Dokter: Bumil Minum Es Tak Pengaruhi Besarnya Tubuh Bayi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dokter Spesialis Gizi Klinik Wiji Lestari menyatakan bahwa banyaknya konsumsi air dingin oleh ibu hamil tidak akan berpengaruh pada besarnya tubuh bayi yang akan di lahirkan. "Namanya ibu hamil, apalagi kehamilan pertama banyak yang harus diperhatikan, dan muncul mitos begini begitu," kata Wiji dalam Webinar HUT ke-103 RSCM yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (1/11).

Wiji menekankan mengonsumsi air dingin baik berupa cairan biasa maupun dalam bentuk es batu, tidak akan memberikan pengaruh apapun pada perkembangan tubuh bayi ataupun kehamilan ibu karena air dingin mengandung nol kalori. Konsultan Nutrisi itu menyayangkan masih banyak ibu hamil yang mempercayai dengan meminum air dingin, tubuh bayi yang mengalami tumbuh kembang lambat, sehingga memiliki kondisi tubuh lebih kecil dapat tumbuh sehat dan lebih besar.

Padahal, kata dia, yang seharusnya dikhawatirkan adalah tambahan gula yang tidak diawasi saat meminum air dingin tersebut. Beberapa ibu hamil, justru meminum air dingin yang ditambah dengan susu kental manis atau meminum minuman dengan gula.

"Ini menempatkan ibu dalam kondisi yang berbahaya. Kalau kebanyakan minum es dengan kebanyakan gula, asupan kalori pada ibu hamil jadi berlebihan. Dikhawatirkan tidak hanya pada kondisi ibu saja, tetapi juga pada bayi yang dikandungnya," ujarnya.

Sebab, konsumsi gula yang berlebihan baik dalam bentuk minuman dingin atau apapun, dapat memicu ibu hamil terkena diabetes pada masa kehamilan. Obesitas juga dapat terjadi jika asupan gula ataupun tambahan lemak seperti creamer tidak ditakar dengan baik.

Selain asupan gula berlebihan, Staf Departemen Ilmu Gizi FKUI-RSCM itu mengimbau masyarakat untuk memperhatikan asupan gizi ibu, karena selama masa kehamilan seringkali terjadi peningkatan nafsu makan yang berlebihan. "Sebetulnya ibu hamil itu memang ada peningkatan kebutuhan kalori, protein dan beberapa zat gizi lainnya, tetapi tidak sampai dua kali lipat sebelum hamil. Paling sekitar 300 kalori," ujarnya.

Adanya mitos yang mengatakan ibu hamil harus menggandakan asupan gizinya, dikhawatirkan dapat membuat ibu mengalami kesulitan saat melahirkan karena kenaikan berat badan. Jika mengalami hal tersebut, ibu harus menurunkan berat badannya terlebih dahulu agar proses persalinan berjalan lancar dan nyaman.

"Mungkin memang ada ibu yang kondisi sebelum hamilnya kurang, status gizinya kurang baik, sehingga kurang memenuhi nutrisi dibanding yang hamil sehat. Tapi, lebih baik kalau status gizinya baik, hamilnya sehat pada umumnya, tidak sampai memerlukan penambahan kalori yang sangat tinggi," katanya.hlt/dgn

 

Berita Terbaru

Sah, dr Rizal Octavian Jabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto

Sah, dr Rizal Octavian Jabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto

Senin, 28 Sep 2026 20:31 WIB

Senin, 28 Sep 2026 20:31 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Muhammad Rizal Octavian atau dr Rizal resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra …

Penuhi Tuntutan Demonstran, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas di Jalan Samanhudi

Penuhi Tuntutan Demonstran, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas di Jalan Samanhudi

Senin, 28 Sep 2026 20:09 WIB

Senin, 28 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember resmi mengubah arah arus lalu lintas di kawasan Jalan Samanhudi, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates,…

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Setelah 7 tahun kehilangan predikat Wistara pada penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS). Pemerintah Kabupaten Ponorogo tampaknya mulai…

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjadi salah satu pemerintah daerah yang turut bekerja keras mengawal, dan dianggap berjasa dalam memajukan ekonomi syariah di…

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Isu Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang kembali menjadi perhatian publik mendapat respons dari DPRD Kota Surabaya. Di tengah…

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda mengajak masyarakat lebih selektif dalam…