Pemkab Pasuruan akan Normalisasi Sungai Legok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wabup Mujib Imron saat Inspeksi Sungai Legok
Wabup Mujib Imron saat Inspeksi Sungai Legok

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Setelah bertahun-tahun tak mendapatkan respon, usulan Pemerintah Kabupaten Pasuruan agar Sungai Legok di Desa Legok, Kecamatan Gempol segera dinormalisasi, akhirnya diterima.

Balai Besar Wilayah Sungai Brantas akhirnya menormalisasi Sungai Legok dan telah dilakukan sejak sebulan lalu.

Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) menegaskan, dalam beberapa tahun terakhir, sungai legok selalu meluap ketika hujan lebat. Dampaknya, banyak pemukiman warga yang terendam plus akses kendaraan di jalan raya yang ikutan macet.

"Ketika musim penghujan tiba dan intensitasnya tinggi, sungai legok selalu meluap sampai ke rumah-rumah warga, fasilitas umum hingga jalan raya. Kami tidak bisa berbuat banyak karena sungai legok ini menjadi kewenangan BBWS Brantas," kata Gus Mujib saat sidak (inspeksi mendadak) normalisasi Sungai Legok, Rabu (31/08/2022).

Dijelaskannya, normalisasi sungai legok dilakukan sepanjang 1,5 kilometer dan ditargetkan selesai dalam kurun waktu maksimal 90 hari. Dengan direalisasikannya usulan normalisasi, maka potensi overpass alias sungai meluap hingga menyebabkan banjir bisa semakin berkurang.

"Lumayan karena kalau sudah dinormalisasi maka badan sungai bisa semakin melebar dan dalam. Sehingga air tak gampang naik dan meluber sampai membanjiri perumahan atau pemukiman warga," jelasnya.

Lebih lanjut Gus Mujib berharap kepada warga untuk bisa menjaga sungai legok dengan tidak membuang sampah dan tanah ke sungai, serta kegiatan negatif lain yang dapat mengotori sungai itu sendiri.

"Kalau sudah dinormalisasi, saya berharap agar warga ikut menjaganya. Caranya bagaimana, ya jangan buang sampah ke sungai. Apalagi tanah atau bahkan benda lain yang bisa mengotori sungai," harapnya.

Tak selesai sampai di situ, Gus Mujib pun juga menghimbau kepada warga sekitar agar ikut membantu para pekerja dengan memberikan makanan, minuman secara bergiliran. Hal tersebut terbukti dapat meningkatkan semangat para pekerja untuk segera menyelesaikan pekerjaannya.

"Karena kita hidup di Indonesia yang terkenal dengan gotong royong dan saling membantu. Maka setidaknya mari kita bantu makanan atau minuman untuk pekerja yang menormalisasi sungai legok. Anggap saja shodaqoh kita," ungkapnya.

Terakhir, Gus Mujib meminta warga agar jangan sampai bangunan rumah, dapur atau kandang warga yang lokasinya dekat bantaran sungai menjorok ke tepi sungai. Hal itu dikarenakan bisa menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Saya berharap masyarakat jangan sampai bangunan rumah, dapur, kandangnya sampai menjorok karena bisa menimbulkan masalah bagi anak cucu kita, itu tidak boleh," ucapnya. ris

Berita Terbaru

Luar Biasa, Pendaftaran Perlinsos Kota Mojokerto Rangking 4 Nasional

Luar Biasa, Pendaftaran Perlinsos Kota Mojokerto Rangking 4 Nasional

Rabu, 19 Agu 2026 20:48 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 20:48 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Progres pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital di Kota Mojokerto terus menunjukkan tren positif menjelang batas …

Rayakan HUT ke-81 RI, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50?gi Pelanggan

Rayakan HUT ke-81 RI, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50?gi Pelanggan

Rabu, 19 Agu 2026 20:44 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 20:44 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) menghadirkan promo spesial t…

Mantan Juara WBO Asia Pasifik Tomy Seran Bakal Berlaga di Predalion Fight Night II Surabaya  ‎

Mantan Juara WBO Asia Pasifik Tomy Seran Bakal Berlaga di Predalion Fight Night II Surabaya  ‎

Rabu, 19 Agu 2026 18:15 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 18:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Petinju profesional asal Magetan bakal ikut berlaga di arena tinju profesional Predalion Fight Night II yang digelar di GOR Hayam W…

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar melalui Satuan Lalu Lintas melaksanakan kegiatan Police Goes to School sekaligus sosialisasi keselamatan lalu lintas…

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sekitar pukul ,10.30 warga desa Ringinanyar Kec.Ponggok Kabupaten Blitar hari Rabu 19 Agustus 2026 di kejutkan kobaran api dari…

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Sebanyak 34 orang telah mengembalikan uang terkait dugaan kelebihan pembayaran tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten…