Maja Fest 2022, Bupati Ikfina Minta Lebih Gebyar dan Semarak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Ikfina saat Konferensi Pers terkait Maja Fest 2022. SP/Dwy AS
Bupati Ikfina saat Konferensi Pers terkait Maja Fest 2022. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Mojokerto kembali menggelar Maja Fest 2022.

Event ini sebagai langkah  pemulihan ekonomi melalui kekuatan budaya, hasil bumi, pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Mojokerto.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengatakan, Kabupaten Mojokerto memiliki nilai keunikan dibanding daerah lain. Yakni dengan adanya pusat Kerajaan Majapahit yang dianggap bisa menjadi potensi luar biasa sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Maja Fest bertujuan untuk mempromosikan, mengenalkan, meramaikan budaya dan ekonomi kreatif di Kabupaten Mojokerto. Ini sebagai bentuk kegiatan yang mengkolaborasikan antara, seni budaya dan ekonomi kreatif,” ungkapnya dalam pers konferensi di Pendapa Graha Maja Tama Pemkab Mojokerto, Kamis (18/8).

Petinggi Pemkab ini berharap, event Maja Fest tahun ini pelaksanaanya lebih gebyar dan semarak dibandingkan tahun sebelumnya. Mengingat anggaran yang dikucurkan juga tak sedikit, mencapai Rp. 2 milyar.

"Di tahun keduanya harus tampil lebih spektakuler lagi. Selain itu harus bisa mengakomodir semua kepentingan dan melibatkan lebih banyak stakeholder," harapnya. 

Masih kata Ikfina, kegiatan yang berlangsung dari tanggal 23 hingga 27 Agustus 2022 ini sengaja di pusatkan di Kecamatan Trawas. Agar semua orang yang menjadi bagian dari Maja Fest bisa memanfaatkan tempat-tempat penginapan yang ada di lokasi pegunungan tersebut.

"Sehingga upaya kita untuk menjadikan Trawas dan Pacet sebagai ujung tombak pariwisata alam ini bisa semakin di kembangkan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disporabudpar Kabupaten Mojokerto, Norman Don Handito menjelaskan ada sejumlah kegiatan yang digelar dalam event tersebut.

Diantaranya, pameran wisata dan ekraf, lomba pariwisata digital, Festival makanan khas Kabupaten Mojokerto, lomba desain motif batik khas Mojokerto.

"Juga ada pemecahan rekor Muri 1000 hidangan sambel wader dalam layah dan terakhir kita gelar Mojokerto Tourism Award," jelasnya. 

Masih kata Norman, transaksi Maja Fest nanti berupa Cashless. Yakni menggunakan Qriss Bank Jatim serta koin kepeng yang merupakan mata uang zaman kerajaan majapahit.

"Yang tidak punya Qriss, bisa bertransaksi menggunakan koin kepeng yang kita sediakan di loket penukaran uang," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…

Bendera Hitam Kampung Pancasila, DPRD Surabaya: Harus Ada Indikator yang Objektif

Bendera Hitam Kampung Pancasila, DPRD Surabaya: Harus Ada Indikator yang Objektif

Senin, 14 Sep 2026 15:17 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan langkah tegas untuk mengawal keberhasilan program Kampung Pancasila. Perangkat daerah…