Kadiv Humas Mesem Dengar Desakan Copot Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Dalam era kebebasan berekspresi, ada ada saja usulan publik. Ada sejumlah suporter Arema, beberapa tokoh muda di Malang, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) serta PWNU Jatim yang mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mencopot Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta. Nico dianggap sebagai pimpinan polisi yang bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan.

"Kapolda (Jatim) harus minta maaf dan mundur secara sukarela atas tragedi ini," kata Ketua KontraS, Andi Irfan, Selasa (4/10/2022).

Sejumlah kesimpulan pun dibeberkan oleh Andi, mulai dari SOP penyelamatan yang tidak terjadi, penggunaan gas air mata hingga melakukan tindakan represif diluar batas.

"KontraS prihatin dan mengutuk keras yang dibilang itu SOP (oleh pihak Polri). Gas air mata tidak seharusnya digunakan dipertandingan bola. Kami menduga kuat sumber daripada jatuhnya korban, karena gas air mata," ungkapnya.

Bahkan, Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) menegaskan agar Kapolda Jatim dicopot dari jabatannya, sebagai bentuk pertanggungjawaban pimpinan atas tragedi ini.

“Kapolri wajib mencopot Kapolda Jatim dan Kapolres Malang, itu sebagai bentuk pertanggungjawaban pimpinan,” tandas Gus Salam.

Namun, desakan dari beberapa pihak direspon oleh Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, sambil mesem. Dirinya menyebut pihaknya tidak mau berandai-andai.

"Tim Investigasi yang dibentuk Kapolri, semuanya bekerja berdasarkan fakta hukum. Kita tidak berandai-andai," jelas Dedi saat konferensi pers di Mapolres Malang, Selasa (4/10/2022) petang.

Dedi menyebut, tim masih bekerja untuk menginvestigasi Tragedi Kanjuruhan. Terkait dengan mutasi maupun pencopotan, kata Dedi, hal itu menjadi kewenangan Kapolri. "Itu keputusan nanti ada di Pak Kapolri," jawab Dedi, sambil mesem.

 

Kapolda Minta Maaf

Sementara, usai desakan Kapolda Jatim untuk dicopot. Selasa (4/10/2022) kemarin, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta meminta maaf atas pengamanan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu 1 Oktober 2022 lalu.

"Saya sebagai Kapolda ikut prihatin, menyesal, sekaligus minta maaf di dalam proses pengamanan yang berjalan ada kekurangan," kata Nico dalam konferensi pers, Selasa (4/10).

Dia akan melakukan evaluasi dengan panitia pelaksana laga dan PSSI. Evaluasi ini diharapkan bisa membuat pertandingan sepakbola menjadi aman dan nyaman.

"Ke depan kami akan mengevaluasi bersama-sama dengan panitia pelaksana, kemudian PSSI, sehingga harapannya pertandingan sepakbola ke depan, pertandingan sepakbola yang aman, nyaman, dan bisa menggerakkan ekonomi," ungkapnya.

Lebih lanjut Kapolda juga menyampaikan, pihaknya telah melakukan proses koordinasi dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Malang, terkait dengan perbaikan sarana prasarana maupun kendaraan yang rusak.

"Selanjutnya kami juga akan melakukan proses penegakan hukum kepada siapa saja yang bersalah setelah proses kemanusiaan ini selesai, apa lagi untuk anggota yang bersalah, kemarin sudah diumumkan Pak Kadiv Humas dan tentunya proses ini sedang berjalan," ujarnya Kapolda Jatim usai meninjau Aremania yang sedang di rawat.

 

Jangan Salih Menyalahkan

Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak, yang hadir langsung mendampingi Kapolri Listyo Sigit, Menpora Zainuddin Amali, serta Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menemui korban dan takziyah, mengungkapkan jangan salih menyalahkan dalam peristiwa Tragedi Kanjuruhan ini.

"Saya mengajak semua elemen untuk tidak saling menyalahkan siapapun terkait kasus kerusuhan Malang , ini musibah. Mari kita mendoakan para korban yg meninggal semoga Husnul khotimah Dan korban yg msh dirawat bisa segera sembuh," kata Sahat, kepada Surabaya Pagi, Selasa (4/10/2022).

Lebih jauh politisi Golkar, penyuka olah raga ini, mengajak masyarakat mempercayakan penanganan masalah kita sepenuhnya pada Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF). "Agar ini menjadi terang benderang, dan jelas apa yang sebenarnya menjadi penyebab hingga ada korban,” pintanya.

Ia menghimbau kepada siapapun untuk menunggu hasil kerja TGPF yang dipimpin Menkopolhukam Mahfud MD bersama Menpora Zainudin Amali. "Saya yakin masyarakat Jatim mampu memberi yang terbaik untuk segera selesainya banyak pertanyaan dalam Tragedi kemanusiaan yang tak perlu terjadi lagi,” pungkasnya. ari/rko/ml/rmc

Berita Terbaru

Berperforma Tinggi, Hyundai Ioniq 5 N Dinobatkan Best Performance EV 2026

Berperforma Tinggi, Hyundai Ioniq 5 N Dinobatkan Best Performance EV 2026

Minggu, 22 Feb 2026 14:11 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Hyundai yang merupakan pabrikan terbesar asal Korea Selatan baru-baru ini menorehkan tren positif dengan berhasil meraih…

Pererat Ukhuwah dan Hubungan Bilateral, Khofifah dan Atase Arab Saudi Buka Puasa Bersama Ribuan Warga di Surabaya

Pererat Ukhuwah dan Hubungan Bilateral, Khofifah dan Atase Arab Saudi Buka Puasa Bersama Ribuan Warga di Surabaya

Minggu, 22 Feb 2026 14:08 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Syeikh Ahmad bin Izza Al H…

Usung Semangat Kebersamaan & Keberkahan, Bank Jatim Hadirkan Ragam Promo Spesial Ramadan

Usung Semangat Kebersamaan & Keberkahan, Bank Jatim Hadirkan Ragam Promo Spesial Ramadan

Minggu, 22 Feb 2026 13:58 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 13:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Selama bulan suci Ramadan 1447 H, Bank Jatim menghadirkan berbagai program dan promo spesial bagi para nasabah setia. Dengan m…

Pastikan Aspek Keamanan Pangan, Pemkot Malang Akan Uji Sampel Takjil Selama Ramadhan

Pastikan Aspek Keamanan Pangan, Pemkot Malang Akan Uji Sampel Takjil Selama Ramadhan

Minggu, 22 Feb 2026 12:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Untuk memastikan aspek keamanan pangan saat dikonsumsi oleh masyarakat selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan…

Tahun 2026, Pemkab Situbondo Targetkan Angka Kemiskinan Turun 10 Persen

Tahun 2026, Pemkab Situbondo Targetkan Angka Kemiskinan Turun 10 Persen

Minggu, 22 Feb 2026 12:03 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Pada Tahun 2026 kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, berkomitmen bakal menekan angka kemiskinan di wilayahnya…

Rumah Warga di Situbondo Kebanjiran Gegara Luapan Sungai Lubawang

Rumah Warga di Situbondo Kebanjiran Gegara Luapan Sungai Lubawang

Minggu, 22 Feb 2026 11:57 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Warga di di Desa/ Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mengeluhkan kondisi banjir yang melanda kawasan tersebut…