MBR Masih Tinggi, Wakil DPRD Kota Surabaya AH. Thony : Perlu Revolusi Mental MBR

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil DPRD Kota Surabaya AH. Thony saat memberikan penjelasan APBD 2023 kepada awak media di ruang kerjanya.
Wakil DPRD Kota Surabaya AH. Thony saat memberikan penjelasan APBD 2023 kepada awak media di ruang kerjanya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menyoroti masih tingginya jumlah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Pahlawan ini.

Wakil DPRD Kota Surabaya AH. Thony mengatakan dari data terakhir jumlah MBR di Surabaya mencapai 900.000 jiwa. Selain dari jumlah keluarga miskin yang sudah terdata sebelumnya, angka tersebut juga berasal dari warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Selama pandemi, warga yang bekerja mengalami penurunan pendapatan karena terdampak pengurangan jam kerja dan bahkan pemutusan hubungan kerja (PHK). Income berkurang, bahkan hilang. Tentu saja, jumlah MBR makin bertambah.

“Pemerintah punya tugas untuk menginvensi dalam rangka pengendalian ekonomi agar bisa bangkit dan berjalan normal. Jadi, program-program dan langkah yang efektif harus terus dilakukan,” ungkap AH. Thony, Selasa (1/11) kemarin di ruang kerjanya.

AH. Thony menerangkan, kekuatan APBD 2023 sebesar Rp 11,2 Triliun memang dipandang masyarakat cukup banyak untuk menggenjot pembangunan di Surabaya. Namun, anggaran tersebut tak hanya untuk pemulihan ekonomi dan MBR saja. Tapi juga mencangkup semua lini.

Beberapa upaya intervensi dilakukan Pemkot. Mulai dari pemberian bantuan langsung hingga program peningkatan pendapatan. Dalam program peningkatan pendapatan, terdapat beragam langkah. Seperti, program padat karya, pelatihan ketenagakerjaan oleh disnaker, bantuan biaya pendidikan, jaminan hukum, bantuan tempat tinggal, bantuan modal, hingga penyaluran tenaga kerja.

"Jadi, anggaran itu harus digunakan dengan bijak. Dan Masyarakat tak bisa terus menggantungkan diri pada pemerintah terkait bantuan-bantuan," katanya.

Satu hal yang disayangkan oleh Thony. Ia mampu melihat spirit besar dari Pemkot untuk menyelesaikan masalah MBR. Namun, spirit itu tak ia temui di masyarakat. Justru ia menilai jika banyak masyarakat yang nyaman sebagai MBR. Hal itu sangat bertolak belakang dan mampu menjadi penghambat upaya pengentasan MBR.

Untuk itu, dinilai Thony, perlu revolusi mental. Sebuah langkah untuk mengubah cara pandang masyarakat. “Kita perlu membangkitkan semangat masyarakat agar tak terjebak di zona nyaman MBR. Harus ada suntikan untuk mereka keluar dari status MBR, bukan malah termanjakan dan menikmati diberikan bantuan terus menerus,” ungkap Thony. Alq

Berita Terbaru

Motivation Class Jadi Momentum Berkesan bagi Peserta Didik Baru di SMPN 8 Surabaya

Motivation Class Jadi Momentum Berkesan bagi Peserta Didik Baru di SMPN 8 Surabaya

Selasa, 21 Jul 2026 12:32 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - MPLS yang di selenggarakan oleh SMP Negeri 8 Surabaya telah usai namun, ada hal yang masih membekas bagi peserta didik baru yaitu…

Dorong Perilaku Hidup Sehat JOSS Kolaborasi Puskesmas Dan Kecamatan Wonoayu Gelar CKG

Dorong Perilaku Hidup Sehat JOSS Kolaborasi Puskesmas Dan Kecamatan Wonoayu Gelar CKG

Selasa, 21 Jul 2026 11:59 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Jurnalis Online Siber Sidoarjo (JOSS) berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Wonoayu dan Puskesmas Wonoayu menggelar Cek…

Pastikan Sayur dan Buah Bebas Residu, DKPP Kota Madiun Gencarkan PSAT di Pasar Modern

Pastikan Sayur dan Buah Bebas Residu, DKPP Kota Madiun Gencarkan PSAT di Pasar Modern

Selasa, 21 Jul 2026 11:51 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan bebas residu dan aman dikonsumsi oleh masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun Jawa Timur…

Jamin Layanan Kesehatan: 1.200 Nakes Jember Gencarkan Program ‘Homecare’

Jamin Layanan Kesehatan: 1.200 Nakes Jember Gencarkan Program ‘Homecare’

Selasa, 21 Jul 2026 11:45 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Guna menjamin layanan kesehatan masyarakat kelompok rentan yang mengalami keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan, sebanyak…

Dukung Tata Niaga Tembakau, Pemkab Pamekasan Bantu Petani Hitung Biaya Pokok Produksi

Dukung Tata Niaga Tembakau, Pemkab Pamekasan Bantu Petani Hitung Biaya Pokok Produksi

Selasa, 21 Jul 2026 11:34 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai acuan guna mendukung tata niaga tembakau yang lebih baik dan berpihak kepada petani, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Tingkatkan Keamanan Lingkungan, Pemkot Malang Reposisi Tata Letak CCTV

Tingkatkan Keamanan Lingkungan, Pemkot Malang Reposisi Tata Letak CCTV

Selasa, 21 Jul 2026 10:53 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 10:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka meningkatkan pengawasan wilayah kota sekaligus bagian dari harmonisasi antara pemanfaatan teknologi dan kinerja kontrol…