Wali Kota Batu Ingin Pekerjakan Pembasmi Tikus dan Kecoa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Batu - Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko ingin ada petugas pembasmi tikus dan kecoa di Pasar Induk Among Tani.

Dewanti mendapatkan inspirasi mempekerjakan orang seperti itu setelah ia mengetahui adanya Pasar Induk Among Tani di Pasar Indah Kapuk (PIK), DKI Jakarta.

Katanya, petugas pembasmi tikus dan kecoa di PIK berperan penting terhadap kebersihan dan kondisi barang dagangan pedagang. Dewanti nampaknya cukup terkesima dengan manajemen pengelolaan di PIK.

"Jadi ada target harus menangkap tikus atau kecoa berapa. Kalau tidak sesuai target, nanti ada potongan honorariumnya," ujar Dewanti, Selasa (12/10/2022). 

PIK dikelola oleh pihak swasta. Menurut Dewanti, pengelolaan di PIK sangat baik, bahkan kamar kecil yang berada di pasar tersebut tidak kalah dengan kondisi kamar kecil di Balaikota Among Tani.

Manajemen Pasar Induk Among Tani nantipun diharapkan seperti di PIK. Dewanti cukup yakin bahwa apa yang ada di PIK bisa dikerjakan di Pasar Induk Among Tani.

"Mereka saja bisa, masak kita tidak bisa?" ungkapnya.

"PIK ini dikelola swasta, tapi meski dikelola swasta manajemennya bagus. Sehingga nanti Pasar Induk Among Tani saya harapkan bisa lebih baik dari itu," paparnya.

Pasar Induk Among Tani sedang dalam proses pembangunan. Informasi yang disampaikan Dewanti menyebutkan, pemerintah pusat menghendaki agar progres pembangunan hingga akhir tahun ini mencapai 85 persen.

"Pada November ini, saya sudah perintahkan kepala dinas terkait untuk mulai mengatur pembagian tempat," kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Pencapaian pembangunan Pasar Induk Among Tani disebut Dewanti sebagai sebuah hasil kerja keras semua pihak.

Upaya untuk memperbaiki pasar telah lama diinginkan dan akhirnya bisa terealisasi justru ketika pandemi melanda seluruh dunia. 

Dewanti akan mengakhiri masa jabatan sebagai wali kota pada Desember 2022.

Ia menyatakan bangga bisa meletakan batu pertama pembangunan, meskipun kemungkinan besar tidak bisa meresmikan. Pasalnya, pasar akan rampung dikerjakan pada 2023. 

Berita Terbaru

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…