Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-753

Pemkab Sumenep Gelar Pameran Keris

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sumenep Achmad Fauzi SH, MH bersama Hasto Kristiyanto, selaku Senopati Nusantara, dan (Sekjen PDIP) saat meninjau pameran Keris di Depan Museum Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Bupati Sumenep Achmad Fauzi SH, MH bersama Hasto Kristiyanto, selaku Senopati Nusantara, dan (Sekjen PDIP) saat meninjau pameran Keris di Depan Museum Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Pameran Keris dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-753 dengan mengangkat tema "Keris Sumenep Merajut Kebhinekaan Nusantara".

Pameran keris tersebut bertempat di depan Labeng Mesem Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, terhitung dari tanggal 14 Oktober sampai 16 Oktober 2022

Pameran keris dibuka langsung oleh Hasto Kristiyanto  selaku senopati pusat Nusantara, dan Sekjen PDIP. Dalam kegiatan tersebut menampilkan 12 keris nusantara dan 69 keris Sumenep,

Dalam sambutannya, Hasto Kristiyanto, menyambut baik kepada para pengrajin keris di kab. Sumenep, untuk terus berkreasi dan berinovatif untuk menjadikan budaya keris sebagai budaya nasional bahkan dunia.

"Ayo kita berkreasi dan menjadikan budaya keris, sebagai budaya nasional yang mendunia, tentu dengan cara kita menggelar pameran-pameran semacam ini," ujarnya.

Budaya Keris akan menjadi kebudayaan nasional, apabila pengrajin keris terus berinovatif untuk menjaga dan merawat tradisi leluhurnya.

Sementara, Bupati Sumenep Ahmad Fauzi SH, MH mengatakan, digelarnya pameran  keris ini untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya keris sebagai pusaka asli Indonesia dan menjadikan Kabupaten Sumenep sebagai kota keris di Indonesia.

 

Selain itu juga, budaya keris sebagai pendongkrak ekonomi kreatif bagi pelaku usaha maupun penggemar keris atau benda pusaka lainnya.

Dikatakan bupati, bahwa pada tahun 2005  lalu, keris ini bagian dari republik, sebagai warisan budaya. Makanya pemerintah akan terus melakukan langkah-langkah kedepan agar keris di Kab. Sumenep bisa diterima oleh masyarakat banyak khususnya di Kabupaten Sumenep.

“Pada tahun 2014 kita pernah mengadakan acara deklarasi keris tepatnya di Pandian Sumenep. Malah saat itu banyak orang-orang bertanya kenapa harus di Pandian?”

"Kami ini punya warisan dari para nenek moyang yang perlu di lestarikan, yang penting tidak bertuhan kepada keris sumenep tapi ini harus dilestarikan," ujarnya

Dan ketika dideklarasikan, pada tahun 2014 pada tahun 2015, kita mendapatkan pengakuan UNESCO bahwa Sumenep ini menjadi pengrajin keris terbanyak di dunia.

Bupati menjelaskan, pemerintah Sumenep, pada tahun 2018  mendeklarasikan Desa Aeng Tong Tong sebagai desa keris, karena disana paling banyak pengrajin keris di Aeng Tong Tong.

Sehingga ketika ada acara-acara itu diletakkan di Aeng Tong Tong, para wisatawan banyak berdatangan ke Kabupaten Sumenep untuk mencari tahu keberadaan keris-keris peninggalan nenek moyangnya, tersebut.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Sumenep Mohammad Iksan, ST. mengatakan, ada 20 rangkaian event yang akan digelar dalam rangka Hari Jadi Sumenep ke-753 tahun 2022.

“Peringatan hari jadi kali ini kami konsep dengan event ‘Sumenep Culture Festival’ dengan mengangkat tema yang bertajuk “Harmoni Bumi Sumekar,” kata Mohammad Iksan kepada Media.

Pihaknya menguraikan, giat ‘Harmoni Bumi Sumekar’ Pemkab Sumenep sesuai agenda akan menyiapkan berbagai pertunjukan seni budaya. 

Menurutnya, pada bulan Oktober ini akan full dengan pagelaran kesenian dan kebudayaan dengan beraneka ragam pertunjukan serta penampilan.

Oleh sebab itu, mantan Kepala Dinsos itu mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Sumenep untuk ikut serta memeriahkan dan menyaksikan rangkaian event dan pagelaran Hari Jadi Sumenep ke-753. 

Menurut Iksan, peserta pameran keris ini diikuti sebanyak 150 peserta yang berasal dari Kabupaten Sumenep dan luar kabupaten diantaranya Malang, Surabaya, Jogja, Solo dan Jakarta. AR

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…