Ditangkap Polisi, Pengedar Sabu 'Mewek'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Seorang pengedar narkoba berinisial AA (46) warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, menangis dan ketakutan saat diamankan jajaran Satresnarkoba Polres setempat usai mengeledah rumahya.

Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan, saat petugas mendatangi rumah pelaku, AA menangis dan mengelak telah mengedarkan sabu. Tak hanya itu, pelaku juga membawa-bawa nama bapaknya yang telah meninggal dunia.

Beberapa saat kemudian, ia mengakui bahwa telah beraksi mengedarkan sabu sejak lama.

“Iya, saat petugas melakukan penangkapan, pelaku menangis pada petugas. Tapi akhirnya mengaku bahwa ia melakukan perbuatan terlarang tersebut,” terangnya, Selasa (11/10/2022).

Wiwit mengatakan, selain menangis pelaku juga menyembunyikan barang bukti sabu di bawah kasurnya. Setelah melakukan penggeledahan, petugas berhasil mendapatkan sabu puluhan gram yang sudah di kemas ulang dalam klip kecil sebanyak 55 buah.

“Dari hasil penggeledahan itu polisi menemukan 55 klip kecil sabu dengan total seberat 24,14 gram. Petugas langsung membawa pelaku dan barang bukti tersebut ke Mapolres Bangkalan untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Puluhan gram sabu itu diakui pelaku didapat dari seorang rekannya berinisial A. Saat ini, A telah dikantongi identitasnya serta ditetapkan sebagai DPO dan dalam pengejaran petugas.

Selain itu, pelaku juga mengaku telah menggeluti bisnis haram tersebut sejak lama. Bahkan, dilakukan secara turun temurun sejak ayahnya masih hidup.

“Ternyata dulu ayahnya juga seorang pengedar lalu ia meninggal dan diteruskan oleh anaknya yakni AA,” pungkasnya.

Tersangka AA dijerat Pasal 114 Subsider Pasal 112 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Berita Terbaru

Dua Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Kota Madiun  Diboyong KPK ke Jakarta

Dua Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Kota Madiun  Diboyong KPK ke Jakarta

Rabu, 04 Feb 2026 16:10 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 16:10 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Dua unit mobil mewah milik Ketua PBSI Kota Madiun, Rahma Noviarini,diboyong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta. Mitsubishi P…

SatLantas Polres Blitar Kota, Gelar Ramp Check di Terminal Patria dan PIPP

SatLantas Polres Blitar Kota, Gelar Ramp Check di Terminal Patria dan PIPP

Rabu, 04 Feb 2026 15:37 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Demi keselamatan perjalanan angkutan umum, kususnya Bus dalam rangka jelang liburan Puasa dan Lebaran, bertepatan dengan pelaksanaan…

Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak

Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak

Rabu, 04 Feb 2026 15:32 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo -  Pemerintah Desa (Pemdes) Klurak Kecamatan Candi menggelar pelantikan perangkat desa baru, Rabu ( 4 Februari 2026 ) di Pendopo …

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Ruang publik di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun, berubah semrawut. Trotoar yang semestinya menjadi h…

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan SPSI (FSP KEP SPSI) Jawa Timur menekankan pentingnya hubungan industrial yang …

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto terpilih sebagai salah satu daerah pilot project Digitalisasi Bantuan Sosial. Secara nasional, terdapat 41 daerah…