Pemotor Gunakan Plat Nopol Palsu untuk Hindari Tilang ETLE dan Incar, Mungkinkah Polisi akan Lakukan Tilang Manual Kembali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Incar lakukan pemantauan pengguna jalan raya. SP/Hadi Lestariono
Petugas Incar lakukan pemantauan pengguna jalan raya. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Guna hindari tilang ETLE atau patroli Mobil Incar oleh polisi lalu lintas, pengendara motor/mobil menyiasati menggunakan plat nomor palsu, bahkan ada yang sengaja tanpa plat nomor polisi. 

Hal itu dibenarkan Kasat Lantas Polres Blitar AKP Kadek Adhitya Putu Yasa S.IK SH melalui Kanit Turjawali Ipda Putut Iswahyudi. Menurut Ipda Putut, pihaknya mengakui bahwa hal tersebut bisa terjadi apalagi wilkum Polres Blitar di seluruh perempatan atau pertigaan traffic light belum terpasang elektro statis ETLE, sehingga pihaknya lakukan patroli keliling setiap harinya.

Diakuinya saat melakukan patroli keliling, pihaknya pernah menjumpai pemilik motor saat mendapat surat panggilang sidang yang dikirim dari kantor pos tidak mengakui kalau itu motornya walau nomor polisi motornya sama.

"Setelah pemilik motor yang sesuai nopolnya kita panggil untuk sidang dengan penindakan tilang elektronik Incar pemilik motor mengaku motor itu bukan miliknya, walau nopolnya sama, karena pemilik motor warga Desa Binangun tersebut, jenis motor miliknya jenis Scoopy putih merah, sedang tangkapan layar di mobil Incar jenis Vario, saat itu pelanggar menerobos lampu merah di terminal Kesamben," kata Iptu Putut kepada Surabaya Pagi saat memantau arus lalin di perempatan Kecamatan Garum, Selasa (29/11) siang.

Masih menurut pria yang hobi tenis meja ini, untuk penindakan secara manual masih belum dilaksanakan, jika pihaknya menemui pelanggaran pengendara motor atau mobil yang dilakukan hanya berupa teguran dan himbauan.

"Sementara bila kita lakukan patroli keliling, nemui pelanggar lalu lintas pengguna jalan raya baik roda dua maupun mobil kita lakukan teguran, sekaligus kita beri arahan tentang keselamatan di jalan raya, baik untuk diri sendiri maupun orang lain, termasuk menyampaikan untuk selalu taati peraturan lalu lintas, taati traffic light," tambah Kanit Turjawali Ipda Putut.

Disinggung mungkinkah akan diberlakukan tindakan tilang secara manual kembali, atau melakukan penyitaan motor/mobil yang gunakan plat nopol palsu, Iptu Putut mengatakan menunggu perintah pimpinan Polri. 

Ia menambahkan melepas plat motor/mobil apalagi memalsukan plat nopol merupakan pelanggaran berat dan bisa ke ranah pidana.

"Melepas plat nomor atau memalsukan plat motor maupun mobil merupakan pelanggaran berat bagi pengendara atau pengemudi mobil, sementara untuk wilkum Polres Blitar mencopot plat nomor kebanyakan dilakukan oleh kendaraan roda dua, dan untuk penggantian nomor polisi oleh mobil belum ditemukan, apalagi pengguna plat nopol palsu  kendaraan tidak sesuai registrasi akibatnya seperti yang saya sampaikan tadi, pemilik motor asli tapi jenis dan warna motor tidak sesuai," tambah Iptu Putut.

"Untuk itu Bapak Kapolres Blitar menghimbau dan mengharapkan kepada pemilik motor/mobil harus sesuai prosedur standar motor/mobil itu, dan yang lebih penting saran pimpinan, dahulukan keselamatan di jalan raya, patuhi rambu rambu lalu lintas, jangan emosi saat kendarai kendaraan, itu semua untuk menjaga keselamatan bersama," pungkas Iptu Putut Iswahyudi atas ijin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK. Les

Berita Terbaru

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Tim Terpadu Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) Kabupaten Mojokerto memanggil puluhan pemilik galian C tak b…

Khofifah Apresiasi Lonjakan Kinerja Bank Jatim, Optimistis Jadi Katalis Ekonomi Jawa Timur

Khofifah Apresiasi Lonjakan Kinerja Bank Jatim, Optimistis Jadi Katalis Ekonomi Jawa Timur

Rabu, 06 Mei 2026 19:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kinerja Bank Jatim sepanjang Tahun Buku 2025 yang dinilai tumbuh impresif d…

Delapan Kader PKB Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPRD Magetan

Delapan Kader PKB Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPRD Magetan

Rabu, 06 Mei 2026 19:20 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:20 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Peluang menjadi Ketua DPRD Magetan terbuka lebar bagi seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa yang saat ini duduk sebagai anggota l…

‎Dalami Kasus Korupsi Maidi, KPK Panggil 10 Saksi  ‎

‎Dalami Kasus Korupsi Maidi, KPK Panggil 10 Saksi ‎

Rabu, 06 Mei 2026 19:18 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun Nonaktif, Maidi, dengan memanggil 10 …

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44 Persen

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44 Persen

Rabu, 06 Mei 2026 18:39 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 18:39 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menetapkan sebesar 20 persen dari total laba bersih…

Fraksi Gerindra Optimis Deviden Bank Jatim Bisa Naik 70%

Fraksi Gerindra Optimis Deviden Bank Jatim Bisa Naik 70%

Rabu, 06 Mei 2026 18:33 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur mendorong penguatan tata kelola dan peningkatan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) t…