Paripurna DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas KUA-PPAS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan saat sidang paripurna.
Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan saat sidang paripurna.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Sidang Paripurna dengan agenda Pengesahan KUA-PPAS 2023 dan KUA-PPAS Perubahan 2022 bukti nyata dinamika hubungan antara eksekutif dan legislatif. Hal ini tampak dengan tiga kali sidang paripurna yang batal diketok.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi mulai bicara blak-blaknya terkait molornya jadwal pembahasan. Hingga kali ketiga tidak ada titik temu bukan karena persoalan hilangnya program hibah anggota dewan atau soal ada tawar menawar.

Tapi secara umum, menurutnya, ada beberapa usulan di masing masing komisi banyak yang tidak terakomodir. Baik anggota di Banggar serta banyak urusan wajib dan mendasar yang menjadi tanggung jawab pemerintahan (eksekutif dan legislatif)

“Kita sampaikan ke tim anggaran bahwa masih banyak usulan yang belum terakomodir. Contohnya bidang kesehatan, honor tenaga kesehatan, infrastruktur, blangko KIA. Kalau soal usulan lain yang tidak penting, tak terakomodir gak masalah,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini memberikan gambaran riil, seperti soal kekurangan anggaran kesehatan bagi warga miskin. Anggaran ini mencapai Rp 4,9 miliar, anggaran perawatan jalan dari APBD Induk 2022 sebesar Rp 11 miliar yang saat ini sudah habis.

Sedangkan saat ini masih banyak jalan Kabupaten Pasuruan yang rusak. Seperti halnya wilayah industri dan wisata yang sengaja dibiarkan begitu saja.

“Apa menunggu demo dari masyarakat atau viral di media dulu. Baru nanti ditangani oleh Pemkab, kan itu tidak bagus,” sindirnya.

Ketua komisi IV DPRD, Sobih Asrori menilai kekurangan anggaran Jamkesmaskin tahun 2022 sebesar Rp 4,9 miliar wajib dipenuhi oleh Pemkab Pasuruan. Dikarenakan ini menyangkut kelangsungan hidup masyarakat miskin Kabupaten Pasuruan.

“Jangan sampai ada warga miskin di Kabupaten Pasuruan yang tidak dilayani di Puskesmas. Kekurangan anggaran di bidang kesehatan akan dipenuhi tahun ini kita sudah sampaikan saat rapat banggar dan tim anggaran kemarin,” jelas politisi PKB ini.

Terpisah Ketua Fraksi Gabungan, Najib Setiawan menyatakan bahwa untuk pembahasan yang dilaksanakan Kamis (25/08) kemarin memang sudah ada titik terang. Artinya beberapa persoalan yang menjadi kendala molornya pembahasan seperti kekurangan anggaran hibah, anggaran kesehatan sudah mendapat respon.

“Pada prinsipnya orientasi yang dipikirkan oleh legislatif adalah untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Pasuruan dan ada komitmen. Dukungan dari Pemkab serta mau mendengarkan aspirasi keluhan masyarakat melalui wakil-wakilnya di DPRD,” jelasnya.

Terpisah Plt Sekda Kabupaten Pasuruan, Hasani mengatakan bahwa pembahasan KUA-PPAS dan KUPA Perubahan 2022 masih berjalan dan komunikasi dengan Banggar masih berlangsung. “Contoh untuk kekurangan anggaran kesehatan akan diupayakan,“ jawabnya singkat. ris

Berita Terbaru

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Warga Kota Mojokerto kini semakin mudah mengakses informasi publik. Pemerintah Kota Mojokerto memastikan berbagai informasi resmi…

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi komplotan pencuri kabel milik PT PLN yang meresahkan akhirnya berhasil dihentikan. Tim Satreskrim Polres Gresik menangkap lima p…

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - CJ –DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ) kota Surabaya menyoroti penentuan kategori kemiskinan berbasis desil di Kota S…

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh Polres Gresik. Salah satunya melalui inspeksi mendadak (sidak) y…

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

Selasa, 07 Apr 2026 16:08 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Usai diblokade warga akses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok Kota Kediri akhirnya dibuka setelah adanya kesepakatan antar warga…