Polisi Tangkap DPO Kasus Penipuan Rekrutmen Tenaga Honorer

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Acim Dartasim, tersangka penipuan rekrutmen tenaga honorer, Acim Dartasim ditangkap Anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota.
Acim Dartasim, tersangka penipuan rekrutmen tenaga honorer, Acim Dartasim ditangkap Anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota.

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Eks pejabat Pemkot Mojokerto Acim Dartasim akhirnya berhasil diringkus polisi di kampung halamannya Bandung, Jawa Barat. DPO kasus dugaan penipuan rekrutmen tenaga honorer tersebut kini ditahan dan terancam hukuman empat tahun penjara.

Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Rizki Santoso menjelaskan, upaya penangkapan mantan kabag organisasi setdakot 2021 itu berlangsung selama sebulan terakhir. Sejak ditetapkan sebagai DPO akhir Oktober lalu. 

Penyidik lalu berkoordinasi dengan kepolisian lintas daerah untuk melacak keberadaan tersangka.

Hingga akhirnya, Rabu (9/11) lalu pihaknya mendapat informasi Acim berada di Bandung, Jawa Barat. ”Kami kemudian berkoordinasi dengan anggota reskrim di Bandung untuk memastikan keberadaannya,” ungkap Rizki kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin (16/11).

Setelah dipastikan, tim unit tipikor yang dipimpin Ipda Muklisin langsung meluncur untuk melakukan penangkapan. Kamis (10/11), Acim akhirnya dijemput dari kampung halaman yang sekaligus jadi tempat persembunyian tersebut menuju Mapolres Mojokerto Kota. ”Tersangka langsung kami tahan,” imbuhnya.

Rizki mengungkapkan, Acim diduga melakukan tindak pidana penipuan bermodus rekrutmen tenaga honorer di bagian organisasi sekdakot yang dipimpinnya pada 2021 lalu. Sebanyak 15 orang disebut menjadi korban dengan kerugian total mencapai Rp 450 juta. Berdasarkan pemeriksaan, Acim mengakui perbuatannya tersebut.

Dalam kasus yang menjerat Acim, lanjut Rizki, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain berupa kwitansi pembayaran serta berkas surat perintah kerja. Acim kini harus meringkuk di sel tahanan mapolresta dan dijerat dengan pasal 378 dan pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. ”Untuk ancaman hukumannya maksimal empat tahun penjara,” tandas alumni Akpol 2010 ini.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Mojokerto Kota mengungkap kasus penipuan di tubuh pemkot. Sebanyak 15 orang dilaporkan menjadi korban rekrutmen tenaga honorer fiktif di bagian organisasi sekdakot pada 2021. Meskipun masing-masing korban sudah membayar Rp 30-40 juta, mereka tidak dipekerjakan dan tak diberi gaji penuh.

Semenjak kasusnya diusut polisi, pria yang pernah menjabat sekretaris Dispendukcapil Kota Mojokerto itu sempat kabur dari kediamannya di Kecamatan Magersari semenjak resmi mengundurkan diri sebagai PNS pada 1 Oktober lalu. Aksi culasnya itu diduga dijalankan bersama sejumlah kaki tangannya. Sejauh ini, Acim ditetapkan sebagai tersangka tunggal. dwi

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Dapat Apresiasi Kementan RI, Proyek UPLAND Bawang Merah Jadi Percontohan Nasional

Bupati Sumenep Dapat Apresiasi Kementan RI, Proyek UPLAND Bawang Merah Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 15:49 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menerima apresiasi dari Kementerian Pertanian RI atas keberhasilan pelaksanaan Proyek UPLAND…

RUPSLB Tetapkan Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama PLN

RUPSLB Tetapkan Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama PLN

Kamis, 15 Okt 2026 15:46 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:46 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT PLN (Persero) menetapkan Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama PLN, menggantikan D…

Pemkab Jombang Bidik Sendang Made Jadi Cagar Peringkat Kabupaten 2026

Pemkab Jombang Bidik Sendang Made Jadi Cagar Peringkat Kabupaten 2026

Kamis, 15 Okt 2026 15:40 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menargetkan penetapan Situs Sendang Made di Desa Made, Kecamatan Kudu, sebagai cagar budaya…

Kontrak Puluhan P3K Paruh Waktu Ponorogo Tidak Diperpanjang, Pemkab Ungkap Penyebabnya

Kontrak Puluhan P3K Paruh Waktu Ponorogo Tidak Diperpanjang, Pemkab Ungkap Penyebabnya

Kamis, 15 Okt 2026 15:34 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebanyak 1.779 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu (PW) di Kabupaten Ponorogo menjalani perpanjangan…

Klaim Hemat Rp 464 Juta per Bulan, Pemkab Lumajang Perpanjang WFH ASN

Klaim Hemat Rp 464 Juta per Bulan, Pemkab Lumajang Perpanjang WFH ASN

Kamis, 15 Okt 2026 15:16 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti kebijakan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi…

Bidik Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Glow in the Dark

Bidik Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Glow in the Dark

Kamis, 15 Okt 2026 15:04 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Untuk pertama kalinya dalam 14 tahun penyelenggaraan, pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026 di Banyuwangi, akan menghadirkan…