Pemkab Sumenep Diminta Gagalkan Proyek Portal Pintu Masuk Pasar Anom

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proyek pemasangan Portal pintu masuk ke Pasar Anom Kab. Sumenep yang diminta sejumlah pedagang untuk digagalkan. SP/Ainur Rahman 
Proyek pemasangan Portal pintu masuk ke Pasar Anom Kab. Sumenep yang diminta sejumlah pedagang untuk digagalkan. SP/Ainur Rahman 

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Upaya pemerintah Kab. Sumenep, melakukan penertiban pasar Anom dengan membuat portal pintu masuk ke arah pasar dinilai kurang produktif terhadap perkembangan pasar tersebut.

Hal ini disampaikan Suwandi, salah satu pedagang pasar Anom kepada media ini, kemarin.

Menurutnya, pasar itu areal bebas tempat segala transaksi jual beli, tidak seperti rumah sakit, kalau rumah sakit dikasih portal di pintu masuknya, itu hal yang wajar.

"Saya tak habis pikir, kenapa pasar dikasih portal segala, padahal di dalamnya tempat transaksi jual beli,  dan pasar itu areal bebas jadi siapapun bebas masuk," ujarnya.

Jadi kata dia, keberadaan portal pasar Anom Sumenep, sebelum benar-benar direalisasikan harus dikaji ulang oleh pemerintah, sebab para pedagang yang berjualan di pasar Anom mengaku tidak setuju.

"Para pedagang kurang setuju dengan adanya portal pintu masuk di pasar anom, pemerintah harus mengkaji ulang, jika tetap pada keputusannya, maka para pedagang akan melakukan unras di pasar," tegasnya.

Dikatakan Suwandi, pihaknya mengaku didesak oleh dinas untuk memindahkan tempat dagangannya, namun hingga saat ini belum pindah, karena merasa kurang yakin dengan keberadaan portal tersebut.

"Saya belum pindah karena merasa kurang yakin dengan adanya pintu portal masuk itu bisa menambah penghasilan bagi pedagang, justru malah bikin pasar tanpa sepi," terangnya.

Maka sebelum berlanjut, saya dan para pedagang lainnya meminta agar pemerintah Kab. Sumenep, menggagalkan kegiatan proyek portal pasar Anom sebelum terjadi hal yang tak diinginkan.

"Semalam dari Jam 08-12 ada salah satu oknum yang mengaku disuruh Pak Kabid perdagangan Sumenep, mendesak saya termasuk pedagang lain, yang posisinya didekat portal untuk mundur satu meter," jelasnya.

Dikatakan Suwandi, pemerintah seharusnya bisa bekerjasama dengan para pedagang apalagi terkait pengelolaan pasar, tidak dengan serta merta melakukan proyek yang dapat merugikan para pedagang.

"Kita itu pedagang Mas, jadi perannya mencari keuntungan dari dagangannya, penghasilan setiap harinya juga gak tentu, butuh kesabaran dan kerja keras, jadi sebagai rakyat kecil setidaknya diperlakukan secara adil," pintanya.

Jadi sambungnya, sekali lagi pemerintah diminta untuk mengkaji ulang akan keberadaan portal pintu masuk ke pasar Anom, “Lebih menguntungkan kepada pemerintah secara retribusi atau kepada pedagang yang mengadu nasib,” pungkasnya.

Sementara kepala Disperindag kab Sumenep, Chainur Rasyid belum bisa dimintai keterangannya, karena yang bersangkutan sedang tidak berada di kantor.

"Bapak masih ada rapat, balik lagi nanti pak," kata salah satu stafnya. AR

Berita Terbaru

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…