PAD Kota Pasuruan Naik 18 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung kantor wali kota Pasuruan
Gedung kantor wali kota Pasuruan

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan – Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Pasuruan dalam APBD 2022, naik dari yang diproyeksikan. Awalnya, direncanakan Rp 831,9 miliar, kemudian naik menjadi Rp 860,3 miliar. Ada kenaikan Rp 28,4 miliar atau 3 persen.

Naiknya pendapatan daerah ini berasal dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai 18 persen. Kemudian, dari pendapatan transfer naik 1 persen. Rinciannya, besaran PAD ditetapkan Rp 155,6 miliar dan pendapatan transfer Rp 704,7 miliar.

Dari sisi belanja, total pagu anggaran belanja daerah naik Rp 4,62 miliar dari yang semula direncanakan Rp 1,056 triliun menjadi Rp 1,061 triliun. Pos belanja yang paling besar adalah belanja operasi. Sebelumnya direncanakan Rp 865 miliar menjadi Rp 885 miliar.

Sedangkan, pos belanja modal justru turun. Dari yang semula direncanakan Rp 176 miliar, menjadi Rp 164 miliar. Begitu juga dengan pos belanja tidak terduga. Semula direncanakan Rp 15 miliar menjadi Rp 11 miliar.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo saat membacakan Pengantar Nota Keuangan Perubahan APBD 2022 dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota Pasuruan, kemarin Selasa (16/8). Adi juga memaparkan sejumlah prioritas penggunaan anggaran belanja 2022.

Di antaranya, belanja operasi pemenuhan kebutuhan belanja pegawai, tunjangan perbaikan penghasilan dan premi asuransi BPJS yang ditanggung pemerintah daerah.

“Sementara penganggaran belanja hibah dan bantuan sosial berdasarkan kebutuhan riil masyarakat dan mendesak sebagai penanganan dampak pandemi Covid-19. Baik ekonomi maupun sosial, serta jaring pengaman sosial sebagai salah satu langkah dalam percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” katanya.

Tak hanya itu, penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap ternak juga dianggarkan dari pos belanja tidak terduga. Adi juga mengungkapkan estimasi sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun 2021 yang semula diproyeksikan Rp 224 miliar, ternyata terealisasi Rp 200 miliar.

“Realisasi sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran 2021 didapat pascaaudit oleh Badan Pemeriksaan Keuangan,” katanya. ris

Berita Terbaru

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Suasana di Kota Pahlawan sejak pagi hari, Senin (16/06/2026) mengalami kemacetan parah hingga mengular cukup panjang sehingga laju…

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintahan Desa (Pemdes) Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, menggelar upacara adat larung sesaji di sungai mas, Selasa…

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti respon ditemukannya ASN yang menggunakan waktu kerja untuk membuat konten di media sosial (medsos), saat ini Wali…

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini ada yang unik imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax turut mulai memicu perubahan pola…

Dampak Rupiah Melemah, Harga Obat di Bondowoso Mulai Alami Kenaikan Bertahap

Dampak Rupiah Melemah, Harga Obat di Bondowoso Mulai Alami Kenaikan Bertahap

Selasa, 16 Jun 2026 12:01 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondosowo - Melihat fenomena nilai rupiah terhadap dolar yang melemah, ternyata turut berdampak pada kenaikan harga sejumlah obat di apotek…

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Akibat fenomena gelombang tinggi di laut selatan yang mencapai sekitar 2,5 meter membuat mayoritas nelayan di kawasan pesisir…