Ratusan Massa "Arek Suroboyo" Unjuk Rasa Tolak Reuni 212

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi unjuk rasa Arek Suroboyo menolak reuni 212 di Depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (2/12/2022). Foto: SP/Ariandi.
Aksi unjuk rasa Arek Suroboyo menolak reuni 212 di Depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (2/12/2022). Foto: SP/Ariandi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ratusan massa di Surabaya menggelar aksi unjuk rasa menolak reuni 212 di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (2/12/2021). Aksi ini diikuti 20 perwakilan elemen dari organisasi masyarakat se-Surabaya.

Mereka yang mengaku berasal dari “Arek Suroboyo” itu menolak Reuni Aksi 212 di Surabaya. Aksi demo ini dilakukan sebagai upaya menjaga kedamaian dan rasa nasionalisme di tanah air.

Dalam aksinya, para massa aksi terlihat mengenakan pakaian hitam dan putih sambil membawa bendera merah putih. Arek-arek Suroboyo juga membawa sejumlah banner bertuliskan penolakan Gerakan 212. Seperti "Arek Suroboyo Wani Tolak Gerakan 212", "Arek Suroboyo Wani Jogo, Wani Bersama Demi NKRI".

Demo berlangsung selama hampir satu jam yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Mereka mengawali demo dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian menyerukan tuntutan. Para perwakilan masing-masing bergantian menyuarakan aspirasinya

Pada orasinya, para pendemo menolak adanya reuni 212 yang diperingati setiap tanggal 2 Desember. Alasannya, kegiatan tersebut berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Koordinator Aksi Diana Rosiana mengatakan bahwa reuni 212 merupakan gerakan yang intoleran.

"Ini aksi atas nama arek Suroboyo menolak Gerakan 212, jadi bukan hanya reuninya saja yang kita tolak. Tapi semua gerakan yang berakar dari radikalisme dan intoleran kita tolak. Salah satunya gerakan 212," kata Diana, Kamis (2/12/2021).

Sementara itu, Koordinator Lapangan, Slamet mengatakan arek Suroboyo menolak Gerakan yang 'mengotori' Kemerdekaan RI.

"Ini ada 20 elemen, kami semua sepakat menolak Gerakan 212. Jadi negara ini sudah merdeka, jangan dikotori dengan kaum-kaum yang tidak bertanggung jawab terhadap Indonesia. Kami masih hidup, kami Indonesia, kami NKRI dan kami Suroboyo harus berani melawan. Mau diapakan negara Indonesia ini, mau diganti Merah Putih dengan khilafah? Jangan!," tegas pria yang akrab disapa Mbaung ini.

Mbaung juga berharap Indonesia dan khususnya Surabaya tetap aman dan kondusif, jauh dari segala bentuk tindakan yang memecah belah.

Untuk diketahui, dalam aksi demo kali ini pihak keamanan dari Polrestabes Surabaya dan Polsek Genteng mengerahkan hampir 100 orang personil. Demo berakhir tertib tepat pada pukul 11.00. ari

Berita Terbaru

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sampang- Pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Bazar Takjil Ramadhan UMKM Halal tahun ini. Dipusatkan di Alun-alun Trunojoyo…

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak memperingati satu tahun masa kepemimpinan m…

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Raja Charles Pastikan Kerajaan Inggris Dukung Pengusutan Kasus Andrew    SURABAYAPAGI.COM, London - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara t…

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Libatkan Polwan Aipda Dianita Agustina      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bareskrim Polri ungkap Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, dalam kasus na…

Ekosistem Layanan Terintegrasi, KAI Wisata Catat Tren Positif Kunjungan Selama Libur Imlek 2026

Ekosistem Layanan Terintegrasi, KAI Wisata Catat Tren Positif Kunjungan Selama Libur Imlek 2026

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) mencatat capaian positif selama momentum libur panjang Imlek pada 13–17 Februari 2026 dengan tot…

Layanan Kesehatan adalah Hak Konstitusional Setiap Warga Negara

Layanan Kesehatan adalah Hak Konstitusional Setiap Warga Negara

Jumat, 20 Feb 2026 20:30 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, mengingatkan Direksi BPJS Kesehatan harus memastikan…