Tolak Kenaikan BBM, Puluhan Mahasiswa Lamongan Turun Jalan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mahasiswa yang tergabung dalam HMI unjuk rasa di depan kantor DPRD Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Mahasiswa yang tergabung dalam HMI unjuk rasa di depan kantor DPRD Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lamongan, menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Kamis, (1/9/2022) di gedung DPRD setempat.

Aksi dengan membentangkan berbagai tulisan penolakan kenaikan BBM itu,  dimulai dari Lamongan Sport Center atau GOR  yang dilanjutkan dengan aksi long march menuju gedung DPRD berjarak sekitar 1 KM.

 

Di sepanjang jalan hingga gedung DPRD,  mahasiswa menyuarakan penolakannya terhadap rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM, dan meminta pemerintah untuk mencabut kebijakan kenaikan tarif dasar listrik. "Kami menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM, meminta pemerintah untuk mencabut kebijakan kenaikan tarif dasar listrik dan mendesak pemerintah untuk memberantas mafia di sektor minyak dan gas (Migas)," kata korlap aksi Helmi Tantowi Yahya dalam orasinya.

Mahasiswa juga menuntut pemerintah agar bisa memberikan subsidi kepada masyarakat dan tepat sasaran, jangan subsidi untuk rakyat digunakan sebagai ajang korupsi. Seruan untuk pemberantasan mafia migas, tandas Helmi, karena para mafia migas yang menyebabkan pemberian alokasi BBM Subsidi tidak bisa tepat sasaran dengan menimbun minyak dan gas.

"Kebijakan pemerintah seringkali merugikan masyarakat, banyak masyarakat Indonesia yang berada digaris kemiskinan. Pemberian hak kepada masyarakat Indonesia masih banyak yang timpang, banyaknya generasi muda yang belum bisa mengenyam dunia pendidikan. Indonesia saat ini juga masih dalam masa transisi pemulihan pasca pandemi kok negara malah berupaya untuk meningkatkan harga BBM dengan alih-alih sebagai wujud alokasi subsidi yang tepat," tandasnya. 

Layaknya aksi-aksi lainnya, puluhan mahasiswa ini juga membawa poster dan pamflet yang berisi tuntutan mereka. Beberapa pamflet yang dibawa mahasiswa tersebut diantaranya bertuliskan 'Gak diajak jalan sama ayang ... soalnya BBM naik, Mahar boleh naik BBM & listrik jangan, Nggak diajak ayang Healing karena BBM naik serta beragam pamflet lainnya. 

Di gedung DPRD Lamongan, puluhan mahasiswa ini ditemui ketua DPRD Lamongan Abdul Ghofur yang mengapresiasi aksi mahasiswa ini. Ghofur menyebut, pihaknya juga akan memantau langsung bagaimana kebijakan tersebut berimbas ke masyarakat. "Terima kasih atas atensi para mahasiswa HMI Lamongan dalam mengawal kebijakan Pemerintah ini, dengan adanya kegiatan aksi ini kami berharap bisa memberikan penilaian objektif bagi kebijakan yang diambil pemerintah pusat," ungkap Abdul Ghofur di hadapan para mahasiswa. 

Selain menyambut para mahasiswa, ketua DPRD Lamongan juga membacakan dan melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan mahasiswa intinya menyetujui tuntutan mahasiswa. Usai menyaksikan ketua DPRD Lamongan membubuhkan tanda tangan, peserta aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib dalam kawalan petugas keamanan yang mengawal mahasiswa sejak aksi dimulai. jir

Berita Terbaru

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Antisipasi banjir dilakukan Pemkab Sidoarjo sejak dini menjelang musim hujan. Untuk itu, Wakil Bupati Mimik Idayana memastikan p…

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Produk samping industri yang selama ini membutuhkan ruang penyimpanan dan pengelolaan justru berhasil disulap PT Petrokimia Gresik m…

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina Olahraga Perorangan B…