Kadinsos Sumenep, Evaluasi Kinerja Kedinasan Terkait Perlindungan Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Sosial Kab. Sumenep, Drs. Achmad Zulkarnain MH diruang kerjanya. SP/Ainur Rahman
Kepala Dinas Sosial Kab. Sumenep, Drs. Achmad Zulkarnain MH diruang kerjanya. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kepala Dinas Sosial Kab. Sumenep,  Drs. Ahmad Zulkarnain MH, sangat mengapresiasi kegiatan bidang perlindungan anak (PA) yang telah menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak di kab. Sumenep.

Menurutnya, Dinas Sosial telah melakukan program kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak dengan tujuan agar masyarakat sadar betapa pentingnya memiliki anak dan merawat keturunan.

Salah satu kegiatan sosialisasi, sambungnya, merupakan program kerja dinas sosial dalam melakukan pencegahan kekerasan terhadap anak, dan hal ini difokuskan kepada lokasi yang rawan anak.

"Kegiatan sosialisasi itu di gelar di empat desa diantaranya, Desa Poja Kec. Gapura, Tanahmerah Kec. Saronggi, terus Desa Marengan Laok Kec. Kalianget dan Pabian Kec. Kota," katanya kepada Surabaya pagi, kemarin.

Kadis Sosial berharap, setelah dilakukan sosialisasi kegiatan, setidaknya  masyarakat terutama kedua orang tua tahu tentang pentingnya mendidik anak dan melindungi anak.

“Dunia semakin maju seiring dengan perkembangan zaman, dan hal ini juga memicu semakin banyaknya timbul berbagai kekerasan, seperti  kekerasan kepada anak,” tegasnya.

Oleh karena itu diperlukan suatu kerjasama antar semua pihak baik lembaga sosial, para tokoh masyarakat, para pendidik dan stakeholder

Disinggung dengan keterbatasan dana anggaran pelaksanaan sosialisasi kegiatan pencegahan kekerasan terhadap anak, Kadinsos Sumenep, mengaku sudah menyesuaikan dengan regulasi anggaran.

"Kita adalah pelaksana kegiatan, termasuk pengguna anggaran dari beberapa program, karena memang ada anggarannya, jadi kita melaksanakannya sesuai dengan anggaran yang ada," jelasnya.

Keterbatasan anggaran, kata dia, jangan dijadikan penghambat untuk suatu kegiatan sosial, tetaplah berbuat sesuaikan dengan paku anggaran yang ada.

"Untuk setiap kegiatan kita hanya mengusulkan program kerja,  masalah disetujui atau tidak, itu tergantung kebijakan, hanya sebagai pengguna anggaran harus menggunakannya sesuai dengan fakta yang ada," ujarnya. 

Jadi untuk kedepan, dinas sosial akan memprioritaskan program-program untuk kemasyarakatan termasuk perlindungan anak, oleh karenanya kerjasama akan terus dibangun dengan media online dan cetak sebagai promosi dan publikasi kegiatan.

"Kita tetap menjalin kemitraan dengan media online dan cetak sebagai media publikasi dan informasi, tujuannya agar terserap setiap kegiatan dan program yang ada di dinas sosial, selain sebagai control sosial dari kegiatan dan program kerja," pungkasnya.

“Jadi, kita terus bersinergi dengan banyak orang dan terus mensosialisasikan program kedinasan, terutama yang menyangkut masyarakat sosial,” imbuhnya. AR

Berita Terbaru

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…