Pemkab Sumenep Layangkan Surat Pembongkaran Kios Lapak, Pedagang Pasar Anom Mangkir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Berkas surat yang dikirim Pemerintah Sumenep kepada pedagang kios lapak di pasar Anom. SP/Ainur Rahman
Berkas surat yang dikirim Pemerintah Sumenep kepada pedagang kios lapak di pasar Anom. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kab. Sumenep, Chainur Rasyid SE, M.Si telah melayangkan surat perintah pembongkaran lapak kios milik pedagang di pasar Anom Kab Sumenep.

Surat yang dikirim pada tanggal 05 Agustus lalu itu tidak mendapat tanggapan oleh pedagang di pasar Anom, hingga datang surat kedua pada tanggal 18 November 2022.

Adapun isi surat yang dimaksud terdiri dari dua poin penting, pertama Kepala Dinas meminta pedagang agar melakukan pembongkaran terhadap sebagian bangunan yang berdiri di atas trotoar agar tidak mengganggu pejalan kaki.

Sementara yang kedua, pembongkaran tersebut harus dilakukan secara mandiri dan diselesaikan sebelum tanggal 21 November 2022.

Bahkan surat tersebut ditembuskan kepada Sumenep, Achmad Fauzi SH, MH (sebagai laporan) dan juga kepada Sekdakab Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M. Si, termasuk juga kepada Komandan Kodim Sumenep, Kepala Polisi Resort, dan Camat kota.

Kendati demikian, pedagang tetap tidak memindahkan lapak kios miliknya bahkan mencari pendampingan hukum dan juga para pedagang akan menyampaikan aspirasi dihadapan bupati dan anggota DPRD Sumenep untuk meminta pengkajian ulang portal pada pintu masuk pasar Anom tersebut.

Kepada Surabaya Pagi, Suwandi salah satu pedagang lapak buah di Pasar Anom mengatakan, jika keinginannya untuk pindah merupakan keputusan bersama para pedagang lainnya.

"Kalau saya sepakati kebersamaan, soalnya apapun yang menjadi kebijakan pemerintah akan menjadi jalan terbaik," terangnya.

Selain itu juga Suwandi berharap agar pemerintah juga peka terhadap keinginan masyarakat, jangan hanya memberikan kebijakan bupati dengan cara menekan masyarakat tanpa memberikan solusi.

"Masyarakat awam itu tidak tahu, jadi hanya menunggu yang terbaik dari pemerintah, tapi jangan sampai kebijakan pemerintah menyengsarakan masyarakat," jelasnya.

Jadi sambungnya, setiap kebijakan pasti ada kebijaksanaan, ada solusi terbaik, dan ini perlu bersinergi antara pemerintah dan masyarakat. AR

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…