Nikita Mirzani Mogok Makan dan Susah BAB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Biasa hidup enak dan mewah, suasana Rutan Serang, Banten,  memaksa Nikita Mirzani beradaptasi dengan segala keterbatasan. Ter-update, Nikita Mirzani dikabarkan mogok makan hingga sulit buang air besar (BAB).

Hal itu diungkap oleh manajer Nikita Mirzani, Dea Hanifah saat mendatangi Rutan Serang. Dea mengatakan bahwa Nikita Mirzani tak mau makan selama di dalam rutan. Bahkan akibat tak mau makan tersebut Nikita disebut-sebut mengalami sembelit.

"Dia lagi nggak mau makan, lagi susah makan karena dia susah pup," kata Dea Hanifah, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (27/10/2022). Sebenarnya kata Dea Hanifah, masalah sembelit Nikita Mirzani tidak hanya dialami saat ditahan di Rutan Serang.

Sebab, sudah seminggu ini, Nikita tengah mengalami sembelit.  "Dia dari seminggu yang lalu nggak bisa pup kan, jadi saya tanya kira-kira mau makan apa," ucap Dea.

Dhea pun mengantarkan pakaian hingga obat-obatan untuk Nikita. "Niki makannya engga ribet, semalem saya bawa pecel ayam,”ucapnya lagi.

Dhea menjelaskan, saat ini Nikita belum diperbolehkan bertemu dirinya. Namun, baju, buku, kacamata, dan obat-obatan yang dibutuhkan Nikita sudah diberikan. Barang-barang yang dibawakan hanya dititipkan kepada petugas Rutan yang berada di bagian depan saja.

"Belum sempet ketemu dan belum bisa ke dalem. Rencananya saya pasti setiap hari dateng," ujar Dhea.

Ia menambahkan, kondisi anak Nikita Mirzani terutama putra bungsunya, Arkana Mawardi, merasa kehilangan sosok ibu pasca-Nikita ditahan karena kasus pencemaran nama baik terhadap Dito Mahendra.

 Pada malam pertama, Arkana menanyakan keberadaan ibunya hingga tidak bisa tidur. "Pasti namanya ibu apalagi yang kecil dia ga bisa lepas dari ibunya, dia nyariin gitu, sampe semalem anaknya engga tidur, rewel, kalo kita bilangnya lagi kerja, biasanya video call tapi sekarang ga bisa itu yang ditanyain," kata Dhea.

Dia pun berharap Nikita dapat kuat dan tabah menghadapi persoalan hukum yang sedang dihadapinya.

Sementara itu, Kepala Rutan Klas II B Serang Doddy Naksabani mengatakan, Nikita Mirzani menjalani hari pertama dengan beribadah dan mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan kerajinan tangan bersama tahanan wanita lainnya.

 "Nikita sejauh (ditahan) di blok wanita ini punya effort luar biasa, dia membuat kerajinan menyulam, tempat tisu, tempat rokok, ini luar biasa sekali, di dalam kondisinya baik-baik saja, malah ketawa-ketawa," kata Doddy.

 Doddy menyampaikan, sebelum mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan kerajinan, Niki sempat menjalani ibadah shalat Dhuha bersama tahanan lainnya pagi tadi. Walaupun, Nikita sejak masuk dalam kamar pada Selasa malam terlihat kaget dan tak bisa tidur. Hal itu manusiawi karena baru hari pertama ditahan. "Kegiatan Nikita sudah melakukan aktivitas ibadah, shalat Duha bersama temen-teman lain dari blok wanita. Sekarang di kamar istirahat," ujar Doddy.

 

Ikut Menyulam

Tidak hanya itu, bahkan Nikita sudah mengikuti beberapa kegiatan di Rutan Serang. 

Dody menerangkan, wanita yang kerap disapa Nyai itu juga hadir dalam kegiatan menyulam yang diagendakan Rutan Serang untuk para warga binaan.

"Tadi katanya ikut nyulam juga tuh ," terang Dody Naksabani.

Menurut Dody Naksabani, Nikita Mirzani sudah berbaur dengan tahanan lainnya.

"(Nikita Mirzani) sudah bisa berbaur dengan teman-teman yang lain," ujarnya.

Tidak ada perlakuan khusus kepada Nikita Mirzani selama ditahan di Rutan Serang.

Nikita Mirzani tidur satu sel bersama delapan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivas) Kemenkumham Banten, Juno. Menurutnya, Nikita Mirzani sudah ditempatkan di sel bersama dengan tahanan yang lainnya.

Ada delapan tahanan ditambah Nikita total sembilan orang. "Sudah ditempatkan di sel di kamar bersama dengan WBP yang lainnya," terang Juno.  "Dengan 8 orang WBP ditambah Nikita total sekitar 9 orang," sambungnya.

Mengenai fasilitas yang didapatkan Nikita Mirzani, Juno menyampaikan bahwa hal itu sama dengan tahanan lainnya. "Perlakuan secara khusus tidak ada dan permintaan khusus juga tidak ada," jelas Juno.

"Namun akan kita berikan pelayanan sesuai dengan pada pelayanan yang kita miliki," lanjutnya.

Juno mengungkap pada hari pertama penahanannya tersebut, Nikita menjalani adaptasi dan sosialisasi terlebih dahulu.

 

Penangguhan

Di waktu bersamaan, Nikita Mirzani juga resmi mengajukan permohonan penangguhan penahanan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang. Permohonan itu disampaikan Nikita lewat pengacaranya, Fachmi Bahmid.

"Sebagaimana proses hukum bahwa setiap ada yang ditahan kami harus mengajukan permohonan penangguhan penahanan dan sudah kami sampaikan dengan Kajari dan ketemu dengan Kasi Pidum," kata Fachmi kepada wartawan di Kejari Serang, Kamis (27/10/2022).

Fachmi mengatakan permohonan tersebut merupakan hak seseorang yang ditahan. Dia mengaku belum membahas pasal-pasal yang menjerat Nikita Mirzani.

"Kita ngobrol dengan argumentasi hukum soal persoalan ini, jadi tidak terlalu membahas mendalam mengenai pasal-pasal karena materi persidangan, kami hanya membahas bagaimana seseorang mengajukan hak untuk penangguhan, itu saja," ujarnya.

"Ini jadi sorotan karena kebetulan yang jadi tersangka adalah publik figur," sambungnya.

Pada Rabu (26/10) kemarin, Kajari Serang Deddy Simanjuntak menyebut penangguhan penahanan memiliki sejumlah syarat. Dia mempersilakan pihak Nikita Mirzani mengajukan permohonan agar dikaji oleh jaksa.

"Nah, itu semua tergantung dari pada tim JPU-nya apakah dikabulkan, apakah tidak jadi, murni bukan kewenangan Kajari tapi kewenangan dari JPU-nya," kata Deddy. jk,2, sr

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…