Tracing Kelompok Perusuh, Polisi Razia Hingga ke SMA/SMK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tak hanya patroli di lapangan, polisi juga melakukan patroli cyber terkait akun-akun medsos yang diduga berkaitan dengan gangster. Bahkan, polisi juga akan rajin razia ke beberapa SMA dan SMK karena kebanyakan para pelaku kelompok perusuh yang diamankan, masih berstatus pelajar SMA/SMK. Terlebih mereka juga dalam melakukan aksinya, janjian lebih dulu melalui media sosial.

Usai melakukan serangkaian penyelidikan dan patroli siber, polisi menemukan 37 akun Instagram yang disinyalir merupakan media sosial para kelompok gangster yang sering membuat konten gagah-gagahan di Jalanan Surabaya.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan.

Kapolres mengatakan 37 akun tersebut terpantau menjadi ruang komunikasi untuk mengumpulkan massa. Seperti mengajak followernya untuk konvoi memamerkan senjata, termasuk menantang kelompok antar geng melakukan tawuran.

"37 akun itu menjadi ruang komunikasi. Karena waktu kita amankan kebanyakan orang dalam satu kelompok tidak saling kenal. Tidak terorganisir. Padahal konvoi bareng. Maka penting bagi polisi melakukan operasi cyber untuk mentracing pemilik akun," katanya.

Kapolres mengatakan, saat ini pihaknya telah melacak keberadaan pengelola 37 akun tersebut untuk ditangkap.

Pihaknya, kini berkoordinasi dengan pihak provider bahkan dengan satuan atas. Apabila, terpaksa pihaknya juga bakal melibatkan tim INAFIS dan Dispenduk untuk melakukan investigasi identitas orang-orang dibalik 37 akun Surabaya.

 

Razia ke Sekolah

Sedangkan untuk mencegah akun tersebut melakukan gaduh di Surabaya, Kapolres mendukung intruksi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terkait guru di semua jenjang pendidikan ikut terlibat memerangi gangster.

Yakni dengan memberikan wanti-wanti kepada wali murid agar orang mengecek keberadaan anak-anaknya. Terutama saat malam hari. Pesannya, jika keluar pastikan kegiatannya positif.

"Ketika guru di semua jenjang mengintruksikan begitu, minimal pergerakan gangster bisa sama-sama kita tekan," pungkasnya.

Tak hanya itu, polisi juga akan melakukan razia handphone pelajar di sejumlah sekolah untuk mengantisipasi dan mencegah keterlibatan para pelajar dalam gangster. Pasalnya, dari sejumlah gangster yang diamankan belum lama ini beberapa diantaranya masih berstatus pelajar.

Satbinmas Polrestabes Surabaya menggelar razia handphone (HP) pelajar di beberapa sekolah yang ada di Kota Pahlawan, Selasa (6/12/2022).

Dari razia tersebut, 8 pelajar SMK yang ada di Surabaya timur harus dilakukan pembinaan dan didata oleh polisi, karena di dalam riwayat aplikasi penyampai pesan terdapat file foto membawa senjata tajam hingga vidoe porno.

Kanit Binkamsa Satbinmas Polrestabes Surabaya, Ipda Maskur mengatakan, razia dilakukan untuk mengantisipasi adanya hal-hal negatif pada pelajar, terutama aksi gangster.

"Kita cek HP perwakilan pelajar di sini, ada tidak di antara adik-adik di sini, ada WA grup yang mengajak kegiatan tidak baik seperti masalah tawuran gangster dan lainnya," ujar Maskur.

 

Pose dengan Sajam

Dalam razia yang juga melibatkan Unit Siber Satreskrim Polrestabes Surabaya itu ditemukan 7 unit HP pelajar, yang di dalamnya terdapat foto dengan pose membawa senjata tajam (sajam).

"Ada pelajar yang foto menggunakan senjata tajam. Namun, belum diketahui apakah pelajar tersebut anggota gangster atau bukan. Dan ada temuan video tidak semestinya ada di handphone mereka," ungkapnya.

Dari hasil razia tersebut, sejumlah pelajar juga kedapatan menyimpan video porno dalama HP. Mereka kemudian diminta dibina oleh pihak sekolah. "Murid-muridnya kita serahkan kepada pihak sekolah," sebut Masykur.

Sementara Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol M Fakih menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mencegah pelajar tidak terpengaruh oleh kegiatan-kegiatan, salah satunya gangster dan kelompok perusuh.

Sementara salah satu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan di salah satu SMK di Surabaya, Joko Catur menyampaikan terima kasihnya kepada pihak kepolisian. Dengan razia ini, pihak sekolah bisa mengantisipasi lebih dini adanya kegiatan yang mengarah pada aksi tawuran.

"Kalau memang siswa kita ada yang terlibat, bisa kita tangani lebih awal, sehingga tidak merembet ke siswa kita yang lain," pungkasnya. ham/cr2/rmc

Berita Terbaru

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi lonjakan suhu drastis yang melanda sejumlah wilayah Indonesia…

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – IBCA BFC MMA Kota Madiun menurunkan 35 atlet untuk memburu gelar juara umum pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Kejuaraan MMA p…

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tancap gas untuk merampungkan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penentuan dan…

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk…