

Minggu, 06 Sep 2026 16:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 16:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Jelang memperingati hari santri, desakan agar bupati segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup), tentang Penyelenggaraan…

Pastikan Stok Beras Aman, Bulog dan Dinas Terkait Sidak ke Pasar

Pastikan Stok Beras Aman, Bulog dan Dinas Terkait Sidak ke Pasar

Minggu, 06 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga beras di tengah isu kenaikan harga pangan, Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama…