SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli dan Pengamat Politik Rocky Gerung ternyata juga membaca sebuah akun twitter@opposite090192.
Akun ini menyebarkan 4 gambar grafik Kaisar Sambo yang sudah disukai 8.395 dan dicuit ulang sebanyak 3.900 kali. Gambar tersebut beredar lengkap dengan nomor HP para pejabat Polri dan sipil yang terlibat.
Skema ini diposting oleh akun opposite090192 pada tgl 17 Agustus 2022 jam 19:07, Hingga jam 11:15 WIB Kamis siang tadi (18/8), telah diretweet 4.418 kali, dan dikomentarj 1.410. Sementara yg ngelike 12.300.
Dalam unggahannya, akun @Opposite090192 menyebut soal Project 2024. Proyek ini bertujuan untuk menjadikan FS sebagai Kapolri di tahun 2024.
"FS bersama dengan Irjen Sowondo Nainggolan, Irjen Adi Deriyan memimpin operasi Capres Potensial, mendukung calon RI 1 dengan dana judi. TARGET: menjadikan FS sebagai KAPOLRI di 2024 sehingga Konsorsium 303 tetap berjalan, tulis grafik sebanyak empat lembar.
Dalam grafik ini ditulis beberapa nama warga Surabaya yang selama ini dikenal pejudi. Misal StevenNdut. Juga ada Crazy Rich Surabaya Tom Liwafa, lengkap dengan nomor HPnya.
Ada juga konsorsium Surabaya, PM dan YL. Ada bandar judi Batam, A, konsorsium Jabar SL, sampai konsorsium Sumut Ap. Jaringan Judi beromset Rp 1,3 Triliun.
Rizal Minta Polri Jelaskan
Rizal Ramli meminta korps Bhayangkara menjelaskan soal dugaan yang diunggah oleh akun anonim itu.
"Apa ini benar ? Polri tolong jelaskan," kata Rizal ramli.
Rizal pun meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan upaya pembersihan Polri dari oknum yang diduga terlibat Konsorsium 303.
Rizal meminta jangan sampai terjadi habis rame2, terjadi pergantian Bos Mafia doang! Perlu pembersihan total Polri," pungkasnya.
Sementara Pengamat Politik Rocky Gerung bereaksi melihat edaran grafik tersebut.
"Orang langsung percaya karena tidak ada keterangan yang bisa dipercaya, akhirnya muncul gambar, kekaisaran dan sebagainya," kata Rocky Gerung yang dikutip dari tayangan yang berjudul "Serem Beredar Grafik Lengkap Kekaisaran Dunia Gelap Ferdy Sambo' , Kamis 18 Agustus 2022.
"Itu bahayanya ketika sebuah keterangan resmi sudah tidak dipercaya lagi maka publik akan mempercaya sesuatu yang tidak resmi," tambahnya. (erk/ds/rmc)
Editor : Raditya Mohammer Khadaffi