RUU PPSK, Korban Kejahatan di Sektor Keuangan Bisa Dapat Ganti Rugi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Menteri Keuangan Sri Mulyani.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rencananya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati akan membuat ketentuan pidana soal kejahatan di sektor keuangan. Rencana ketentuan itu akan dimasukkan dalam Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU PPSK) atau omnibus law sektor keuangan.

Dengan adanya ketentuan tersebut, maka masyarakat yang menjadi korban kejahatan akan dimungkinkan untuk mendapatkan ganti rugi terhadap kerugian yang dialaminya akibat kejahatan di sektor keuangan. Kejahatan tersebut di antaranya investasi bodong, pinjaman online (pinjol) ilegal, hingga skema ponzi pada koperasi simpan pinjam.

"Keberpihakan masyarakat akan diwujudkan dengan pengaturan ketentuan pidana yang berpihak pada pencegahan perlakuan kejahatan yang menikmati hasil kejahatannya serta pengganti rugi kepada masyarakat yang dirugikan oleh lembaga keuangan seperti pinjol ilegal, investasi bodong, dan juga skema ponzi pada koperasi simpan pinjam," kata Sri Mulyani dalam rapat dengan Komisi XI DPR, Kamis (10/11/2022).

"Konsep penegakan hukum tidak selalu dengan pemberian sanksi pidana, namun mengedepankan agar keadaan pihak yang dirugikan dapat dipulihkan dahulu atau kita kenal dengan prinsip restorative justice," imbuhnya.

Sri Mulyani menambahkan, pelaku tindak pidana dapat terhindar dari hukuman penjara jika pelaku bisa mengembalikan kerugian kepada korban sehingga asetnya pulih seperti semula.

"Dalam hal pihak yang telah melakukan kerugian atau pelaku tindak pidana ekonomi mengakui dan memberikan ganti rugi sesuai mekanisme yang berlaku, sehingga keadaan kerugian korban pulih pada keadaan semula, maka penghindaran sanksi pidana berupa penjara perlu dipertimbangkan terhadap tindak pidana tersebut," ujarnya.

Selain itu, penyesuaian nilai pidana berupa denda dan waktu pemidanaan disesuaikan dengan perkembangan zaman serta harmonisasi penegakan hukum pada masing-masing industri di sektor keuangan.

"RUU ini menetapkan prinsip keadilan dan restoratif. Dalam hal langkah tersebut tidak dapat diselesaikan, maka penggunaan sanksi pidana benar-benar sebagai upaya terakhir," pungkasnya. jk

Berita Terbaru

Beda dengan Yusril, Istana Kategorikan Penyadapan sebagai Makar

Beda dengan Yusril, Istana Kategorikan Penyadapan sebagai Makar

Jumat, 06 Nov 2026 07:14 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kantor berita Reuters melaporkan Presiden Prabowo Subianto memecat Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo dengan alasan yang…

Jokowi: Saya Keberatan Semua Yang Mulia!

Jokowi: Saya Keberatan Semua Yang Mulia!

Jumat, 06 Nov 2026 07:12 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mantan presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melontarkan keberatan keras terhadap kesimpulan Roy Suryo yang menyebut ijazahnya…

Jokowi Pamer Ijazah, Roy Suryo Tertawa

Jokowi Pamer Ijazah, Roy Suryo Tertawa

Jumat, 06 Nov 2026 07:09 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah pendidikannya mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah…

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…