1.694 Hektare Lahan Pertanian Jatim Terendam Banjir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bencana banjir yang melanda sejulah daerah karena curah hujan di Jatim berada pada angka yang terbilang ekstra tinggi hingga menggenangi lahan pertanian. SP/JATI
Bencana banjir yang melanda sejulah daerah karena curah hujan di Jatim berada pada angka yang terbilang ekstra tinggi hingga menggenangi lahan pertanian. SP/JATI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Bencana banjir yang menggenangi sejumlah daerah di Jawa Timur menggenangi 1.694, hektare lahan pertanian. Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Hadi Sulistyo menuturkan 29,92 hektare diantaranya gagal panen atau puso.

Ia menjelaskan, untuk tanaman padi yang terdampak banjir seluas 334,20 hektare, dimana 9 hektare di antaranya mengalami gagal panen.

"Rinciannya Kabupaten Pacitan 29,20 hektare, Kabupaten Blitar 30 hektare, Kabupaten Trenggalek 30 hektare dan Kabupaten Lumajang 245 hektare. Sedangkan untuk tanah longsor berdampak pada tanaman padi 0,02 hektare di Kabupaten Pacitan," ujarnya, Rabu (19/10).

Hadi melanjutkan, untuk komoditas jagung, lahan yang terdampak banjir seluas 991,90 hektare dan mengalami gagal panen 0,9 hektare. Paling luas berada di Kabupaten Blitar dengan 644 hektare. Kemudian Kabupaten Trenggalek 342 hektare, Kabupaten Kediri 5 hektare, dan Kabupaten Pacitan 0,9 hektare.

Selanjutnya, untuk komoditas kedelai, luas lahan yang terdampak banjir seluas 158 hektare dan mengalami gagal panen 20 hektare. Lahan tanam kedelai yang terdampak banjir tersebut berada di Kabupaten Trenggalek. "Ada komoditas kacang tanah juga yang terdampak di Trenggalek seluas 110 hektare. Komoditas cabai juga hanya di Trenggalek seluas 110 hektare," kata Hadi.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan, bencana banjir yang melanda sejulah daerah karena curah hujan di Jatim berada pada angka yang terbilang ekstra tinggi. Curah hujannya di Jatim, kata Emil, berada di atas 100 hingga 300. Emil pun mengingatkan masyarakat yang ada di Jawa Timur bagian selatan untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Dan memang kawasan selatan (Jatim) untuk dua pekan ke depan harus berhati-hati. Kita dalam hal ini fokusnya adalah action tanggap darurat di lapangan,” kata Emil.

Emil mewanti-wanti warga Kabupaten Trenggalek yang memiliki rumah di bawah tebing, khususnya bagi Lansia, anak balita, dan ibu hamil yang sulit untuk mobilisasi agar mengungsi di tempat yang lebih aman. Dalam beberapa hari terakhir, memang sejumlah kawasan di Kabupaten Trenggalek dilanda banjir dengan ketinggian mencapai 1,5 meter.

“Karena pengalaman di Trenggalek bahwa kita mesti berani meminta warga untuk pindah ke tempat yang lebih aman. Rumah yang ada di bawah tebing, untuk sementara waktu mohon kepada pemilik rumah sebaiknya di tempat lain dulu,” ujarnya.

Pemerintah Kota Surabaya turut membuka 'Posko Bangga Surabaya Peduli' untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam di Jatim. Plt Kepala BPBD Kota Surabaya, Hidayat Syah mengatakan, jam operasional 'Posko Bangga Surabaya Peduli' di buka pada pukul 07.30-17.00 WIB.

“Semua yang bisa digunakan, untuk popok bayi dan pembalut haruslah yang baru. Sedangkan untuk pakaian, jangan yang robek tetapi yang bisa digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan di sana. Serta, oba-obatan tidak kedaluwarsa,” kata Hidayat.

 

Berita Terbaru

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, mengungkap adanya perintah dari Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, untuk memberikan p…

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Komisi A DPRD Jawa Timur meminta program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita dengan anggaran Rp4,5 miliar tidak c…

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas bermain, bergerak, dan …

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…