KPU Terima 277 Juta Data Kependudukan dari Kemendargi dan Kemenlu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua KPU Hasyim Asy'ari.
Ketua KPU Hasyim Asy'ari.

i

SURABAYAPAGI, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menerima data kependudukan dengan total 277 juta lebih dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendargi) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). KPU akan menggunakan data tersebut untuk pemetaan daerah pemilihan (dapil) Pemilu 2024. 

Data tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo, serta Dirjen Protokol dan Konsuler Kemenlu Andy Rachmianto kepada Ketua KPU Hasyim Asy'ari. Acara penyerahan data itu digelar di kantor KPU, Jakarta, Jumat (14/9/2022). 

Hasyim menjelaskan, pihaknya menerima Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) dari Kemendagri dan data jumlah warga negara Indonesia di luar negeri dari Kemenlu. Khusus DAK2, KPU akan menggunakannya untuk menyusun dan menata dapil anggota DPRD kabupaten/kota. 

"Kita jadikan basis itu misalnya, kalau penduduk di sebuah kabupaten jumlahnya sekian, maka alokasi kursi DPRD-nya sekian," kata Hasyim. 

Proses penyusunan dapil DPRD ini, kata dia, akan berlangsung mulai Oktober 2022 ini hingga Februari 2023. Hasyim menegaskan, pihaknya hanya menggunakan DAK2 untuk menyusun dapil DPRD. Sebab, UU Pemilu memang hanya memberikan KPU wewenang menyusun dapil DPRD. 

Hasyim menambahkan, Kemendargi dan Kemenlu baru akan menyerahkan data Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) kepada KPU pada Desember mendatang. Data ini bakal digunakan oleh KPU sebagai salah satu sumber penyusunan dan pemutakhiran daftar pemilih untuk Pemilu 2024. 

Terkait rincian data yang diserahkan hari ini, Wamendagri Wempi mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan DAK2 dengan jumlah 275.361.267 jiwa. Terdiri atas 138.999.996 laki-laki dan 136.361.231 perempuan. Data ini merupakan hasil pembaharuan pada semester I tahun 2023. "Data tersebut dari 34 provinsi dan ditambah 3 provinsi baru di Papua, yakni Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan," kata Wempi. 

Berita Terbaru

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…