3 Orang Bobol Uang Nasabah BNI Rp 838 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tiga saksi dihadirkan JPU, saksiTintus Afandi staf bank BNI, saksi SubhanFauzi bagian devisi teknologi MBanking, dan saksi Sawiyah, nasabah bank BNI.
Tiga saksi dihadirkan JPU, saksiTintus Afandi staf bank BNI, saksi SubhanFauzi bagian devisi teknologi MBanking, dan saksi Sawiyah, nasabah bank BNI.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sidang perkara pidana pembobolan rekening nasabah Bank BNI, digelar diruang Garuda 2 PN.Aurabaya, dipimpin ketua majelis Suparno, Rabu (12/10/2022).

Modus yang dilakukan yakni dengan cara memindahkan uang nasabah Bank BNI ditransfer melalui m-Banking ke rekening bank lain, dengan para terdakwa Maulana Arifin, M Husni Mubaroq bersama-sama dengan Terdakwa Riki Fernandes, Haris Azhar dan Adi Ramadan (dalam berkas terpisah).

Jaksa penuntut umum (JPU) Diah Ratri Hapsari, menghadirkan tiga orang saksi yakni, Tintus Afandi (36) staf bank BNI, saksi Subhan Fauzi (43) bagian devisi teknologi MBanking, dan saksi Sawiyah(47) nasabah bank BNI.

Saksi Tintus Afandi mengatakan, bahwa kejadian itu waktu mulai bulan Maret sampai Mei 2022. Ada laporan dari nasabah BNI sebanyak 26 nasabah yang uangnya di transfer ke bank lain. Sehingga untuk kerugian untuk 26 nasabah sebesar 838 juta di Surabaya.

"Iya waktu itu ada pemindahan rekening BNI ke rekening bank lain, untuk kerugian nasabah sudah di ganti, Yang Mulia,"kata Tintus.

Hal yang sama juga disampaikan Subhan Fauzi menyatakan, ada 26 nasabah yang berpindah rekening ke bank lain.

Sementara dari nasabah BNI, Sarwiyah menjelaskan untuk rekeningnya yang hilang sebesar 8 juta. "Sebesar 8 juta Yang Mulia,"ucapnya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Diah Ratri Hapsari dalam dakwaannya terdakwa Maulana Arifin bersama-sama dengan M. Husni Mubaroq pada bulan Maret Tahun 2022 hingga bulan Juli Tahun 2022 bertempat di Hotel Louis Kienne Pandanaran Kota Semarang.

Kemudian terdakwa meretas Aplikasi Mobile Banking Bank BNI dengan menggunakan 1 buah handphone Samsung Note 10 miliknya dan 1 buah laptop merk Asus milik terdakwa.

Selanjutnya terdakwa mendownload aplikasi di Play Store dengan versi 4.5 setelah itu dibongkar dengan menggunakan aplikasi Android Jadx untuk mendapatkan Algoritma Android mendapatkan file config URL.JS yang berisi data konfigurasi key beserta modulus.

Terdakwa mendiskrit dengan menggunakan aplikasi charles de booging. Kemudian untuk mendapatkan aplikasi android decompiler lalu mendapatkan source-code. Sehingga file config URL.JS tadi dapat terlihat user name, password dan pin.

Akibat perbuatan terdakwa bersama-dengan komplotannya, dalam mengakses komputer dan sistem elektronik milik orang lain dengan cara meretas Mobile Banking Bank BNI mengakibatkan kerugian sebesar kurang lebih Rp 838 juta.

Para terdakwa dijerat dengan dalam Pasal 46 ayat (1) Jo Pasal 30 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP," kata Diah.

Sementara Ketua Majelis Hakim Suparno menjelaskan untuk sidang lanjutan dengan sidang offline. "Untuk sidang berikutnya offline nanti saya buatkan surat penetapan, karena sidang online selalu terhalang sinyal dan memakan waktu saat pemanggilan terdakwa di rutan, waktu habis hanya manggil- manggil saja, kalau sidang pidana baru mulai jam 2 siang, mau sampai jam berapa sidang hari ini selasai di PN.Surabaya," kata Suparno dengan nada keras. bd

Berita Terbaru

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Upaya Pemerintah Kota Kediri dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Kota Kediri…

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen untuk memperkuat edukasi keimigrasian kepada masyarakat kali ini bertempat di wilayah Kec.Pomggok…

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI com, Sidoarjo – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Lingkungan Hidup b…

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Lailatul Qodriyah, menyoroti kembali terjadinya banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. I…