Takut Dimassa, Komplotan Curanmor Ceburkan Diri ke Sungai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Selain narkoba, aksi pencurian khususnya curanmor masih menjadi atensi pihak kepolisian. Pasalnya, hingga kini masih marak aksi pencurian dan laporan kehilangan kendaraan bermotor.

Menindaklanjuti hal itu, Polsek Kenjeran berhasil mengamankan 3 pelaku pencurian kendaraan bermotor dengan pemberatan, Senin (19/9). Ketiga pelaku yang berhasil diamankan diantaranya Sahrul Her (21), warga Tambak Wedi Baru Surabaya, Firman (21), warga Pecindilan Surabaya, dan Rispo Sugi (19), warga Pecindilan Surabaya.

Sementara aksi pencurian terjadi di kawasan Jatipurwo, Semampir, Surabaya pada Minggu malam (18/9/2022).

Sebelum diamankan, para pelaku sempat menceburkan diri ke sungai lantaran takut dihakimi massa usai aksi pencurian mereka ketahuan warga.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku membagi peran/tugas. “Pelaku saat melakukan pencurian dengan sangat mudah karena kunci masih menempel di motor. Awalnya pelaku Firman dan Sahrul keliling untuk mencari sasaran, setelah mendapatkan sasarannya Sahrul bagian mengawasi, sedangkan Firman bertugas untuk mengambil sepeda motor yang menjadi sasarannya,” ujar Kapolsek Kenjeran Kompol B Yudo Harsono SH.

Setelah berhasil membawa kabur motor, kedua pelaku (Firman dan Sahrul) mengajak Rispo untuk menjual motor ke daerah Madura.

Korban yang mengetahui motor miliknya raib bergegas mencari pelaku dengan dibantu warga. Beruntung upaya pencarian membuahkan hasil.

Pelaku Rispo berhasil diamankan, sementara Firman dan Sahrul menceburkan diri ke sungai karena takut dihakimi massa.

“Sekitar pukul 03.00 petugas gabungan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Polsek Kenjeran, Satpol PP dan BPDB melakukan evakuasi dan membawa pelaku ke Mapolsek Kenjeran Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Kapolsek Kenjeran Kompol B Yudo Harsono.

Kanitreskrim Polsek Kenjeran, AKP Soeryadi mengatakan bahwa tidak mudah mengevakuasi komplotan maling ini lantaran cukup lama berada di sungai. butuh waktu hampir 3 jam lebih untuk berhasil mengevakuasi komplotan maling motor tersebut. Pasalnya, selain berada di sungai, juga karena banyaknya massa yang mengepung hingga melempari batu. Anggotanya pun sempat menembakkan pistol ke udara untuk membubarkan massa yang sudah mengamuk.

"Banyak banget warga. Kejadiannya itu dari jam 23.00 WIB. Dan berhasil kami evakuasi jam 03.00 WIB. Satu kami amankan di darat, 2 lainnya kami evakuasi dari dalam sungai itu. Jadi pelakunya 3 orang," tandasnya.

Selain mengamankan para pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti diantaranya 1 unit motor Handa Vario merah Nopol, L 3124 TI dan 1 unit motor Honda Vario hitam dengan Nopol, L 6731 QS.

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan pasal 363 KUHP. Ari

Berita Terbaru

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Perkemahan Wirakarya dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kota Kediri mulai dilaksanakan. Sebanyak tiga rumah yang m…

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo tahun ini akan menuntaskan rehabilitasi sekolah rusak. Puluhan sekolah…

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pemkab Gresik terus memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menekankan aspek keberlanjutan lingkungan. B…

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait isu kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2026, Pemerintah…

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru ini memasuki musim kemarau, sejumlah petani bawang merah di Desa Sumengko, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memilih…

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai bagian dari dukungan terhadap program wajib belajar satu tahun pra sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo…