Imbas Erupsi Semeru, 13 Sekolah Diliburkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Sebanyak 13 sekolah di Kecamatan Pronojiwo, Lumajang diliburkan usai erupsi Semeru. Belasan sekolah itu terdiri dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Pronojiwo Suparto mengatakan 13 sekolah yang diliburkan itu tersebar di tiga wilayah terdampak. Wilayah itu meliputi Desa Supit Urang, Desa Oro-Oro Ombo, dan Desa Sumberurip.

"Jadi ada 11 SD dan dua sekolah lain SMP. Total untuk siswa di 11 SD ada 125 siswa dan ditambah dengan lembaga lain (SMP) total 250 siswa," ujar Suparto kepada awak media, Senin (5/12/2022).

Keputusan meliburkan sekolah diambil karena saat ini situasi Gunung Semeru belum kembali kondusif. Hal itu membuat banyak wali murid juga mendukung agar sekolah diliburkan sementara.

"Masih ada kekhawatiran dari orang tua. Kami lihat cuacanya sekarang juga nggak baik untuk kesehatan anak-anak, kan," kata Suparto.

Sementara terkait berapa lama 13 sekolah itu akan diliburkan. Pihaknya belum bisa memastikan, menunggu arahan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang.

"Untuk situasi belum menentu. Kami menunggu instruksi lanjutan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang," tandasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menetapkan status tanggap darurat bencana Gunung Semeru. Status tanggap darurat itu berlaku selama 14 hari ke depan hingga 17 Desember 2022.


Kepala BPBD Lumajang Patria Dwi Hastiadi menjelaskan, status tanggap darurat itu berlaku sejak status Semeru naik menjadi awas atau level IV.

"Sejak PVMBG menaikkan status dari 3 menjadi 4 awas, bupati lumajang mengeluarkan SK status tanggap darurat erupsi Semeru selama 14 hari hingga 17 desember," jelas Patria, Senin (5/12/2022) siang.

Patria menambahkan, pihaknya dibantu Polri, TNI, hingga relawan terus siaga memantau perkembangan Semeru. Pihaknya terus mengawasi masyarakat agar tidak nekat beraktivitas di dekat Semeru.

"Fokus kami evakuasi masyarakat di zona merah yang tidak boleh ada aktivitas, apalagi statusnya awas seeprti sekarang ini," tambah Patria.

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…