Guru Menulis Buku, Royalti Penjualan Langsung Diterima Seketika

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Format buku yang dijual adalah elektronik berbentuk PDF di aplikasi henbuk.com. SP/RES
Format buku yang dijual adalah elektronik berbentuk PDF di aplikasi henbuk.com. SP/RES

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Henbuk Marketplace menciptakan ekosistem literasi di lingkungan pendidikan Kota Surabaya, dengan mendorong guru di Surabaya untuk menulis buku dan diupload di aplikasi henbuk.com.

Nantinya, royalti dari hasil penjualannya itu akan langsung masuk ke rekening si penulis dengan seketika. Melalui cara ini, maka para guru bisa menyebarluaskan ilmunya melalui buku, dan yang paling penting juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan melalui buku yang dijual di aplikasi itu.

Format buku yang dijual adalah elektronik berbentuk PDF. Dengan format ini, tentu harganya lebih murah dibanding di toko-toko buku. Sebab, dengan cara ini tidak perlu mengeluarkan ongkos percetakan dan penjualannya tentu lebih luas.

Nantinya, Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya akan melakukan pendampingan menulis kepada para guru-guru itu. Menurut Kadispendik Surabaya Yusuf Masruh, penulisan buku ini bisa menjadi penilaian tambahan bagi guru, baik guru negeri maupun swasta.

"Bagi guru di sekolah negeri, tentu ini menjadi salah satu indikator untuk kenaikan pangkat. Termasuk juga untuk swasta bisa menjadi penilaian pribadi atau inpassing, misalnya. Semakin banyak karya yang dihasilkan, tentu nilai semakin bagus," kata Yusuf, Kamis 11 Agustus 2022.

Sementara itu, CEO Henbuk Marketplace Hendika Permana menyebut program ini sebagai agenda nasional. Bahkan, ia memastikan bahwa aplikasi ini sebagai pengejawantahan perintah Presiden melalui Kementerian Pendidikan dalam meningkatkan minat baca di Indonesia.

"Setelah kita pelajari, minat baca diawali dengan tulisan yang mengikat. Sehingga, kita akan mendorong guru dan dosen untuk menulis buku yang diminati siswa. Marketnya, seluruh Indonesia," kata Hendika.

Menurutnya, untuk bisa menjual buku di aplikasi ini, ada sejumlah proses yang harus dilalui. Pertama, buku dari penulis akan diunggah ke aplikasi oleh guru. Selanjutnya, akan ada verifikator untuk menilai konten buku tersebut sebagai bentuk kurasi.

"Ketika guru submit, kami verifikasi. Kalau kurang menarik, kami beri suggest (saran) berupa tulisan yang nanti akan disempurnakan. Paling tidak bisa menyesuaikan standar," ia menerangkan.

Setelah lolos verifikasi, selanjutnya akan dijual. Berbagai jenis genre buku bisa ditulis. Dari hasil penjualan, penulis akan mendapatkan royalti secara langsung yang masuk di aplikasi.

"Sistem royalti, 90 persen ke penulis dan 10 persen ke operator. Misalnya, harga Rp. 15 ribu. Maka Rp. 1500 akan masuk ke operator," ia menuturkan.

Dengan antusiasme yang begitu besar, pihaknya optimis para guru yang tergabung akan mencapai 400 orang. Bahkan, ia memastikan bahwa sebenarnya sudah ada sekitar 2000 buku yang telah ada dan kini masuk verifikasi.

“Dalam waktu dekat ini akan diupload dan bisa dibeli,” ia memastikan. res

 

Berita Terbaru

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI. COM, Lumajang- Kualitas Makanan Jadi Prioritas Pemkab Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG, Kualitas Makanan Jadi Prioritas Bupati Lumajang, …

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Ancaman pencurian ternak sapi dan sepeda motor menjadi perhatian Polsek Rowokangkung.  Untuk mencegah tindak kriminalitas tersebut, …

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Isu yang sempat viral di media sosial serta dibumbui narasi sepihak mengenai adanya dugaan tekanan struktural maupun arogansi o…

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …