Dinkes Pasuruan: Orang Tua Tak Gunakan Obat Sirup untuk Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor dinas kesehatan kabupaten Pasuruan
Kantor dinas kesehatan kabupaten Pasuruan

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan menghimbau masyarakat agar menunda dulu penggunaan obat-obatan dalam bentuk sirup atau cair sebagai antisipasi terhadap risiko munculnya penyakit gagal ginjal akut pada anak (GGA).

Himbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah saat ditanyai seputar kasus GGA yang terjadi di masyarakat.

Menurutnya, himbauan tersebut sesuai dengan surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Nomor: SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak.

Dalam surat edaran itu, disebutkan pada point 7 dan 8 bahwa tenaga kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan untuk sementara tidak meresepkan obat-obatan dalam bentuk sediaan cair/sirup, sampai dilakukan pengumuman resmi dari Pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Karena sudah ada SE Kemenkes, jadi kami menghimbau para orang tua agar mempending dulu pembelian obat-obatan dalam bentuk sirup atau cair khusus untuk anak," kata Ani, Senin  (24/10/2022).

Dijelaskannya, obat-obatan cair/sirup yang diduga menjadi penyebab penyakit gagal ginjal akut pada anak mengandung zat berbahaya etilen glikol dan dietelin glikol.

"Kalau dilihat dari Surat Edaran , untuk sementara tidak memakai regimen tersebut. Ini langkah kehati-hatian kita bersama," singkatnya.

Lantaran bahayanya kandungan zat yang ada dalam obat sirup, Ani meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap risiko kemunculan penyakit tersebut.

"Kita memberikan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat termasuk beberapa Faskes untuk supaya tidak menggunakan (obat-obatan dalam bentuk sediaan cair/sirup) sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan," tegasnya.

Sementara itu, saat ditanya seputar kasus yang menimpa balita bernama Muhammad Ali Subadar Hidayatullah (1), putra kedua dari pasangan Muhammad Sufian Sauri (30) dan Nur Amala (27), warga Desa Kebonrejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Ani menjelaskan bahwa pasien sudah ditangani secara maksimal hingga diusahakan sampai rujukan rumah sakit tertinggi.

"Balita yang dari Kecamatan Grati sudah ditangani sampai dirujuk ke rumah sakit tertinggi. Yakni di RSUD dr Soetomo Surabaya," singkatnya.

Lebih lanjut Ani menegaskan bahwa pihaknya sudah menyampaikan ke jajaran terkait antisipasi jika ada gejala GGA, agar secepatnya dirujuk ke rumah sakit.

Tak hanya itu saja, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi ke masyarakat bahwa jikalau ada balita sakit, maka segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat seperti puskesmas, klinik kesehatan, atau dokter dengan praktik mandiri.

"Bukan malah diobati sendiri. Tapi dibawa ke dokter sesegera mungkin," harapnya. ris

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …