Psikiater: Masyarakat Perlu Terlibat Aktif Penanganan ODGJ

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Seluruh anggota masyarakat perlu terlibat aktif dalam penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), mulai dari depresi hingga skizofrenia, dengan memberikan dukungan sosial.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2018, banyak masyarakat Indonesia yang mengalami gangguan jiwa dan tidak menjalani pengobatan rutin.

"Kalau kita hanya mengandalkan tenaga medis untuk menangani itu, maka tidak akan bisa maksimal," kata Dokter spesialis kejiwaan (psikiater) dr Ida Rochmawati, M.Sc., Sp.KJ(K).

Pada kasus skizofrenia misalnya, hanya 84,9 persen pasien yang menjalani pengobatan dan 51,1 persen di antaranya tidak minum obat secara rutin. Sedangkan pada kasus depresi, hanya 9 persen pasien yang menjalani pengobatan medis.

Menurut Ida, penanganan gangguan jiwa menjadi tidak maksimal sebab pasien biasanya tidak menyadari bahwa dia mengalami masalah. Selain itu, banyak stigma negatif mengenai gangguan jiwa yang beredar di tengah masyarakat, seperti anggapan bahwa ODGJ adalah orang yang hanya mencari perhatian dan kurang iman.

"Padahal gangguan jiwa itu ada faktor medis. Jadi kalau mereka mengalami gangguan jiwa, tidak bisa menghakimi mereka," ujarIda yang kini berpraktik di RSUD Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta itu.

Ia melanjutkan bahwa akibat stigma tersebut, pasien pun akhirnya lebih memilih untuk meminta bantuan ke layanan non medis daripada medis. Untuk itu, menurut dia, seluruh anggota masyarakat termasuk keluarga perlu meningkatkan pemahaman bahwa gangguan jiwa merupakan masalah medis sehingga pasien perlu berobat ke dokter. 

Selain itu, perlu juga untuk memberikan dukungan sosial dengan tidak menghakimi pasien. "Diharapkan keluarga ikut terlibat (memberikan dukungan sosial), tidak menghakimi, tidak menyalahkan, tidak menjelek-jelekkan, karena apa yang dirasakan oleh orang-orang dengan gangguan jiwa itu adalah nyata," ujar Ida.

"Intinya, kita perlu meningkatkan kesadaran dari para pasien dan meningkatkan pemahaman dari keluarga. Jadi kita harap dengan keterlibatan masyarakat, maka kita semua dapat meningkatkan derajat hidup orang-orang dengan gangguan jiwa," katanya.hlt/odj

Berita Terbaru

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak memperingati satu tahun masa kepemimpinan m…

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Raja Charles Pastikan Kerajaan Inggris Dukung Pengusutan Kasus Andrew    SURABAYAPAGI.COM, London - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara t…

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Libatkan Polwan Aipda Dianita Agustina      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bareskrim Polri ungkap Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, dalam kasus na…

Ekosistem Layanan Terintegrasi, KAI Wisata Catat Tren Positif Kunjungan Selama Libur Imlek 2026

Ekosistem Layanan Terintegrasi, KAI Wisata Catat Tren Positif Kunjungan Selama Libur Imlek 2026

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) mencatat capaian positif selama momentum libur panjang Imlek pada 13–17 Februari 2026 dengan tot…

Layanan Kesehatan adalah Hak Konstitusional Setiap Warga Negara

Layanan Kesehatan adalah Hak Konstitusional Setiap Warga Negara

Jumat, 20 Feb 2026 20:30 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, mengingatkan Direksi BPJS Kesehatan harus memastikan…

Airlangga Umumkan Kesepakatan Dagang antara Prabowo dan Trump

Airlangga Umumkan Kesepakatan Dagang antara Prabowo dan Trump

Jumat, 20 Feb 2026 20:28 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menandatangani kesepakatan dagang terkait…