Arus Gelombang Laut di Pantai Selatan Kembali Meminta Korban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Team Basarnas mendatangi lokasi korban hilang di pantai Selatan. SP/Hadi Lestariono
Team Basarnas mendatangi lokasi korban hilang di pantai Selatan. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kegiatan warga masyarakat di tepian laut Pantai  Selatan yang sehari hari sebagai nelayan  tidak menyurutkan warga untuk melakukan aktivitasnya, walau gelombang tinggi dan deras, namun kenyataanya sering terjadi korban akibat derasnya gelombang Laut.

Seperti peristiwa  laka laut yang terjadi di Pantai Serang Desa  Serang Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar pada Rabu (9/8) pukul 16.45, korban yang merupakan nelayan ini terbawa gelombang laut ketika sedang mencari ikan sampai (Kamis 10/8) masih dalam pencarian.

Menurut Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK melalui Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udhiyono menjelaskan, kejadian Laka Laut orang tenggelam atau terbawa gelombang laut tepatnya di kawasan  Gemplahan yang berjarak 1Km dari bibir Pantai Serang sampai saat ini belum ditemukan.  

"Untuk korban bernama Suwarno (40) juga sebagai nelayan warga dusun/desa Serang II RT 04 RW 04 Ds Kec Panggungrejo Kab Blitar saat itu korban mancing dengan saudaranya," terang Iptu Udhiyono di ruang kerjanya.

Kejadian itu sendiri terjadi, hari Rabu tanggal 10 Agustus 2022 sekitar pukul 15.30 Wib korban dan Supadi (35) adik dari Suwarno, kakak beradik ini berangkat ke laut dengan menggunakan speedboat untuk bekerja sebagai nelayan untuk mencari ikan. Sesampainya di lokasi (TKP)  pesisir Gemplahan yang berjarak 1 km dari bibir pantai Seran, mereka berdua berhenti untuk memasang jangkar dan memasang keramba.

"Saat itu tali jangkar (sauh) terlepas dari perahunya sehingga perahu terbawa gelombang, korban berenang untuk mengejar perahu yang terbawa arus tersebut, dan akhirnya korban terbawa arus laut dan tenggelam," terang Iptu  Udhiyono. 

Iptu Udhiyono menambahkan, melihat kejadian tersebut saksi Supadi (adik korban) berusaha menolong tetapi korban sudah terlanjur tenggelam dan hilang,  kemudian saksi kembali ke darat dan memberitahukan kejadian kepada kelompok nelayan Serang, langsung kelompok nelayan melakukan pencarian, karena tidak ditemukan, akhirnya dilaporkan ke Polsek Panggungrejo dan diteruskan ke Polres Blitar. 

"Setelah Kapolsek Panggungrejo Iptu Agus Purnomo mendatangi TKP dan selanjutnya koordinasi dengan Kamladu (Keamanan Laut terpadu) dan Basarnas termasuk warga nelayan sekitar pantai melakukan upaya pencarian, sampai Kamis (10/8) ini korban belum ditemukan," pungkas Iptu Udhiyono. Les

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…